SURABAYAPAGI, Surabaya - Secara umum, orang dewasa dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik berintensitas sedang sebanyak 30 menit per hari. Namun, bila sedang tak memiliki banyak waktu, berjalan kaki selama 10 menit juga bisa membawa manfaat.
"Salah satu hal paling berbahaya yang kita bisa lakukan untuk kesehatan kita adalah menjalani hidup sedenter (tidak aktif)," jelas dokter spesialis kedokteran olahraga di Yale Medicine, Dr Samantha Smith, seperti dilansir Huffington Post.
Para ahli mengungkapkan bahwa melakukan aktivitas fisik dengan durasi yang pendek jauh lebih baik dibandingkan tak melakukannya sama sekali. Bahkan hanya dengan berjalan kaki 10 menit per hari, ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan oleh tubuh.
Memperbaiki aliran darah. Saat tubuh hanya duduk atau berdiri, darah akan menumpuk di kaki. Namun, ketika kaki digerakkan untuk berjalan, otot akan berkontraksi dan membantu melancarkan aliran darah.
Menurut Smith, aliran darah yang baik sangat diperlukan untuk menunjang kesehatan tubuh. Beberapa di antaranya adalah menunjang jaringan yang sehat hingga mengurangi risiko terjadinya gumpalan darah.
Lebih nerenergi. Saat berjalan kaki, darah akan mengalir dengan lebih baik. Kondisi ini akan turut meningkatkan kadar energi di dalam tubuh. "Anda akan merasa lebih aktif," kata Prof Jamie Shapiro.
Menyisihkan sedikit waktu untuk berjalan kaki di saat sedang bekerja juga dapat bermanfaat bagi pekerja. Menurut Prof Shapiro, trik ini bisa membuat pekerja lebih terhindar dari burn out.
Meningkatkan detak jantung. Ketika berjalan kaki, detak jantung juga akan kut meningkat. Peningkatan detak jantung saat beraktivitas fisik bisa membantu memperkuat otot jantung dan mengoptimalkan kebugaran. Olahraga aerobik seperti jalan kaki juga dapat membantu mengontrol tekanan darah, menghambat perkembangan osteoarthritis, serta memperkuat otot.
Membangun ketahanan. Orang-orang yang konsisten berjalan kaki selama 10 menit lambat laun akan merasa bahwa tubuhnya menjadi lebih tahan banting. Bila di awal mereka merasa mudah lelah saat berjalan kaki 10 menit, di kemudian hari mereka bisa berjalan kaki selama 10 menit dengan mudah dan tak merasa lelah.
Konsentrasi lebih baik. Aktivitas berjalan kaki dapat mempertajam kemampuan berkonsentrasi. Konsentrasi yang lebih terasah bisa mengoptimalkan produktivitas saat bekerja atau bersekolah. Aliran darah yang lebih lancar ke otak akibat berjalan kaki juga memungkinkan orang-orang untuk berpikir, memberikan atensi, hingga menggunakan logika dengan lebih baik.
Suasana hati membaik. Menurut peneliti dari Departemen Ilmu Psikologi dan Otak di Washington University, Marta Stojanovic, jalan kaki merupakan mood booster. Orang-orang yang sedang menghadapi situasi penuh tekanan bisa merasa lebih baik setelah berjalan kaki, meski hanya 10 menit.hlt/kki
Editor : Mariana Setiawati