Anggota LMR RI Sumenep Tuding Kepala DLH, Salah Ambil Kebijakan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota LMR RI Sumenep, Amiruddin. SP/Ainur Rahman
Anggota LMR RI Sumenep, Amiruddin. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Aktivis LMR RI Sumenep, Amiruddin, menuding kepala dinas lingkungan hidup (DLH) kab Sumenep salah langkah dalam mengambil kebijakan.

Menurutnya, Kadis DLH telah melakukan satu pelanggaran administrasi kebijakan dengan memberikan izin penebangan pohon asam di desa Beringin Kecamatan Dasuk kab. Sumenep.

"Saya kantongi data pelapor dan surat tugas penebangan pohon asam dari Kadis DLH, tertanggal 4 November 2022, tanda tangan dan stempel jelas," tegasnya.

Seharusnya, kata Mirud sapaan akrabnya,  kepala dinas itu mengetahui, jika wilayah di Jalan Pantura itu menjadi kewenangan provinsi bukan ranah pemerintah daerah, jadi yang berhak mengeluarkan surat perintah penebangan pohon itu provinsi.

"Secara administrasi jelas salah. Seharusnya pemerintah daerah termasuk dinas terkait, tahu terhadap wilayahnya, jika seperti itu, berarti pemerintah daerah telah menyalahi wewenang dan kebijakan," tegasnya.

Ia juga menyampaikan, seharusnya sebagai pelapor juga mengetahui, bahwa jalan pantura itu kewenangan daerah, kok bisa berkirim ke DLH Kab. Sumenep. Makanya, ini adalah suatu kebodohan yang ditangani oleh yang tidak tahu juga.

"Setidaknya pelapor bertanya kepada yang tahu, supaya tidak terjadi persoalan dikemudian hari, jika persoalan ini dibiarkan maka akan menjadi kebodohan publik," imbuhnya.

Jika pemerintah yang tidak benar dalam mengambil kebijakan akan berjalan di titik yang salah, masih hebat jika mengaku salah, takutnya mencari dukungan untuk merubah kesalahan menjadi pembenaran. Jelasnya

"Kesalahan pelapor penebangan pohon asam itu mungkin karena ketidaktahuannya, jadi sepenuhnya, tidak dapat disalahkan, tapi jika Pemerintah tidak tahu ranah wilayah kerjanya, ini kan lucu," ujarnya.

“Saya tak habis pikir kepada kepala Dinas, kok gampang memberikan izin penebangan pohon asam yang bukan ranahnya, apakah memang tidak tahu, atau sengaja menantang kebijakan provinsi," sambungnya.

Ia juga menyampaikan, Kepala Dinas DLH kabupaten, harus tegas dan mengakui kesalahannya, serta meminta maaf kepada masyarakat melalui awak media.

Sementara, Kepala DLH Kab. Sumenep, Arif Susanto Ap, M.Si, saat dikunjungi di kantornya yang bersangkutan sedang ada rapat.

"Bapak masih rapat, balik lagi saja mas," kata salah satu staffnya. AR

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…