Misteri Ratusan Motor Tak Bertuan Terserak di Rerimbunan Pohon

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ratusan motor yang terserak di rerimbunan pohon dan akar rumput. SP/Grs
Ratusan motor yang terserak di rerimbunan pohon dan akar rumput. SP/Grs

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Ratusan sepeda motor berbagai merk nampak di rerimbunan pohon dan rumput di sebuah lahan kosong tepatnya di belakang samping Poliklinik Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. Ratusan motor itu diduga mangkrak menahun di areal yang tidak jauh dari Kantor Satlantas Polres Gresik.

Ratusan motor yang mayoritas sudah berkarat dan seperti barang rongsokan itu jadi pemandangan tak sedap dan memantik banyak pertanyaan. Motor tangkapan petugas Satlantas Gresik ataukah milik perorangan yang memang sengaja dibiarkan tidak bertuan. Dari hasil dialog warung kopi, mayoritas bahwa ratusan motor itu diduga tanggung jawab Satlantas Gresik.

"Kemungkinan sudah menahun, bukan hanya bulan. Karena selama yang saya lihat motor-motor itu dibiarkan mangkrak. Dan tidak tahu siapa pemilik atau yang bertanggung jawab. Sebagian besar orang-orang yang biasa ngopi di wilayah sini menduga itu motor yang kena tilang atau kecelakaan dan tidak diambil pemiliknya," ungkap Pariono (40) salah satu warga yang mengaku mengetahui kondisi motor tersebut sejak lama, Senin (5/12/22).

Dikatakan Pariono kemungkinan, dari pada harus mengambil motor dan membayar sejumlah uang warga pilih membiarkan kendaraanya mangkrak di parkiran itu. Pariono mengaku hanya menduga, karena apa yang dikatakannya bisa jadi salah. Hanya saja ia mengaku ada yang pernah mengalami hal yang diduganya itu.

"Itu kemungkinan. Daripada mengambil motor yang ditilang polisi lebih baik beli baru. Maaf ini saya hanya menduga saja. Jangan sampai nanti saya dianggap menuduh oleh pihak-pihak yang tersinggung," imbuhnya.

Ketua Organisasi Kemasyarakatan (orkemas) Informasi Dari Rakyat (IDR) Choirul Anam juga sentil ratusan motor yang nampak seperti barang rongsokan itu. Ia menduga, masyarakat enggan mengurus untuk mengambil kendaraanya, entah kena tilang karena melanggar lalu lintas atau sebab lainnya. Karena urusanya panjang dan ruwet.

"Menumpuknya barang rongsokan Itu akibat dari ruwetnya persyaratan mengeluarkan kendaraan-kendaraan itu sehingga pemilik putus asa akhirnya dibiarkan saja. Ibarat nebus wedus kehilangan sapi," ujarnya.

Mestinya tegas Anam, harusnya jika memang itu adalah motor yang kena tilang, atau kecelakaan sudah sepatutnya dikembalikan ke yang punya. Tentu kata dia yang mengetahui siapa pemiliknya polisi dalam hal ini anggota satlantas.

"Motor hasil tangkapan seharusnya dikembalikan ke pemiliknya. Data pemilik kan yang punya adalah polisi, jika motor itu memang benar barang bukti di bawah tanggung jawab polisi. Motor/mobil tangkapan itu belum tentu semua hasil kejahatan atau curanmor," tutupnya. grs

Berita Terbaru

Berperforma Tinggi, Hyundai Ioniq 5 N Dinobatkan Best Performance EV 2026

Berperforma Tinggi, Hyundai Ioniq 5 N Dinobatkan Best Performance EV 2026

Minggu, 22 Feb 2026 14:11 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Hyundai yang merupakan pabrikan terbesar asal Korea Selatan baru-baru ini menorehkan tren positif dengan berhasil meraih…

Pererat Ukhuwah dan Hubungan Bilateral, Khofifah dan Atase Arab Saudi Buka Puasa Bersama Ribuan Warga di Surabaya

Pererat Ukhuwah dan Hubungan Bilateral, Khofifah dan Atase Arab Saudi Buka Puasa Bersama Ribuan Warga di Surabaya

Minggu, 22 Feb 2026 14:08 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Syeikh Ahmad bin Izza Al H…

Usung Semangat Kebersamaan & Keberkahan, Bank Jatim Hadirkan Ragam Promo Spesial Ramadan

Usung Semangat Kebersamaan & Keberkahan, Bank Jatim Hadirkan Ragam Promo Spesial Ramadan

Minggu, 22 Feb 2026 13:58 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 13:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Selama bulan suci Ramadan 1447 H, Bank Jatim menghadirkan berbagai program dan promo spesial bagi para nasabah setia. Dengan m…

Pastikan Aspek Keamanan Pangan, Pemkot Malang Akan Uji Sampel Takjil Selama Ramadhan

Pastikan Aspek Keamanan Pangan, Pemkot Malang Akan Uji Sampel Takjil Selama Ramadhan

Minggu, 22 Feb 2026 12:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Untuk memastikan aspek keamanan pangan saat dikonsumsi oleh masyarakat selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan…

Tahun 2026, Pemkab Situbondo Targetkan Angka Kemiskinan Turun 10 Persen

Tahun 2026, Pemkab Situbondo Targetkan Angka Kemiskinan Turun 10 Persen

Minggu, 22 Feb 2026 12:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 12:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Pada Tahun 2026 kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, berkomitmen bakal menekan angka kemiskinan di wilayahnya…

Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang

Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang

Minggu, 22 Feb 2026 11:57 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Warga di di Desa/ Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mengeluhkan kondisi banjir yang melanda kawasan tersebut…