Menko Mahfud, Tuding Rizal Ramli Ngawurnya Merajalela

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

Desember 2022 lalu Mantan Menko Kemaritiman Ini Juga Kritik Jokowi Soal Impor Bahan Pangan

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menko Polhukam Mahfud Md, tak terima dituding Rizal Ramli, masuk ke dalam kekuasaan menjadi iblis. Kemarahan Mahfud dengan menyebut mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli makin bodoh dan ngawur.

"Ternyata Rizal Ramli ini makin ngawur dan bodoh. Tunjukkan, kapan saya bilang bahwa setiap orang yang masuk kekuasaan menjadi iblis. Gobloklah pernyataan tersebut. Kapan dan dimana saya bilang begitu? Ayo. Saya bilangnya bukan begitulah tapi begini," kata Mahfud, demikian dikutip dari akun Twitter Mahfud @mohmahfudmd, Kamis (5/1/2023).

Mahfud pun menjelaskan konteks yang dimaksud. Menurut Mahfud, ia menyampaikan, jika sistem Pilkada tidak diubah, malaikat pun kalau masuk ke dalam sistem bisa menjadi iblis.

 

Dalam konteks Pilkada

Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan, pernyataan dirinya terkait setiap orang yang masuk ke dalam kekuasaan menjadi iblis tidak benar. Menurut Mahfud, pernyataan tersebut dalam konteks Pilkada yang harus diubah, karena banyak kepala daerah yang terjerat kasus korupsi.

Ungkapan ini disampaikan Mahfud dalam media sosial Twitter, menanggapi pernyataan mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Indonesia, Rizal Ramli.

Mahfud menegaskan, dirinya pada 2012 sewaktu menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) mengungkapkan, bahwa sistem Pilkada perlu ada perbaikan. Sebab jika tidak, malaikat pun jika masuk ke dalam sistem tersebut bisa jadi iblis.

“Waktu itu yang saya bilang, jika sistem Pilkada tidak diubah maka ‘malaikat pun kalau masuk ke dalam sistem bisa jadi iblis’. Waktu itu (2012) sebagai Ketua MK saya sampaikan itu sebagai usul agar sistem Pilkada diubah, sebab sistem yang ada mendorong kepala daerah korupsi sehingga banyak yang masuk penjara,” tegas Mahfud.

 

Rizal Ramli Merasa Pintar

Mahfud menyesalkan pernyataan Rizal Ramli dalam sebuah pemberitaan. Dia mengklaim, dirinya tidak antikritik atas sebuah pemberitaan Rizal Ramli tersebut.

"Anda Rizal Ramli merajalela ngawurnya karena didiamkan sehingga merasa pintar. Saya tahulah Anda itu siapa. Sebodoh apapun tak mungkinlah, selama punya otak, kita mengatakan bahwa orang yang masuk kekuasaan jadi iblis. Saya tidak anti kritik. Tapi kalau orang menjawab dan mengkritik balik jangan dituding antikritik, ya,” pungkas Mahfud.

Siapa mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli ini? Melansir dari situs resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI,  Rizal Ramli lahir di Padang, Sumatera Barat, pada tanggal 10 Desember 1954. Ia adalah seorang mantan tokoh pergerakan mahasiswa, ahli ekonomi dan politisi Indonesia.

Di tingkat internasional, Rizal Ramli pernah dipercaya sebagai anggota tim panel penasehat ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama beberapa tokoh ekonom dari berbagai negara lainnya.

Karena ingin fokus mengabdi pada negara dan bangsa Indonesia, Rizal pernah menolak jabatan internasional sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Economic & Social Commission of Asia and Pacific (ESCAP) yang ditawarkan PBB pada November 2013..

 

Suka Kritik Jokowi

Eks Menko Perekonomian Rizal Ramli juga suka mengkritik Jokowi. Desember 2022 lalu ia menagih janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal penghentian impor bahan pangan.

Dalam unggahan Twitternya @RamliRizal, dia menegaskan ucapan Jokowi kepada rakyat hanya janji belaka. Tak hanya soal janji Jokowi, namun juga berhembusnya isu pengangkatan menteri pertanian Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi yang dinilai memiliki track record buruk. n erk/jk/rmc

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…