Konsumsi Minol Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Mulut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada lebih dari 2,3 miliar orang di dunia yang mengonsumsi minuman beralkohol. Di balik popularitasnya, minuman beralkohol ternyata bersifat karsinogenik dan dapat meningkatkan risiko kanker, termasuk kanker mulut.

Menurut Mouth Cancer Foundation, sekitar 30 persen penderita kanker mulut memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebih. Dalam konteks ini, seseorang dapat disebut mengonsumsi alkohol berlebih bila jumlah minuman beralkohol yang diminum lebih dari 21 unit per pekan.

"Itu setara dengans ekitar tujuh gelas wine besar atau 11 kaleng lager (bir) dengan kekuatan sedang," jelas Mouth Cancer Foundation, seperti dilansir Express.

Mouth Cancer Foundation mengungkapkan bahwa alkohol dapat membuat lapisan mulut menjadi kering dan lebih berpori. Alkohol yang tersisa di mulut lalu dipecah oleh bakteri menjadi zat kimia pemicu kanker.

Risiko kanker mulut bisa semakin tinggi bila kebiasaan minum alkohol dikombinasikan dengan kebiasaan merokok. Kombinasi ini bisa meningkatkan risiko kanker mulut hingga 30 kali lipat. Hal ini bisa terjadi karena lapisan mulut yang lebih berpori memungkinkan racun tembakau masuk lebih mudah.

"(Asap rokok) mengandung formaldehida, zat kimia beracun yang mirip seperti asetaldehida yang diproduksi saat pemecahan alkohol," lanjut Mouth Cancer Foundation.

Kanker mulut bisa muncul di area lidah, bagian pipi dalam, langit-langit mulut, gusi, dan juga bibir. Kanker mulut juga dapat muncul di kelenjar yang memproduksi ludah, amandel, serta batang tenggorok.

Salah satu gejala yang muncul akibat kanker mulut adalah sariawan yang terasa nyeri dan tak membaik dalam beberapa pekan. Gejala lainnya adalah benjolan di mulut atau leher yang tak jelas pemicunya dan tak kunjung memudar, gigi yang goyang atau gusi terbuka yang tak menutup setelah pencabutan gigi, rasa kebas atau aneh pada bibir atau lidah yang tak jelas penyebabnya, patch merah atau putih di lapisan dalam mulut atau lidah, serta perubahan dalam cara bicara, seperti cadel.

"Dianjurkan untuk ke dokter umum atau dokter gigi bila gejala-gejala ini tak membaik dalam tiga pekan, khususnya bila Anda minum Alkohol," ujar National Health Service.

Selain kebiasaan minum alkohol dan merokok, ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko kanker mulut. Salah satunya adalah infeksi human papilloma virus (HPV).hlt/okl

Tag :

Berita Terbaru

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Golkar Madiun Bidik Tambah Kursi, Hari Wuryanto Disiapkan Lagi untuk Pilkada 2030

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Partai Golkar Kabupaten Madiun mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 dan Pilkada 2030. Konsolidasi hingga tingkat a…

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…

Sambil Tunggu Putusan Hak Asuh, Pemkot Titipkan Anak Pasutri Viral ke Rumah Aman Kota Surabaya

Sambil Tunggu Putusan Hak Asuh, Pemkot Titipkan Anak Pasutri Viral ke Rumah Aman Kota Surabaya

Minggu, 09 Agu 2026 15:45 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus viralnya di media sosial (medsos) terkait pengasuhan anak berinisial A dari pasangan suami istri (pasutri)…

Mulai Pasang Portal dan CCTV, Pemkot Surabaya Benahi Parkir Makam Keputih

Mulai Pasang Portal dan CCTV, Pemkot Surabaya Benahi Parkir Makam Keputih

Minggu, 09 Agu 2026 15:40 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul banyaknya keluhan warga terkait tarif parkir yang melebihi ketentuan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membenahi sistem…

Musim Kemarau, Dam Jejeruk Magetan Jadi Hidden Gem Gratis Bernuansa Alam

Musim Kemarau, Dam Jejeruk Magetan Jadi Hidden Gem Gratis Bernuansa Alam

Minggu, 09 Agu 2026 15:22 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berakhir pekan tidak perlu merogoh kocek untuk menikmati wisata alam yang banyak menawarkan berbagai keindahan dan spot menarik.…

Efektifkan Upaya Pemadaman, TNBTS Tutup Total Akses Wisata Kawasan Gunung Bromo

Efektifkan Upaya Pemadaman, TNBTS Tutup Total Akses Wisata Kawasan Gunung Bromo

Minggu, 09 Agu 2026 15:00 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya mengefektifkan pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo yang sempat terbakar hebat, saat ini Balai Besar Taman…