Ahli: Make Up Berlebih Bisa Sebabkan Kulit Iritasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Seorang ahli memperingatkan bahwa kebiasaan dan produk tertentu dapat memiliki risiko yang buruk pada kulit. Pakar kecantikan dari Doctors Formula Cosmeceuticals, Diane Ackers, mengatakan bahwa bahan kimia, tabir surya tambahan, dan beberapa bahan atau pengawet dapat menyebabkan kulit menjadi reaktif dengan mengganggu mikrobioma. Mikrobioma sendiri merupakan perisai pelindung kulit yang tak terlihat yang melindungi kita dari serangan patogen setiap hari.

"Semua reaksi ini dapat digolongkan ke dalam kondisi dermatitis kontak iritan, dermatitis kontak alergi, atau jerawat yang disebabkan oleh kosmetik,” kata Ackers seperti dilansir Express, Senin (13/2/2023).

Menurut Ackers, penggunaan make up yang berlebihan, kebiasaan membersihkan wajah yang buruk, atau penggunaan make up yang tidak sesuai dengan jenis kulit tertentu, bisa menyebabkan masalah pada kulit. Misalnya penggunaan foundation dengan hasil akhir dewy yang digunakan pada jenis kulit berminyak akan memicu masalah.

Pasalnya, itu bisa membuat kulit menjadi terlalu lembap sehingga tidak cocok dengan kulit yang memproduksi sebum alami yang berlebih. “Tidak hanya itu, pembaruan sel kulit yang mungkin lebih cepat daripada jenis kulit normal, memicu lapisan minyak dan kotoran menjadi terperangkap, dan memungkinkan bakteri berkembang biak,” kata Ackers.

Begitu juga sebaliknya, foundation dengan hasil akhir matte, ketika digunakan pada kulit yang sangat kering dan dehidrasi dapat membuat jaringan kulit semakin kering. Lalu menyebabkan dehidrasi yang berlebihan, garis-garis halus, dan pada akhirnya mempercepat penuaan pada kulit jika tidak diobati.

Lantas apa saja gejala dermatitis kontak iritan yang harus diwaspadai? Menurut Ackers, tanda-tanda yang harus diwaspadai termasuk kemerahan, ruam, kesemutan atau kulit gatal. Sementara itu, pada kasus dermatitis kontak alergi yang lebih parah, efeknya bisa mirip dengan dermatitis kontak iritan, namun terkadang juga diikuti pembengkakan, sensasi terbakar, dan pengelupasan kulit.

"Yang terakhir adalah bintik-bintik kecil seperti melepuh, pori-pori yang tersumbat parah, masuknya komedo dan milia yang biasanya terkait dengan jerawat yang disebabkan oleh kosmetik," jelas Ackers.

Untuk mengatasinya, Ackers menyarankan beberapa hal. Pertama, segera hentikan penggunaan produk kosmetik lantaran semakin lama menggunakan make-up, semakin parah kondisi kulitnya. Lalu, mintalah saran medis dari dokter umum, apoteker, atau dokter kulit yang kemungkinan akan merekomendasikan kombinasi histamin dan steroid.

"Mereka mungkin juga merekomendasikan patch testing untuk mencoba dan menemukan apa yang menyebabkan ruam pada awalnya sehingga kamu tahu bahan kosmetik apa yang perlu dihindari di masa depan," kata Ackers.hlt/mkp

Tag :

Berita Terbaru

Dana KIP Kuliah Mahasiswa Unisla Diantaranya Dibelikan 3 Unit Mobil Operasional

Dana KIP Kuliah Mahasiswa Unisla Diantaranya Dibelikan 3 Unit Mobil Operasional

Senin, 13 Jul 2026 19:40 WIB

Senin, 13 Jul 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dana bantuan beasiswa mahasiswa Unisla yang semestinya dipergunakan untuk biaya perkuliahan, namun oleh Universitas Islam Lamongan…

Banggar DPRD Jatim Rekomendasikan Digitalisasi Retribusi Daerah, Cahyo : Pemprov Harus Modern

Banggar DPRD Jatim Rekomendasikan Digitalisasi Retribusi Daerah, Cahyo : Pemprov Harus Modern

Senin, 13 Jul 2026 18:29 WIB

Senin, 13 Jul 2026 18:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat diversifikasi basis pendapatan a…

Dicecar Hakim, Sekda Madiun Akui Permintaan CSR ke STIKES BHM Tak Sesuai Aturan  ‎

Dicecar Hakim, Sekda Madiun Akui Permintaan CSR ke STIKES BHM Tak Sesuai Aturan ‎

Senin, 13 Jul 2026 18:01 WIB

Senin, 13 Jul 2026 18:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Sekda Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto akui permintaan Corporate Social Responsibility (CSR) ke yayasan STIKES Bakti Husada Mulia (…

Wakili Lomba Wana Lestari Nasional 2026, Tulungagung Komitmen Jaga Kelestarian Hutan Berkelanjutan

Wakili Lomba Wana Lestari Nasional 2026, Tulungagung Komitmen Jaga Kelestarian Hutan Berkelanjutan

Senin, 13 Jul 2026 17:47 WIB

Senin, 13 Jul 2026 17:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Kabupaten Tulungagung melalui Kelompok Tani Hutan Sumber Lestari Desa Samar Kecamatan Pagerwojo sukses meraih juara pertama…

Kagumi Sosok Prabowo, Danrem 082/CPYJ Borong Lukisan Sang Presiden di Pameran Karya Jurnalistik Sunrise Mall

Kagumi Sosok Prabowo, Danrem 082/CPYJ Borong Lukisan Sang Presiden di Pameran Karya Jurnalistik Sunrise Mall

Senin, 13 Jul 2026 17:45 WIB

Senin, 13 Jul 2026 17:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komandan Korem (Danrem) 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ), Kolonel Inf. Batara Alex Bulo, memberikan apresiasi tinggi terhadap…

SKANDAL PAJAK INCLUDE! Siasat TP DPRD Ponorogo Berujung Seret Puluhan Dewan ke Kejaksaan

SKANDAL PAJAK INCLUDE! Siasat TP DPRD Ponorogo Berujung Seret Puluhan Dewan ke Kejaksaan

Senin, 13 Jul 2026 17:12 WIB

Senin, 13 Jul 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Pusaran kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo periode …