Lahan TPA Terbatas, Ning Ita Minta Optimalkan Bank Sampah dan Budidaya Maggot

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 25 Jan 2023 16:08 WIB

Lahan TPA Terbatas, Ning Ita Minta Optimalkan Bank Sampah dan Budidaya Maggot

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto -  Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya meminimalisir timbunan sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randegan.Salah satunya dengan mengoptimalkan Bank Sampah di masing-masing lingkungan, serta melalui budidaya maggot.

Hal ini disampaikan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Selasa (24/1/2023).

Baca Juga: Terbuka Untuk Umum, Open House Pj Wali Kota Ali Kuncoro Diserbu Warga

Sosok wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut mengatakan, saat ini TPA Randegan yang memiliki luas lahan sekitar 6 hektar tersebut sudah hampir penuh. Untuk itu harus ada skema yang jitu guna mengurangi timbunan sampah tersebut. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali Bank Sampah dan budidaya maggot.

"Skema yang harus dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dengan alokasi anggaran yang ada di kelurahan itu adalah yang pertama mengaktifkan kembali Bank Sampah, ini juga bisa disinergikan dengan BPKPD melalui program Bayar Pajak Pakai Sampah di Kota Mojokerto (BAPAK SAMERTO),” ujarnya.

Baca Juga: Pastikan Pelayanan Berjalan Baik saat Libur Lebaran, Pj Wali Kota Mojokerto Sidak Puskesmas dan Rumah Sakit

Lebih lanjut dijelaskan, kedepan dengan menggunakan sampah selain dapat dipergunakan untuk membayar pajak, juga akan dikembangkan untuk membayar listrik, PDAM, serta iuran lingkungan. Selain Bank Sampah, Ning Ita juga mengatakan, upaya mengurangi timbunan sampah juga dapat dilakukan melalui budidaya maggot.

“Sampah basah dapat digunakan untuk pakannya maggot. Seperti nasi sisa kemarin, sayur sisa kemarin, kulit buah-buahan, dan lain sebagainya. Maggot ini juga bisa menghasilkan uang karena bernilai ekonomi. Maggot bisa digunakan untuk pakan ikan dan unggas menggantikan pelet yang merupakan produksi pabrikan,” terangnya.

Baca Juga: Pj Wali Kota Mojokerto Larang Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik dan Liburan

Dengan adanya maggot yang dibudidaya sebagai pakannya ikan seperti lele, biaya produksinya juga dapat menurun, sehingga keuntungan menjual lele yang telah dibudidaya akan lebih besar, karena biaya membeli pakan menurun namun harga jualnya tetap. Dwi

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU