Peneliti: Keluarga Punya Peran Kuat dalam Perawatan Lansia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Peneliti University of Southampton, Elizabeth Schroeder-Butterfill menyampaikan hasil temuan penelitiannya mengenai jaringan perawatan lanjut usia (lansia) di Indonesia. Dalam penelitian yang dilakukan sejak 2019, dirinya menemukan bahwa peran keluarga dalam perawatan lansia tetap kuat. 

"Yang jelas bahwa peran keluarga sangat kuat sekali di Indonesia. Dalam konteks keluarga peran anak perempuan, menantu, paling penting, tapi yang menarik bahwa anak laki-laki juga terlibat dalam perawatan orang lansia," kata Elizabeth dalam dalam acara Diskusi Stakeholder dan Diseminasi Studi tentang Jaringan Perawatan Lansia yang diselenggarakan Universitas Atma Jaya Jakarta, University of Southampton dan Surveymeter di Hotel UC UGM, Sleman, DIY, beberapa waktu lalu.

Elizabeth menjelaskan pasangan lansia tersebut kerap kali menjadi pendamping utama. Namun tidak jarang pendamping juga sudah lansia atau bahkan juga sudah mengalami masalah kesehatan. Penelitian juga menemukan bahwa perawatan lansia dilakukan oleh cucu, keponakan, saudara jauh, dan tetangga, hanya saja komitmen yang diberikan mereka tidak sama seperti komitmen anak atau pasangannya. 

"Secara ideal perawatan dibagi ke beberapa keluarga untuk memberikan perawatan yang dibutuhkan lansia," ujarnya. 

Studi juga menemukan bahwa keluarga mengalami kewalahan. Kewalahan disebabkan karena beberapa alasan, salah satunya kebutuhan lansia jangka panjang atau kompleks. Masalah  kesehatan dan emosional lansia juga jadi penyebab pendamping alami kewalahan.

"Bantuan juga bisa melelahkan anggota keluarga apalagi ada banyak kegiatan sehari-hari yang harus dilayani pendamping keluarga seperti mandi, menyuapi," ujarnya.

Kemiskinan juga menjadi faktor kewalahan pendamping dalam merawat lansia. Kemiskinan menyebabkan pendamping tidak mampu membelikan alat bantu untuk merawat lansia. 

"Faktor penting sekali adalah kemiskinan keluarga. Jadi rata-rata dalam keluarga miskin perawatan jauh lebih susah karena mungkin mereka tidak bisa membeli alat bantu," tuturnya. 

Selain itu penelitian tersebut  juga menemukan bahwa tidak semua lansia mempunyai keluarga.  Beberapa diantaranya ditinggal anaknya yang pergi jauh dari kediaman orang tuanya, sehingga para lansia tersebut terpaksa harus hidup mandiri.

"Lansia tanpa anak berusaha mandiri walaupun mereka memang perlu bantuan," katanya. 

Temuan lain yang mengkhawatirkan dirinya adalah rendahnya penggunaan layanan kesehatan BPJS di kalangan orang lansia. Rendahnya penggunaan layanan BPJS Kesehatan disebabkan memiliki pengalaman tidak memuaskan terkait layanan BPJS Kesehatan.

"Responden mengekspresikan kurang percaya kepada BPJS, walaupun punya BPJS mereka harus antri lama, tidak mendapat penjelasan dari petugas kesehatan. Walaupun ada contoh baik tetapi BPJS yang muncul di studi kami beberapa masalah di BPJS," terangnya. 

"Karena dianggap sakit tua keluarga lebih cenderung membeli obat warung atau ajmu daripada mengantar orang lansia ke puskesmas atau rumah sakit," imbuhnya. hlt/tau

Tag :

Berita Terbaru

PetroNite Fest 2026 Dongkrak Ekonomi Lokal, Transaksi Tembus Rp14,4 Miliar Selama Sembilan Hari

PetroNite Fest 2026 Dongkrak Ekonomi Lokal, Transaksi Tembus Rp14,4 Miliar Selama Sembilan Hari

Senin, 13 Jul 2026 15:37 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PetroNite Fest 2026 yang diselenggarakan PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, k…

MPLS Sekolah Rakyat di Jombang Diundur Imbas Gedung Belum Rampung

MPLS Sekolah Rakyat di Jombang Diundur Imbas Gedung Belum Rampung

Senin, 13 Jul 2026 15:28 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena kegiatan awal masuknya Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa, justru berbeda dengan…

Sapa Siswa Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Lamongan Tekankan ke Lembaga Hindari Bullying

Sapa Siswa Hari Pertama Masuk Sekolah, Bupati Lamongan Tekankan ke Lembaga Hindari Bullying

Senin, 13 Jul 2026 15:24 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Hari pertama masuk sekolah pada ajaran baru ini, Bupati Lamongan beserta istri dan jajarannya mengunjungi lembaga pendidikan dan…

Rangkaian Kegiatan MPLS, SMA Negeri 9 Surabaya Angkat Tema Ramah

Rangkaian Kegiatan MPLS, SMA Negeri 9 Surabaya Angkat Tema Ramah

Senin, 13 Jul 2026 15:19 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kegiatan MPLS yang di adakan oleh SMA Negeri 9 Surabaya pada tahun ini mengusung Tema Ramah, yang dimana Tema ini di pilih karena…

Pelaksanaan MPLS, SDN Ketabang 1/288 Angkat Tema Sumber Gizi Generasi Berlian

Pelaksanaan MPLS, SDN Ketabang 1/288 Angkat Tema Sumber Gizi Generasi Berlian

Senin, 13 Jul 2026 15:17 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Masa pengenalan lingkungan sekolah atau yang sering kita sebut dengan nama MPLS menjadi salah satu kegiatan yang banyak di…

Kapolres Gresik Tinjau Langsung Hari Pertama Sekolah, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

Kapolres Gresik Tinjau Langsung Hari Pertama Sekolah, Pastikan Arus Lalu Lintas Aman dan Lancar

Senin, 13 Jul 2026 15:16 WIB

Senin, 13 Jul 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Hari pertama kegiatan belajar mengajar usai libur panjang selalu diwarnai meningkatnya mobilitas masyarakat, terutama di sekitar k…