PPKM Dicabut, Dinkes Kabupaten Mojokerto Tetap Siagakan Ruang Isolasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung RSUD Prof dr Soekandar yang dulu disiagakan untuk menangani Covid-19, tahun ini rencananya bakal dipangkas untuk penanganan penyakit infeksius lainnya. 
Gedung RSUD Prof dr Soekandar yang dulu disiagakan untuk menangani Covid-19, tahun ini rencananya bakal dipangkas untuk penanganan penyakit infeksius lainnya. 

i

SURABAYAPAGI.COM,  Mojokerto – Aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) telah resmi dicabut pemerintah. Namun, kebijakan penanganan Covid-19 di kabupaten masih tetap berlaku. Mulai dari tes swab, vaksinasi hingga ruang isolasi Covid-19 di rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto dr Ulum Rokhmat Rokhmawan mengatakan, meski aturan PPKM telah dicabut, pandemi dan penularan virus belum berakhir. Kebijakan seperti testing, vaksinasi, hingga penanganan pasien Covid-19 masih tetap berlaku. ’

"Kebijakannya tetap sama. Masih harus menggunakan masker juga meskipun di tempat tertentu seperti faskes. Karena faskes kan tempat penularan paling rentan, uji swab juga masih tetap ada,’’ ujarnya.

Di kabupaten sendiri, hingga saat ini masih ada empat pasien terkonfirmasi Covid-19 yang ditangani. Namun, semuanya mengalami gejala ringan dan menjalani isolasi mandiri di rumah. Mereka yang isoman juga tetap dalam pengawasan dinkes. Dengan begitu pengendalian kasus penularan korona bisa ditekan.

 ’’Tetap yang dikedepankan harus prokes. Vaksinasi juga masih tetap berlaku bagi mereka yang belum divaksin untuk menurunkan risiko penularan. Rumah sakit juga tetap menyediakan ruang isolasi khusus untuk Covid-19,’’ beber mantan Direktur RSUD RA Basoeni ini.

Sementara soal kelanjutan penanganan Covid-19 ke depan, Ulum memastikan tetap menjalankan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. 

Seperti dilakukannya tes swab bagi pasien bergejala Covid-19 ketika masuk ke rumah sakit. Begitu juga dengan masalah anggaran perawatan pasien terkonfirmasi Covid-19 masih ditanggung oleh pemerintah. 

’’Kalau memang masuk rumah sakit karena korona tentu masih ditanggung pemerintah anggarannya. Tapi, untuk petunjuk lebih lanjut dari Kemenkes yang tahu,’’ terang dia.

Sementara itu, pencabutan aturan PPKM juga berdampak pada ketersediaan ruang isolasi Covid-19 di rumah sakit. Seperti yang terjadi di RSUD Prof dr Soekandar. Ruang isolasi Covid-19 di rumah sakit pelat merah tersebut bakal dipangkas usai munculnya penghapusan aturan PPKM oleh pemerintah.

 ’’Tetap ada, tapi kapasitasnya kami kepras tidak sebanyak dulu,’’ imbuh Direktur RSUD Prof dr Soekandar dr Djalu Naskutub.

Djalu menambahkan hingga kini pihaknya masih mendiskusikan jumlah pengurangan tempat tidur khusus isolasi Covid-19. Sebab, sebagian tempat tidur bakal dialihkan untuk penanganan penyakit infeksius lainnya.

 Sejauh ini, total tempat tidur yang tersedia untuk penanganan isolasi Covid-19 di RSUD tersebut ada 58 bed. ’’Dalam waktu dekat akan kami kurangi, ini masih dirapatkan. Sebagian akan kami alihkan untuk penanganan penyakit infeksius lainnya,’’ tandasnya. Dwi

Berita Terbaru

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan Police Goes to School sekaligus sosialisasi keselamatan lalu lintas…

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sekitar pukul ,10.30 warga desa Ringinanyar Kec.Ponggok Kabupaten Blitar hari Rabu 19 Agustus 2026 di kejutkan kobaran api dari…

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Sebanyak 34 orang telah mengembalikan uang terkait dugaan kelebihan pembayaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten…

Lewat Posyandu ILP, Dinkes Madiun Komitmen Gencarkan Bulan Vitamin A

Lewat Posyandu ILP, Dinkes Madiun Komitmen Gencarkan Bulan Vitamin A

Rabu, 19 Agu 2026 15:35 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mengoptimalkan fungsi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana…

Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

Atasi Irigasi Sawah saat Kemarau, Pemkab Magetan Optimalkan Fungsi 125 Sumur Pompa

Rabu, 19 Agu 2026 15:19 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mengatasi masalah aliran irigasi sawah para petani selama musim kemarau berlangsung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan…

Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan

Lewat Kontes Ternak, Pemkab Lumajang Cari Kambing Senduro dan Domba Unggulan

Rabu, 19 Agu 2026 15:12 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui kontes ternak yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, pihaknya mulai gencar mencari Kambing Senduro dan…