Gubernur Khofifah Dorong Peningkatan Ekspor Ikan Koi Blitar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri kontes ikan koi di Blitar. Foto: Pemprov Jatim.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri kontes ikan koi di Blitar. Foto: Pemprov Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Data Dinas Peternakan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Blitar mencatat bahwa produksi ikan hias di Kabupaten Blitar pada tahun 2021 didominasi oleh ikan koi dengan jumlah mencapai 222.437.851 ekor (99%). Selain jumlah produksinya yang tinggi, kualitas ikan koi yang dihasilkan juga bagus.

Kemudian, di posisi kedua disusul oleh ikan hias dengan jumlah produksi 704.000 ekor. Ikan hias ini antara lain, ikan gupi, ikan siklid oscar dengan jumlah produksi 641.000 ekor, ikan barbir dengan jumlah produksi 262.000 ekor dan ikan cupang 210.000 ekor.

Melihat data tersebut, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mendorong maksimalisasi  budidaya ikan koi di Desa Sumberingin, Kabupaten Blitar yang menurutnya sangat potensial. Khofifah optimistis, ikan koi Blitar dapat menjadi salah komoditas ekspor andalan Jatim.

"Ikan koi Blitar ini sudah punya nama. Potensinya luar biasa besar untuk membangkitkan perekonomian warganya. Salah satunya di Desa Sumberingin," kata Khofifah, Sabtu (18/2/2023).

Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya kualitas Ikan Koi Blitar telah terkenal, baik di tingkat nasional maupun mancanegara.

"Tak hanya jumlah produksinya yang tinggi, kualitas ikan koi yang dihasilkan juga bagus. Oleh karena itu, ikan koi Blitar bisa tembus pasar mancanegara," ujarnya.

"Keberhasilan Blitar membudidayakan ikan koi berkualitas tak lepas dari tingginya antusias warga," imbuhnya.

Bahkan pada tahun lalu, tepatnya pada 9 Juli 2022, Blitar melepaskan ekspor 80 ekor ikan koi ke Malaysia melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya I, Jawa Timur.

"Alhamdulillah, tahun lalu ekspor perdana ikan koi Blitar ke Malaysia dengan melepas sebanyak 80 ekor," tuturnya.

Lebih lanjut, data DKP Kabupaten Blitar juga menunjukkan bahwa ikan koi yang diproduksi oleh pembudidaya dikelompokan menjadi beberapa grade sesuai permintaan pasar.

Grade ikan dibedakan berdasarkan ukuran tubuh, bentuk tubuh, corak warna, dan bagian-bagian tubuh ikan. Untuk menghasilkan ikan Koi yang berkualitas maka dilakukan seleksi sampai 4 kali yang memakan waktu selama kurang lebih 8 bulan.

Sementara jenis ikan koi yang diproduksi di Blitar ada berbagai macam seperti Kohaku, Sanke, Asagi, Showa Sanshoku, Tancho, Hi Utsuri, Kinginrin, Shusui, Platinum, dan beberapa jenis ikan koi lainnya.

Mengingat potensi pasar yang masih luas, Khofifah berharap agar budidaya ikan hias, terutama ikan koi di Blitar kian digenjot. Melalui budidaya ini, menurutnya, Kabupaten Blitar dapat menjadi pusat koi Jatim bahkan Indonesia. Sehingga semakin mengukuhkan Blitar sebagai tempat jujugan para peminat dan kolektor Ikan Koi.

"Untuk itu perlu sinergitas dan kolaborasi yang kuat. Baik antara warga sebagai para pelaku budidaya maupun pemerintah daerah. Saya minta pemda memberikan dukungan penuh agar pelaku UMKM budidaya ikan koi semakin meningkat dari segi kualitas maupun produksinya," terangnya.

Dengan berkembangnya produktivitas ikan koi di Blitar, diharapkan juga bisa berimbas pada peningkatan kesejahteraan warga. Sehingga, komoditas unggulan ini bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Blitar. blt

Berita Terbaru

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…

Ayo Nonton Wayang Kulit di Depan Gedung DPRD Jatim, Lakon Wahyu Jitabsara

Ayo Nonton Wayang Kulit di Depan Gedung DPRD Jatim, Lakon Wahyu Jitabsara

Selasa, 27 Okt 2026 14:53 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelestarian budaya tradisional terus dilakukan DPRD Jawa Timur melalui Pagelaran Wayang Kulit DPRD Jatim 2026 gratis dalam…

Cegah Penularan TBC, Dinkes Kota Batu Perkuat TPT Bagi Masyarakat Kontak Erat

Cegah Penularan TBC, Dinkes Kota Batu Perkuat TPT Bagi Masyarakat Kontak Erat

Selasa, 27 Okt 2026 14:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai upaya menekan risiko penularan, mengingat kontak erat memiliki kemungkinan lebih tinggi terpapar bakteri Tuberkulosis (TBC),…

Pemkab Dukung Aksi Mewarnai Batik Pring Sedapur bagi Anak RA/TK se Magetan

Pemkab Dukung Aksi Mewarnai Batik Pring Sedapur bagi Anak RA/TK se Magetan

Selasa, 27 Okt 2026 14:37 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menindaklanjuti adanya rencana kegiatan edukatif “Aksi Mewarnai Gambar Batik Pring Sedapur Anak RA/TK se-Kabupaten Magetan”, Pem…