Operasi Keselamatan Semeru, 15 Pengendara Ditindak Karena Mabuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar razia giat Operasi Keselamatan Semeru 2023. SP/Ariandi
Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar razia giat Operasi Keselamatan Semeru 2023. SP/Ariandi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Jajaran Satlantas Polrestabes Surabaya menggelar razia dalam melaksanakan giat Operasi Keselamatan Semeru 2023 dengan metode stasioner, selektif prioritas, Minggu (12/02/2023) dini hari pukul 02.00 WIB.

Razia yang dipusatkan di Jalan Gubernur Suryo Surabaya depan Gedung Negara Grahadi, dengan sasaran pengunjung tempat hiburan malam Vertique dan W Superclub.

Pengendara dan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan seperti spion dan helm. Serta indikasi pelaku balap liar kebut-kebutan dan knalpot brong.

Dalam pelaksanaannya, ada satu pengendara mobil yang diantarkan atau disupiri oleh petugas untuk pulang ke rumahnya karena kondisi kurang sadar akibat mabuk berat, dengan perilaku berkendara yang dapat membahayakan.

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman menjelaskan, Operasi Keselamatan Semeru 2023 dengan metode stasioner akan berlangsung hingga tanggal 20 Februari 2023.

Hasil dari razia tersebut berupa teguran simpatik roda dua sebanyak 7 pelanggaran knalpot brong, tidak dilengkapi spion dan tidak menggunakan helm.

Teguran simpatik roda empat sebanyak 15 pengendara dibawah pengaruh alkohol yang pulang dari tempat hiburan malam.

"Ada 15 orang pengemudi dalam keadaan terpengaruh alkohol berdasarkan alat test alcohol breath analyzer yang kemudian diberikan peringatan, edukasi, pemahaman dan himbauan,” jelas Arif, Minggu (12/02/2023) dini hari, kepada wartawan harian Surabaya Pagi. 

Kegiatan razia yang dipusatkan dekat dengan tempat hiburan, dilakukan berdasarkan Anev tingginya Laka lantas pada dini hari di akhir pekan yang disebabkan pengemudi mabuk.

Kesadaran pengunjung tempat hiburan malam / RHU sekitar Surabaya masih rendah untuk menahan diri agar tidak mengemudi dibawah pengaruh alkohol yang beresiko ditimbulkan laka lantas.

“Kegiatan serupa perlu digiatkan serupa secara rutin pada lokasi-lokasi dekat tempat hiburan malam lainnya,” imbuh Kasat Lantas.

Kedepannya, perlu dilakukan diskusi dan Sosialisasi kepada Asosiasi Pengelola Tempat Hiburan Malam terkait peran serta dan tanggung jawab terhadap Resiko berkendara di bawah pengaruh alkohol yang dapat menyebabkan hilangnya konsentrasi serta kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal. Ari

Berita Terbaru

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Usai Uang Asing, Ada Suap dengan Logam Mulia

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK mulai menganalisis fenomena suap dengan emas.  Dalam OTT terhadap pejabat Bea Cukai Jakarta, KPK sita Logam mulia seberat 2,5 …

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Diduga Tersandung Suap

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Fitroh Rohcahyanto, pimpinan KPK berlatar belakang jaksa  menyatakan OTT di PN Depok, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan …