Dokter: Kelainan Kuku Terlihat di Pasien Penyakit Liver

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Penyakit liver atau hati menjadi salah satu penyakit berbahaya yang gejalanya jarang muncul sebelum stadium akhir. Pada tahap ini, kelainan pada kuku sering muncul pada pasien.

Manifestasi dermatologis sering memberikan beberapa petunjuk awal dari penyakit liver yang mendasarinya. Namun, penyebab perubahan kuku yang terkait dengan sirosis masih belum diketahui.

Penelitian dari Departemen Dermatologi di Sohag University menunjukkan perubahan tersebut mungkin merupakan konsekuensi dari penurunan kekebalan tubuh, kekurangan zat besi, anemia, atau usia yang menua.

“Penting bagi dokter untuk memahami dan memeriksa kuku pasien dengan teliti, mulai dari warna, tekstur, ketebalan, hingga kelengkungannya sehingga bisa mencapai diagnosis yang cepat dan pada pasien dengan penyakit liver,” kata badan kesehatan tersebut seperti dilansir Express, Kamis (12/1/2023).

Untuk memahami prevalensi perubahan kuku, Sohag University meluncurkan penelitian untuk memeriksa berbagai manifestasi kulit yang terkait dengan penyakit hati. Departemen medis di universitas itu mencatat bahwa finger clubbing merupakan tanda penyakit liver kronis, terutama sirosis bilier primer dan hepatitis aktif kronis.

Mount Sinai School of Medicine menjelaskan, finger clubbing adalah gejala penyakit, sering kali pada jantung atau paru-paru, yang menyebabkan kadar oksigen dalam darah rendah secara kronis. Telah disarankan dalam penelitian awal bahwa finger clubbing pada sirosis bukan akibat kelainan tulang, melainkan disebabkan peningkatan aliran darah tepi dengan pelebaran pembuluh darah di jari.

Pada awalnya, finger clubbing disebabkan oleh pelunakan bantalan kuku, diikuti dengan peningkatan sudut normal 160 derajat antara alas kuku dan lipatan kuku proksimal. “Akhirnya kuku dan kulit periungual tampak mengilap dan kuku mengembangkan tonjolan longitudinal,” kata Saudi Medical Journal.

Dalam studi tersebut, sebanyak 80,5 persen pasien dengan penyakit hati menunjukkan perubahan kuku, menandai prevalensi yang lebih tinggi daripada yang ditemukan dalam penelitian sebelumnya. Dalam sebuah penelitian di Mesir pada tahun 2010, misalnya, para peneliti mencatat perubahan kuku sebanyak 68 persen pasien dengan penyakit hati.

Pada 2013, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Evolution of Medical and Dental Sciences melaporkan perubahan kuku pada 72 persen sampel yang diteliti. Apalagi, sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam International Journal of Research in Dermatology menemukan perubahan kuku pada 60 persen pasien dengan penyakit hati kronis.

Secara umum dianggap bahwa perkembangan dari penyakit hati berlemak non-alkohol tahap awal membutuhkan waktu puluhan tahun.hlt/lvr

Tag :

Berita Terbaru

Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

Semarak HUT ke-108 Kota Mojokerto, Warga Prajurit Kulon Gelar Senam Bersama

Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 12:36 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Semangat hidup sehat mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-108 Kota Mojokerto melalui kegiatan Senam Bersama yang digelar K…

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Angkatan ke-41 tahun 2026

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 10:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Acara pelepasan Murid SMP Negeri 1 Jabon Sidoarjo kelas IX angkatan ke-41 tahun 2026 depan halaman sekolah oleh Kepala SMP Negeri 1…

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

1000 Pramuka Garuda Kota Kediri Dilantik, Mbak Vinanda Tekankan Pembentukam Karakter Generasi Muda

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri menggelar kegiatan Seleksi dan Pelantikan Pramuka Garuda tingkat Penggalang, P…

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Pertegas Visi Kota Agamis, Ini Langkah Tegas Mbak Wali Berantas Peredaran Miras Ilegal di Kota Kediri

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Menjelang peringatan 1 Muharram yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah agresif untuk menjaga…

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Didorong Permintaan AMDK, Kinerja Emiten Kemasan Plastik Menguat di Awal 2026

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:54 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Asia Pramulia Tbk mencatat pertumbuhan kinerja pada awal 2026 di tengah prospek positif industri kemasan plastik nasional yang d…

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Cari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir Beri Manfaat untuk Warga

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Komisi A DPRD Surabaya memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ruilslag yang t…