Gunakan Earphone Terlalu Lama Bahayakan Indra Pendengaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

 

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sebagian orang memilih memakai headphone untuk menghilangkan suara yang tidak diinginkan atau mendengarkan musik secara privasi. Namun, sering kali, orang lupa bahwa menyumbat telinga selama berjam-jam dapat membahayakan indra pendengaran dan juga tubuh.

Selain menyebabkan kerusakan, earphone juga bisa membuat seseorang kecanduan. Suara yang berasal dari earphone berdampak besar pada gendang telinga menyebabkan kerusakan permanen.

Dalam dekade terakhir ini, efek merusak dari paparan musik bervolume keras yang berlebihan dari earphone portabel telah mendapat perhatian. Ada juga kekhawatiran yang meningkat karena headphone sering didengarkan dengan volume yang tidak aman.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa sekitar satu miliar anak muda di seluruh dunia berisiko kehilangan fungsi pendengaran karena penggunaan headphone yang terlalu lama. Berikut beberapa efek samping penggunaan headphone atau earphone dalam waktu lama setiap hari, seperti dikutip dari Times Now News.

Pertama, gangguan pendengaran. Mendengarkan musik dengan suara tinggi secara terus-menerus dari earphone atau headphone memengaruhi pendengaran. Kapasitas pendengaran telinga hanya 90 desibel, yang berkurang menjadi 40-50 desibel dengan mendengarkan terus menerus, sehingga Anda tidak akan dapat mendengar suara yang jauh.

Kedua, risiko penyakit jantung. Mendengarkan musik melalui headphone atau earphone, menurut pakar kesehatan, tidak baik untuk telinga dan juga jantung. Tidak hanya membuat detak jantung menjadi lebih cepat, tetapi juga menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada jantung.

Ketiga, sakit kepala. Gelombang elektromagnetik yang dipancarkan dari headphone dan earphone berdampak buruk pada otak, menyebabkan sakit kepala berdenyut dan migrain. Banyak orang juga menderita gangguan tidur, susah tidur atau insomnia, atau bahkan sleep apnea.

Keempat, Infeksi telinga. Earphone yang dicolokkan langsung ke liang telinga bisa menjadi penghalang saluran udara. Penyumbatan kemudian dapat menjadi penyebab umum dari berbagai jenis infeksi telinga, termasuk pertumbuhan bakteri.

Para ahli merekomendasikan untuk menghindari berbagi earphone dengan siapa pun. Sebab, bakteri berbahaya dapat berpindah dari satu telinga ke telinga lainnya.

Kelima, kurang focus. Earphone berukuran sangat kecil tetapi dapat berdampak besar pada gendang telinga. Suara bergerak dari telinga ke otak dan memengaruhi sistem saraf, menyebabkan seseorang kurang fokus.

Kekuatan fokus dan konsentrasi bisa menjadi lemah karena penggunaan earphone yang berlebihan dalam waktu lama.

Keenam, meningkatnya stres dan kecemasan. Penggunaan headphone dalam waktu lama dapat memengaruhi kehidupan sosial, kesehatan mental, dan kemampuan seseorang untuk tampil di tingkat optimal.

Ketujuh, ketidakmampuan belajar. Ketidakmampuan belajar adalah hasil umum dari gangguan pendengaran karena paparan kebisingan yang kronis dan terus-menerus di ruang kelas dapat memengaruhi kinerja akademik anak dalam membaca, kemampuan, pemahaman, dan ingatan.

Studi menunjukkan bahwa anak-anak yang terpapar lingkungan belajar yang bising memiliki skor penilaian yang lebih rendah pada tes standar.hlt/ear

Tag :

Berita Terbaru

Genjot Pemeliharaan Jalan, Pemkot Surabaya Gelontor Anggaran Rp 40 M

Genjot Pemeliharaan Jalan, Pemkot Surabaya Gelontor Anggaran Rp 40 M

Minggu, 22 Feb 2026 18:31 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat penanganan jalan berlubang dengan mengerahkan sembilan tim Satuan Tugas…

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

DPRD Sidoarjo: Pedagang Kecil Sebagai Urat Nadi Ekonomi Kerakyatan Wajib Dihidupkan

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Penataan pedagang kaki lima (PKL) di ruas jalan momentum Car Free Day (CFD) alun alun Sidoarjo ke lapangan Mall Pelayanan Publik…

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ks (40) warga Desa Bululawang Kec Bakung Kabupaten Blitar dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad wanita yang mengambang di alirang…

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun…

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pasar Takjil Ramadhan kembali hadir menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 di Pasar Rakyat Ketidur, Kecamatan Prajurit…

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Destinasi wisata Sumber Takir, yang merupakan sebuah pemandian alami yang terletak di Dusun Krajan Barat, Desa Jokarto, Kecamatan…