Pentingnya Rawat Kulit Wajah Sejak Remaja

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Agar tetap terlihat sehat dan cantik, kulit wajah harus dirawat sejak usia remaja atau sejak usia 13 tahun. Mengapa demikian? Apa dampaknya bila tidak dirawat sejak remaja?

Owner Farra Beauty, Nor Farahiyah binti Kamal Bharin (KF), menjelaskan penting sekali merawat kulit dari usia 13 tahun, agar kedepannya kulit tetap sehat dan terawat meski sudah masuk usia tua. Sejak usia 13 tahun, dianjurkan menggunakan produk skincare berbahan alami.

"Anak sekolah mulai jerawat bisa pakai produk berbahan buah-buahan," ujarnya.

Pada saat remaja, masalah jerawat memang yang paling sering dialami. Selain karena faktor pubertas juga karena anak remaja masih malas merawat kulit wajahnya.

Farra mengatakan perawatan utama yang wajib dilakukan saat usia 13 tahun adalah mencuci wajah. "Anak-anak pulang sekolah muka berminyak dan kotor. Tapi anak-anak paling malas cuci muka," ungkapnya.

Selain membersihkan wajah, perawatan wajib lainnya sejak usia 13 tahun adalah penggunaan sunscreen. Hal ini harus dilakukan demi menjaga kulit wajah tetap sehat. Apalagi Indonesia yang beriklim tropis, maka penggunaan sunscreen sangat diperlukan.

"Anak-anak rentan terkena cahaya UV karena itu membutuhkan UV protection. Namun anak-anak sulit melakukannya," ujar Farah.

Padahal, jika remaja rajin merawat wajah dengan menggunakan skincare langkah demi langkah, maka akan terlihat perbedaannya.

"Kalau tidak dirawat dari awal akan timbul jerawat, jaringan parut kalau tidak dijaga. Bisa pula kulit menjadi berminyak," tambahnya.

Selain itu, jika tidak merawat kulit wajah sejak usia 13 tahun, maka ketika usia tua, kulit tidak lagi memiliki kualitas yang baik.

"Apalagi jika baru mulai merawat wajah sejak usia 25 tahun keatas, sudah mulai ada flek item. Makanya harus dijaga sejak usia 13 tahun. Dijaga sejak awal," tambahnya.

Farra mengatakan di usia 25 tahun sudah mulai muncul flek hitam lantaran kolagen sudah berkurang. Disamping itu, banyak orang yang menggunakan produk berbahan merkuri.hlt/jrw

Tag :

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …