Ahli: Seseorang Bisa Terinfeksi Covid-19 Berkali-Kali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19 memiliki cara untuk menembus beberapa pertahanan antibodi tubuh manusia. Menurut Dr Hélène Decaluwe, seorang ahli imunologi dan ilmuwan klinis, subvarian Omicron bisa menghindari kapasitas sistem kekebalan.

“Alasan itulah yang membuat orang lebih rentan terhadap infeksi ulang daripada varian sebelumnya,” kata dia, seperti dikutip dari laman CBC News, Rabu (28/12).

Sebagian besar orang Kanada telah terinfeksi atau divaksinasi. Decaluwe yang juga seorang profesor di University of Montreal, mengatakan, kendati demikian, hal itu tidak dapat sepenuhnya memblokir transmisi. Decaluwe mengatakan, tingkat antibodi adalah cara penting untuk memblokir penularan, tetapi tingkatnya juga menurun setelah infeksi pertama.

"Jika Anda memiliki seri utama dari dua dosis vaksin dan Anda memiliki penguat dengan (dosis) ketiga itu, kita dapat melihat pada pasien yang telah terinfeksi mungkin mengarah pada memori jangka panjang yang lebih baik dari infeksi," lanjut dia.

 Hal ini karena sistem kekebalan tubuh tidak hanya terpapar protein lonjakan virus tetapi juga protein lain yang penting untuk melindungi kita dari penyakit parah. 

Apa yang terjadi jika antibodi tidak melindungi kita? Itulah yang coba diungkap penelitian Decaluwe dan tim lab-nya mengenai respons sel-T. Sel T. Sel ini merupakan sejenis sel darah putih yang membantu melindungi tubuh dari infeksi, seperti penjaga bersenjata yang melemparkan tombak ke arah virus Covid dari menara kastil.

Ketika antibodi gagal menangani virus, sel-T bekerja untuk mencegah rawat inap dan kematian akibat Covid-19 dengan menargetkan dan menghancurkan sel yang terinfeksi virus. Sel T tidak mencegah infeksi tetapi mulai bekerja setelah virus menembus.

Decaluwe dan rekan-rekannya dengan Jaringan Respons Cepat Varian Coronavirus (CoVaRR-Net) menggunakan sampel darah lengkap dari hampir 600 individu dan teknologi canggih untuk mempelajari respons sel-T.

Decaluwe mengatakan, sekitar setengah dari subjek terus memberikan sampel darah untuk membantu peneliti melihat antibodi dan sel kekebalan lainnya untuk merinci kualitas respons mereka.

Antibodi diciptakan oleh jenis sel kekebalan lain yang dikenal sebagai sel B. Ketika pertahanan kekebalan di hidung dan antibodi tidak cukup efisien untuk memblokir infeksi, maka sel-T dan sel-B muncul. 

Salah satu peran sel-B adalah mengingat penyerbu untuk membantu membuat antibodi saat terinfeksi ulang. Seolah-olah sel-B dipersenjatai dengan poster yang paling dicari untuk menggunakan busur dan anak panah atau ketapel melawan Omicron.

Terlepas dari keunggulan sistem kekebalan dan vaksinasi, sekitar 250 orang di Kanada dalam sepekan terus meninggal akibat Covid-19 selama dua pekan terakhir. Banyak dari mereka berusia lebih dari 65 tahun.

Individu yang lebih tua dan mereka yang memiliki kondisi penurunan kekebalan berisiko lebih tinggi mengalami Covid parah dan paling membutuhkan penguat pelindung. Kerentanan mereka berarti semakin menunjukan pentingnya peran para peneliti medis untuk terus mengawasi peningkatan kekebalan tubuh.hlt/cvd

Tag :

Berita Terbaru

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Cuaca Ekstrem Picu Trip Transmisi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Bali Aman dan Terkendali

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 23:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PLN UIT JBM memastikan sistem kelistrikan Bali telah kembali normal dan stabil setelah gangguan transmisi interkoneksi Jawa–Bali yang t…

Tragisnya Perselingkuhan

Tragisnya Perselingkuhan

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:28 WIB

Rencana Seret Anak ke Komnas HAM Anak, Laporkan Suami ke Bareskrim dan Dorong Pelakor Diperiksa Polda DKI Jakarta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus d…

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Keluh Kesah Penerima Bea Siswa LPDP

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:21 WIB

      Anak Suami Istri jadi WN Inggris       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Viral ungkapan 'cukup aku saja yang WNI, anak-anakku jangan' di media sosial, pe…

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Jamaah Umroh Tawaf di Rooftop Gunakan Mobil Golf

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masjidil Haram sangat ramai, terutama menjelang salat Subuh dan saat berbuka puasa, dengan suasana ibadah yang kental. Menjelang…

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan ke AS, menyempatkan diri bertemu dengan 12 konglomerat Amerika Serikat (AS),…

Kasih Kristus

Kasih Kristus

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang Pendeta di sebuah Gereja Jakarta mengingatkan umat kristiani untuk melakukan toleransi  bagi umat Islam yang sedang …