Dokter: Cara Menyikat Gigi yang Tepat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Masih banyak orang menganggap remeh cara menyikat gigi yang tepat. Padahal kesalahan dalam menyikat maupun merawat gigi dapat menyebabkan sakit gigi.

Prostodontis dan implantalolog, dr Diksha Tahilramani Batra, menjelaskan lima kesalahan umum yang dilakukan orang saat menyikat gigi dan tips untuk memperbaikinya, seperti dikutip dari Hindustan Times, Jumat (10/2/2023).

Tidak menggunakan sikat gigi yang benar. Mitos terbesar pada zaman saat ini adalah membeli sikat gigi sedang atau keras agar pembersihan lebih efektif. Itulah yang menyebabkan kerusakan maksimum selama bertahun-tahun dengan menghilangkan gigi alami yang sehat akibat perawatan yang berlebihan. Hal utama yang perlu diingat adalah sikat berkepala kecil dengan bulu lembut adalah yang terbaik karena paling baik untuk menghilangkan plak dan kotoran dari gigi.

Menggunakan pasta gigi antisensitivitas atau pemutih secara permanen. Pasta gigi sensitif dimaksudkan untuk digunakan selama jangka waktu yang ditentukan. Pasta gigi harus melindungi gigi dan gusi. Kombinasi pasta yang mengandung fluoride melindungi gigi dari pembusukan dan bagian berbasis gel memiliki sifat antibakteri untuk mencegah penyakit gusi dan bau mulut.

Menyikat terlalu cepat atau terlalu sering. Pastikan tidak menyikat gigi lebih dari dua kali sehari. Menyikat gigi secara berlebihan dapat merusak gusi dan enamel. Tidak perlu banyak tekanan untuk menghilangkan plak.

Sebagian besar praktisi gigi menyarankan menyikat menggunakan tekanan yang sangat seimbang. Studi menunjukkan, menyikat gigi dua kali sehari dan sekitar dua sampai tiga menit setiap kali, sangat bagus untuk menjaga kebersihan mulut yang baik.

Menyikat gigi dengan keras. Menyikat gigi dengan keras merusak gusi dan tidak baik untuk Anda. Menyikat berlebihan, lebih dari tiga sampai empat kali juga buruk bagi gigi. Anda harus selalu memperhatikan keseimbangan dalam menyikat gigi yang menjaga kesehatan gigi. 

Menyikat sekali sehari saja sudah cukup. Pada umumnya seruan menyikat gigi adalah dua kali sehari, namun mayoritas populasi hanya menyikat sekali sehari. Alasan di balik menyikat gigi dua kali sehari adalah untuk menghilangkan efek bakteri pada gigi yang jika dihancurkan dalam 12 jam dapat mencegah kerusakan. Akan tetapi jika dibiarkan selama 24 jam dapat menandai awal pembusukan dan masalah gigi lainnya.hlt/ggi

Tag :

Berita Terbaru

Genjot Pemeliharaan Jalan, Pemkot Surabaya Gelontor Anggaran Rp 40 M

Genjot Pemeliharaan Jalan, Pemkot Surabaya Gelontor Anggaran Rp 40 M

Minggu, 22 Feb 2026 18:31 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat penanganan jalan berlubang dengan mengerahkan sembilan tim Satuan Tugas…

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Penataan pedagang kaki lima (PKL) di ruas jalan momentum Car Free Day (CFD) alun alun Sidoarjo ke lapangan Mall Pelayanan Publik…

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ks (40) warga Desa Bululawang Kec Bakung Kabupaten Blitar dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad wanita yang mengambang di alirang…

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun…

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pasar Takjil Ramadhan kembali hadir menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 di Pasar Rakyat Ketidur, Kecamatan Prajurit…

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Destinasi wisata Sumber Takir, yang merupakan sebuah pemandian alami yang terletak di Dusun Krajan Barat, Desa Jokarto, Kecamatan…