Wakil LOC Persik: Stadion Brawijaya Paling Jelek Sebagai Kandang Liga 1

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil LOC Persik Kediri Tri Widodo saat mendampingi tim audit Kementerian PUPR di Stadion Brawijaya Kediri. Foto: Bacaini.
Wakil LOC Persik Kediri Tri Widodo saat mendampingi tim audit Kementerian PUPR di Stadion Brawijaya Kediri. Foto: Bacaini.

i

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wakil Local Organizing Committe (LOC) Persik Kediri, Tri Widodo, menilai Stadion Brawijaya adalah stadion paling jelek di antara stadion lain sebagai kandang tim Liga 1 musim 2022/2023 di Indonesia. Banyak aspek, khususnya di luar lapangan yang dinilai sudah tidak layak.

Widodo memberi contoh ketidaklayakan Stadion Brawijaya ini salah satunya terlihat dari pagar besi yang sudah mulai reot dan tribun VIP.  Selain itu, Tri Widodo menyebut tribun VIP yang posisinya sangat rendah membuat pandangan penonton ke arah lapangan sangat terbatas.

 "Memang kalau kita merunut stadion-stadion di Liga 1, Brawijaya ini mungkin stadion yang paling terjelek. Tidak usah munafik memang seperti inilah kondisinya. Pagarnya sudah reot, ya to? Tribun VIP-nya itu nggak layak sebetulnya," tutur Widodo saat mendampingi tim verifikator dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Rabu (7/12/2022).

Kunjungan Kementerian PUPR ke Stadion Brawijaya dalam rangka melakukan verifikasi awal keandalan kandang Persik Kediri melanjutkan dari tahap pre-eliminary atau survei awal yang dilakukan pada bulan Oktober lalu.

Kegiatan ini dilakukan sesuai instruksi Presiden Jokowi sekaligus rekomendasi TGIPF selaku tim yang dibentuk paska tragedi Kanjuruhan Malang lalu.

Stadion yang berdiri di bawah naungan Pemerintah Kota Kediri ini menjadi salah satu diantara 21 stadion dan lima stadion lain di Jawa Timur yang masuk daftar audit tahap awal tersebut.

Sementara itu, Kepala Satker Pelaksanaan Permukiman Wilayah 2 Jatim BPPW Jatim Kementerian PUPR, Any Firgyani menyampaikan pada verifikasi tahap awal ini pihaknya melakukan evaluasi sejumlah aspek. Di antaranya yaitu kondisi struktur bangunan, landscape dan akses lapangan.

“Kami menyebutnya masih evaluasi awal terkait keandalan stadion. Aspek yang dievaluasi mulai dari kondisi struktur bangunan, kondisi arsitektur bangunan hingga mechanical, electrical dan plumbing, termasuk kondisi landscape,” ujar Any.

Dalam verifikasi ini, setiap sudut stadion diperiksa kelayakannya. Mulai dari tribun penonton, pintu stadion termasuk mengukur lebar pintu,akses keluar masuk stadion, lokasi kamar mandi, lokasi kamar ganti pemain, serta tempat menunggu sebelum pertandingan. Baik untuk pertandingan sepakbola ataupun cabang olahraga lain.

Any Virgyani menambahkan, Stadion Brawijaya, Kota Kediri sendiri jika dibandingkan sejumlah stadion lain yang telah dikunjungi tim Kemen PUPR relatif masih sangat sederhana, terutama dari luasannya.

"Kondisinya masih sangat sederhana sekali, terutama dari keterbatasan lahan yang dimiliki. Tidak ada lahan di luar untuk pengembangan," tandas Any.

Maka dari itu, Widodo pun meminta Kementerian PUPR menjadikan Stadion Brawijaya sebagai prioritas renovasi, mengingat kondisinya yang tidak layak.

“Tadi saya menyampaikan ke PUPR agar renovasi Stadion Brawijaya bisa menjadi prioritas. Bukan hanya diverifikasi, tapi benar-benar direnovasi. Kita inginnya seperti itu, karena kondisinya seperti apa, sudah tidak layak kalau untuk Liga 1,” jelas Widodo. kdr

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan SD-SMP Negeri

Pemkot Surabaya Tegaskan Larangan Pungutan Perpisahan SD-SMP Negeri

Minggu, 01 Nov 2026 11:07 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan larangan pungutan yang membebani orang tua murid dalam penyelenggaraan kegiatan…

Tiga Talenta Jatim Tembus Singa Cup 2026, Liga Surabaya Jadi Batu Loncatan

Tiga Talenta Jatim Tembus Singa Cup 2026, Liga Surabaya Jadi Batu Loncatan

Minggu, 01 Nov 2026 11:05 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kompetisi sepak bola usia dini kembali membuktikan perannya sebagai ruang tumbuh bagi talenta-talenta muda. Dari lapangan lokal di …

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Aklamasi, Deni Wicaksono Kembali Pimpin Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur.

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 09:36 WIB

SURABAYAGI.COM, SURABAYA – Deni Wicaksono kembali mendapat kepercayaan memimpin Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur s…

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…