Kunjungan Wisata Naik 12,5 Persen, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Surabaya Pagi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat kenaikan kunjungan wisata sebesar 12,5 persen selama pelaksanaan Surabaya Vaganza 2026 yang digelar pada Sabtu (16/5) malam kemarin. Selain meningkatkan jumlah wisatawan, event tahunan dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 itu juga mendongkrak kenaikan okupansi hotel hingga sekitar 4 persen.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa peningkatan kunjungan wisata tersebut menjadi indikator bahwa sektor pariwisata Kota Pahlawan terus bergerak dan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah. "Ini menunjukkan kunjungan wisata meningkat sekitar 12,5%, sementara tingkat okupansi hotel naik sekitar 4%," kata Wali Kota Eri Cahyadi pada Sabtu (16/5) malam.

Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap Surabaya Vaganza membuktikan bahwa event budaya dan pariwisata ini mampu menjadi penggerak ekonomi kota. Kehadiran wisatawan ini tentu juga berdampak terhadap meningkatnya aktivitas usaha masyarakat selama pelaksanaan acara berlangsung. "Kalau pariwisata itu berjalan, maka perputaran ekonomi juga berjalan, hotelnya banyak tamu, UMKM bergerak," ujarnya.

Surabaya Vaganza 2026 sendiri menjadi salah satu dari 125 program unggulan Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI. Tahun ini, parade dikemas lebih spektakuler melalui konsep festival cahaya yang memadukan mobil hias bunga, pencahayaan artistik, kostum bercahaya hingga pertunjukan light show.

Sejak sore hari, ribuan warga dan wisatawan pun terlihat memadati kawasan pusat Kota Surabaya untuk menyaksikan parade tersebut. Mereka tampak memenuhi trotoar dan titik-titik strategis rute parade mulai dari kawasan Tugu Pahlawan hingga Monumen Bambu Runcing.

Sebanyak 35 peserta ikut ambil bagian dalam parade bunga malam hari tersebut. Puluhan peserta kendaraan hias itu berasal dari berbagai komunitas, stakeholder, instansi pendidikan hingga sejumlah Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemkot Surabaya. Iring-iringan kendaraan hias melintas mulai dari Jalan Pahlawan, Jalan Tembaan, Jalan Tunjungan, Jalan Gubernur Suryo hingga finish di Jalan Panglima Sudirman atau Monumen Bambu Runcing.

Wali Kota Eri menjelaskan, pelaksanaan Surabaya Vaganza pada malam hari menjadi pembeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tema Festival of Lights: Garden of Hope, sengaja dihadirkan untuk memperkuat daya tarik wisata sekaligus menunjukkan suasana Surabaya yang penuh kebersamaan.

"Ini menunjukkan indahnya suasana Kota Surabaya, indahnya rasa kekeluargaan di Kota Surabaya yang ditunjukkan oleh warga Kota Surabaya," katanya.

Bahkan, ia mengungkap tema tahun ini juga diwujudkan melalui dominasi pencahayaan artistik di sejumlah titik-titik strategis rute parade. Hal ini tentu memberikan pengalaman visual baru bagi masyarakat dan wisatawan. "Makanya malam ini festival pakai lampu. Ini menunjukkan bedanya dengan yang dulu-dulu," imbuhnya.

Ia menilai masuknya Surabaya Vaganza dalam Karisma Event Nusantara 2026, juga menjadi bukti bahwa sektor pariwisata Kota Pahlawan terus berkembang dan mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah. "Surabaya Vaganza dan Rujak Uleg masuk ke dalam Karisma Event Nusantara 2026. Matur nuwun (terima kasih) warga Surabaya yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa pariwisata di Surabaya itu berjalan," tuturnya.

Menurut dia, antusiasme pengunjung tahun ini berada di luar ekspektasi Pemkot Surabaya. Ia mengaku melihat langsung banyak wisatawan datang dari berbagai daerah seperti Jember, Probolinggo, Semarang hingga luar Pulau Jawa untuk menyaksikan parade tersebut. "Luar biasa, di luar ekspektasi kami. Karena saya lihat ada yang dari Jember, Probolinggo, Semarang dan ada yang dari luar Jawa," katanya.

Tak hanya wisatawan domestik, sejumlah turis mancanegara juga terlihat menyaksikan kemeriahan Surabaya Vaganza 2026. Kondisi tersebut dinilai menjadi sinyal positif bahwa event tahunan Kota Surabaya semakin dikenal luas dan memiliki daya tarik wisata internasional.

"Tidak hanya orang Indonesia saja, ternyata banyak juga turis yang juga menyaksikan Surabaya Vaganza ini, terima kasih semuanya luar biasa warga Surabaya," ungkapnya.

Kemenpar RI Apresiasi Surabaya Vaganza 2026, Layak Jadi Event Kelas Dunia
Asisten Deputi Event Daerah Kemenpar RI Reza Fahlevi, memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah kota atas inisiatif menghadirkan Surabaya Vaganza Festival of Lights 2026. Event ini dinilai sukses menghadirkan konsep kreatif sekaligus memperkuat daya tarik wisata Kota Pahlawan.

"Kami dari Kementerian Pariwisata yang pertama ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada pemerintah Kota Surabaya atas inisiasi untuk menyelenggarakan event yang sangat keren ini, yaitu Surabaya Vaganza Festival of Lights 2026," kata Reza.

Menurutnya, penyelenggaraan Surabaya Vaganza menunjukkan keseriusan Pemkot Surabaya dalam memajukan sektor pariwisata melalui event-event berkualitas yang mampu menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan dari berbagai daerah.

"Ini merupakan suatu bentuk komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam memajukan sektor pariwisata dengan menyelenggarakan event-event yang berkualitas," ujarnya.

Reza menuturkan, terpilihnya Surabaya Vaganza Festival of Lights dalam Karisma Event Nusantara 2026 juga menjadi indikator bahwa event tersebut telah melalui proses kurasi ketat dan dinilai sebagai salah satu agenda terbaik di Indonesia. "Kami ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya Surabaya Vaganza 2026 Festival of Lights sebagai Karisma Event Nusantara atau KEN 2026,” katanya.

Ia menjelaskan, status sebagai bagian dari KEN menjadi pengakuan bahwa Surabaya Vaganza memiliki kualitas penyelenggaraan yang mampu bersaing dengan berbagai event unggulan daerah lain di tingkat nasional. "Ini merupakan suatu bukti bahwa event ini telah terkurasi dari event-event terbaik yang ada di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Karena itu, Reza berharap Surabaya Vaganza dapat berkembang menjadi agenda unggulan atau signature event Kota Pahlawan yang mampu menarik wisatawan sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai kota kreatif dan destinasi pariwisata. "Yang terakhir, tentu kita berharap semua agar event Surabaya Vaganza Festival of Lights ini dapat menjadi signature event-nya Kota Surabaya," tutur Reza.

Ia menilai, event seperti Surabaya Vaganza memiliki potensi besar dalam memperkuat citra Kota Surabaya sebagai kota dinamis yang mampu menghadirkan daya tarik wisata bertaraf internasional melalui konsep kreatif dan inovatif.

"Dapat menjadi event yang dapat menarik atau mendatangkan wisatawan yang mampu mengangkat posisi Surabaya sebagai kota kreatif, kota dinamis dan juga menjadi destinasi pariwisata unggulan yang berkelas dunia," ujarnya.

Selain memberikan dampak terhadap sektor pariwisata, Reza juga berharap Surabaya Vaganza mampu mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi masyarakat sekaligus memberikan efek positif terhadap kesejahteraan warga Kota Surabaya.

 "Semoga event ini dapat mendorong kreativitas dan inovasi serta memberikan dampak yang positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Surabaya," pungkasnya. Alq 

 

Berita Terbaru

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

SPBU Belum Merata, Gus Fawait Buka Peluang Investasi di Jember

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:49 WIB

SurabayaPagi.com- Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya untuk mengantisisasi keterlambatan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang kerap memicu a…

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

KUA-PPAS 2027 Jember Disepakati, Pendapatan Diproyeksi Rp4,5 Triliun

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:47 WIB

surabayapagi.com- Jember - Bupati Jember Gus Fawait hadir dan mendengarkan langsung Laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jember Terhadap…

AceKid Ajak Orang Tua Melihat Langsung Sumber Susu dan Proses Produksi di China

AceKid Ajak Orang Tua Melihat Langsung Sumber Susu dan Proses Produksi di China

Rabu, 09 Sep 2026 21:07 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 21:07 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Informasi mengenai asal bahan baku dan proses produksi menjadi salah satu aspek yang mulai diperhatikan orang tua dalam memilih produk …

Data Desil Bikin Penduduk Miskin Jatim Tembus 20,9 Juta, Sri Untari Segera Panggil Dinsos dan BPS

Data Desil Bikin Penduduk Miskin Jatim Tembus 20,9 Juta, Sri Untari Segera Panggil Dinsos dan BPS

Rabu, 09 Sep 2026 20:55 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 20:55 WIB

“Contoh rumah. Rumah ternyata milik mertuanya atau milik warisan dari orang tua. Itu sudah langsung rumah bagus, ini sudah langsung masuk desil 6, desil 7,”…

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebuah mobil pickup berplat merah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup terlibat kecelakaan lalulintas dengan sepeda motor Yam…

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polres Madiun Kota akhirnya buka suara terkait persoalan meter air di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun. Kapolres Madiun Kota AKBP R…