Sri Mulyani: Ekonomi Indonesia Tembus Angka 6,6 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Menteri Keuangan Sri Mulyani.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia menembus angka 6,6 persen. Angka ini di atas level prapandemi Covid-19 atau pada pada 2019.

“Pada sisi pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi di Indonesia yaitu 5 persen berturut-turut selama empat kuartal, bahkan kuartal terakhir tahun lalu (2021) juga tumbuh di atas 5 persen. Maka perekonomian Indonesia sudah 6,6 persen di atas prapandemi level yaitu tahun 2019,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa November 2022, Kamis (24/11/2022).

Kinerja perekonomian itu terjadi karena pemulihan yang konsisten dan cenderung menguat sejak kuartal IV-2021. Pada saat itu, ekonomi nasional tercatat tumbuh 5,02 persen (year on year/yoy).

Konsistensi pertumbuhan berlanjut di kuartal I-2022 dengan capaian pertumbuhan sebesar 5,01 persen (yoy). Lalu pada kuartal II perekonomian Indonesia tumbuh di angka 5,44 persen (yoy), dan kembali naik di kuartal III-2022 menjadi 5,72 persen (yoy).

Tren pemulihan ekonomi Indonesia pun merupakan salah satu yang terkuat di antara negara G20 dan Asean-6. Tren pemulihan yang sama kata Sri Mulyani juga terjadi di sejumlah negara berkembang lainnya, seperti di Malaysia, Vietnam, dan Filipina.

Sebaliknya, negara yang relatif maju, yang tingkat inflasi dan suku bunganya meningkat tinggi, justru mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang melambat pada kuartal ketiga tahun ini.

“Negara yang relatif maju, yang inflasinya tinggi dan kenaikan suku bunganya sudah tinggi, perekonomiannya mulai mendingin. Inggris bahkan hanya [mencatatkan pertumbuhan ekonomi] 2,4 di kuartal III, Italia 2,6 persen, Prancis bahkan hanya 1 persen, seluruh Uni Eropa tumbuh 2,1 persen,” ujarnya.

Adapun perekonomian Amerika Serikat (AS) mencatatkan pertumbuhan hanya sebesar 1,8 persen pada kuartal III/2022.

Dia menambahkan, kendati perekonomian Indonesia relatif baik, bukan berarti perjalanan ke depan tanpa hambatan. Sebab, gejolak perekonomian dunia diperkirakan juga akan berimbas ke dalam negeri.

Peningkatan inflasi, tingginya suku bunga acuan dari bank sentral sejumlah negara bakal mempengaruhi perlambatan ekonomi dunia. Ini kemudian dinilai akan berdampak pada Indonesia, utamanya di sektor industri dan perdagangan yang erat kaitannya dengan kondisi global

Lebih lanjut, Menkeu menjabarkan kinerja perekonomian Indonesia ditopang oleh faktor eksternal yaitu neraca perdagangan. Ekspor Indonesia terus-menerus mengalami pertumbuhan yang sangat tinggi.

Ekspor pada bulan Oktober 2022 tercatat USD 24,8 miliar meningkat 12,3 persen year on year, kemudian secara akumulatif sebesar 30,97 persen (ytd), dan 0,13 persen (mtm).

“Kita lihat sampai dengan akhir oktober growth-nya (ekspor) 12,3 persen selalu double digit,” tuturnya. jk

Berita Terbaru

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Lebih dari 500 Motor Listrik Polytron Dipakai PLN Jatim, Pasar Kendaraan Listrik Meluas

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pasar kendaraan listrik di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran ekspansi produsen motor listrik, seiring meningkatnya pemanfaatan k…

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ponorogo, Tubuhnya Tersangkut di Sela Batu

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo– Seorang bocah berusia lima tahun, Muhammad Tohip Sabilulhaq, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Desa N…

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Dukung PRJ Jatim 2026, OT Group Garap Pasar Potensial Konsumen Jatim

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

Jumat, 09 Okt 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Orang Tua Grub (OT Group) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dengan berpartisipasi pada ajang P…