Kesal Sering Ditegur, Remaja 18 Tahun Tusuk Paman dengan Pisau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yasa, pelaku penusukan saat diamankan petugas. SP/Hadi Lestariono
Yasa, pelaku penusukan saat diamankan petugas. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Semalam (Minggu 1/1-23) sekitar pukul 20.00 warga Desa Bumirejo Kec Kesamben Kabupaten Blitar dikejutkan keributan di rumah Yaseni (42) warga desa setempat. 

Keributan itu setelah Yasemi memisah pertengkaran antara korban Imam Mustakim (39) dan YASA (18) yang merupakan keponakan korban yang hidup serumah, akibatnya korban alami luka serius pada lengan dan dada kirinya akibat tusukan sebilah pisau yang dilakukan YASA. 

Malam itu juga korban langsung dilarikan ke RS Wafa Husada oleh warga desa setempat guna menyelamatkan korban, selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke Polsek Kesamben oleh perangkat desa Bumirejo.

Peristiwa itu dibenarkan Kapolsek Kesamben AKP Suhartono lewat Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono SH. Menurut Iptu Udhoyono pelaku YASA merupakan keponakan kandung korban Imam Mustakim yang serumah, karena pelaku Yasa sejak kecil dirawat dan diasuh oleh korban sejak ibu pelaku meninggal dunia.

"Sementara pelaku YASA merasa sakit hati terhadap pamannya (korban) karena sering ditegur agar membantu pekerjaan di rumah dan sekolahnya diperhatikan, sementara pelaku sakit hati," kata Iptu Udhiyono seijin Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom S.IK.

Untuk diketahui YASA merupakan pemuda warga Bumirejo Kecamatan Kesamben Kabupaten Blitar dan keponakan kandung korban, karena ibu pelaku (YASA) adalah saudara kandung korban yang telah meninggal sejak YASA berusia 10 tahun, dan akhirnya dirawat korban.

Sedang kejadian  penganiayaan (tusukan pisau) terhadap korban, malam itu (Minggu 1/1-23)  korban Imam Mustakim sedang begadang di rumah tetangganya, saat itulah pelaku datangi korban dengan emosi langsung menusukkan pisau ke arah korban, walau pemilik rumah sempat melerai dan berusaha memisah.

Atas kasus penganiayaan, korban yang alami luka serius pada dada dan tangan sebelah kiri, kini kasusnya ditangani oleh Polsek Kesamben, sedang BB yang disita berupa sebilah pisau dapur dan mengamankan YASA.

"Memang antara korban dan pelaku YASA satu rumah, dan pelaku diasuh korban sejak kecil, kini pelaku sudah diamankan guna pemeriksaan di Polsek Kesamben," pungkas Iptu Udhiyono. Les

Berita Terbaru

Titik Temu Kepentingan Komersial dan Berkelanjutan

Titik Temu Kepentingan Komersial dan Berkelanjutan

Senin, 19 Okt 2026 07:52 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:52 WIB

​SURABAYAPAGI.com - Transisi hijau di Asia Tenggara dapat semakin berkembang ketika pilihan yang lebih ramah lingkungan juga menjadi lebih nyaman, mudah di…

Kilang Plaju Produksi 295.263 Barel Avtur hingga September 2026

Kilang Plaju Produksi 295.263 Barel Avtur hingga September 2026

Senin, 19 Okt 2026 07:47 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju, Sumatera Selatan, mencatat produksi bahan bakar pesawat udara atau avtur sebanyak 295.263 barel…

OJK Soroti Keamanan Siber dan Ketahanan Bisnis untuk Jaga Kepercayaan Digital

OJK Soroti Keamanan Siber dan Ketahanan Bisnis untuk Jaga Kepercayaan Digital

Senin, 19 Okt 2026 07:46 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:46 WIB

SURABAYAPAGI.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya penguatan tata kelola dan keamanan siber untuk menjaga kepercayaan terhadap ekosistem…

Ada 1.324 Pembatalan Penerbangan Akibat Kebakaran Hutan

Ada 1.324 Pembatalan Penerbangan Akibat Kebakaran Hutan

Senin, 19 Okt 2026 07:42 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat 2.458 penerbangan berjadwal domestik terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak 11…

Tingkatkan Kewaspadaan Modus Penipuan di Era Keuangan Digital

Tingkatkan Kewaspadaan Modus Penipuan di Era Keuangan Digital

Senin, 19 Okt 2026 07:41 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:41 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Eko Yunianto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan…

Mediasi Buntu, Dugaan Penganiayaan Kepala MI Dilaporkan ke Subdenpom Lamongan

Mediasi Buntu, Dugaan Penganiayaan Kepala MI Dilaporkan ke Subdenpom Lamongan

Senin, 19 Okt 2026 07:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 07:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Dugaan penganiayaan terhadap Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI), KH M. Munir Thowil, dilaporkan ke Subdenpom V/2-3 Lamongan. Laporan i…