Berbekal SPK Palsu, Warga Tulungagung Tipu Teman Rp 5,5 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Bermodal surat perintah kerja (SPK) palsu, Yudha Satria Permana (31) menipu temannya sendiri, Mahendra senilai Rp 5,549 miliar lebih.

Kini perkara dugaan penipuan ini telah dilimpahkan dari penyidik Satreskrim Polres Tulungagung ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung.

Menurut Kasi Intelijen Kejari Tulungagung, Agung Tri Radityo, tersangka menjalankan modusnya rentang Maret-Juni 2022.

"Dia mengirimkan SPK ke korban, bahwa dia mempunyai proyek di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Ternyata SPK itu palsu," terang Agung, Senin (5/12/2022).

Dengan bukti SPK palsu, warga Jalan Kapten Kasihibn Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru ini berhasil meyakinkan korbannya.

Korban mengirim uang untuk modal pengerjaan proyek itu.

Korban tidak merasa curiga karena mempunyai hubungan baik sejak mereka kecil.

"Sampai akhirnya total uang yang diberikan Rp 5 miliar, Rp 549 juta lebih," ungkap Agung.

Namun ternyata belakangan diketahui Yudha tidak pernah punya proyek.

SPK yang dikirim ke tersangka adalah surat palsu. Uang yang dipinjamkan dari tersangka juga tidak pernah dikembalikan.

"Sebenarnya korban sudah meminta uang itu untuk dikembalikan. Tapi karena tidak pernah ada realisasi, korban melapor ke Polres Tulungagung," tutur Agung.

Setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan, kasus ini dilimpahkan ke Kejari Tulungagung.

Tersangka beserta barang bukti perkara diserahkan ke Kejari Tulungagung pada Kamis (1/12/2022).

Kejaksaan langsung melakukan penahanan terhadap tersangka, dari 1-20 Desember 2022 mendatang.

Tersangka dijerat dengan pasal alternatif, yaitu 378 KUHPidana tentang penipuan dan 372 KUHPidana tentang penggelapan.

Kedua pasal ini mengancam tersangka dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.

 "Berkas perkaranya secepatnya akan kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Tulungagung," pungkas Agung.

Semetara Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Agung Kurnia Putra, mengatakan antara tersangka dan korban adalah teman akrab sejak mereka kecil.

Karena itu korban tidak menaruh rasa curiga saat temannya itu meminjam untuk mengerjakan proyek.

Penyidik Kepolisian juga sudah memeriksa sejumlah orang yang menerima transferan uang dari tersangka.

"Ternyata dari bukti rekening, ada banyak orang yang menerima kiriman uang. Mereka ini yang kami periksa," ungkap Agung.

Namun ternyata orang-orang itu juga yang menjadi korban tersangka. Mereka juga memberikan pinjaman uang kepada tersangka untuk modal pengerjaan proyek.

Uang dari Mahendra dipakai untuk menutup utang dari korban-korban yang lain.

Bahkan banyak di antara mereka yang masih kurang pembayarannya.

"Jadi kalau dengan korban-korban lain, kerugiannya bisa mencapai Rp 7 miliar. Ada yang sudah menghubungi saya karena mau melapor," tandas Agung Kurnia Putra.

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…