Dukung UMKM, Pemkab Trenggalek Gencar Adakan Kegiatan di Tempat Wisata

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat membuka Musrenbangkab RKPD di Kampoeng MTS Wisata Edukasi Agrowisata, Desa Karanganom. Foto: Kominfo Trenggalek.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat membuka Musrenbangkab RKPD di Kampoeng MTS Wisata Edukasi Agrowisata, Desa Karanganom. Foto: Kominfo Trenggalek.

i

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek saat ini tengah menggeber pelaksanaan kegiatan pemerintahan di sejumlah tempat wisata. Hal tersebut bertujuan untuk memacu pertumbuhan ekonomi di sektor non formal.

Salah satu langkah untuk memacu ekonomi di sektor non formal yaitu dengan memberi dukungan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di Kabupaten Trenggalek. Pasalnya, pelaku UMKM di Kabupaten Trenggalek memiliki peran besar dalam menggerakkan roda perekonomian.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, menurut survei Badan Pusat Statistik (BPS), masyarakat Bumi Menak Sopal sebagian besar berkutat di sektor non formal seperti UMKM.

Maka dari itu, dengan menggeser sejumlah kegiatan pemerintahan di tempat wisata diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab, banyak pelaku UMKM mencari nafkah di wilayah tempat wisata.

“Evaluasi kami maupun saran BPS, kami perbanyak event di tempat-tempat wisata yang kami optimalkan,” kata Nur Arifin.

Ia memberi contoh saat menggelar kegiatan Musrenbangkab 2023 di Kampoeng MTS Wisata Edukasi Agrowisata, Desa Karanganom, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek beberapa waktu lalu.

“Jadi tidak hanya di hotel, tapi saya minta setiap acara libatkan desa-desa sehingga pendapatan pun bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar,” ujarnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini menilai, penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tempat wisata secara tidak langsung dapat menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Pasalnya, baik kuliner maupun pernak-pernik lainnya melibatkan langsung masyarakat setempat.

Mas ipin pun memberi contoh lain misalnya, kegiatan Mening Deh. Jika ada anggaran, lanjut Mas Ipin, warga desa yang dilibatkan akan mendapatkan pemasukan.

“Oh ternyata kalau ada event ada pemasukan. Kalau ada event yang bikin botok, jamu, kue, jajanan lain, produk kerajinan jadi laku,” tuturnya.

Dengan adanya event itu, Mas Ipin optimisris dapat menciptakan pangsa pasar sehingga komoditas sektor non formal bisa laku terjual. Sehingga, ada perputaran ekonomi dalam kegiatan itu yang berorientasi pada tingkat kesejahteraan para pelaku ekonomi sektor non formal.

Oleh sebab itu, Mas Ipin mengajak menghidupkan event desa-desa. Apalagi Kabupaten Trenggalek tengah merintis 100 desa wisata anyar yang berpotensi menggerakkan ekonomi lokal.

“Dengan begitu ada uang yang didapatkan masyarakat dan ekonominya bergerak,” tutupnya. trg

Berita Terbaru

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Sidang Tambang Ilegal, Jaksa Sebut Nama PT Merak Jaya Beton

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Mojokerto – PT Merak Jaya Beton disebut dalam dakwaan JPU (Jaksa Penuntut Umum) dalam sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto. Pabrik beton ini d…

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Siswa SMKN 1 Sidoarjo Gelar Karya Siswa Buka Service Motor Berkeliling

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Luar biasa program gelar karya siswa profesional sejak masa pendidikan. Siswa SMKN 1 Sidoarjo melakukan layanan perbaikan…

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Tahap II Rampung, Kades Jenangan Ponorogo Siap Disidang, Kuasa Hukum Kecewa Tak Ada TSK Baru

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:12 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Proses hukum kasus dugaan korupsi penambangan ilegal di lahan aset desa (tanah kas desa/TKD) Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, K…

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun 

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 17:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Program pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih berjalan lambat. Proyek…

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Gedung Berganti Kepemilikan, SPPG di Lamongan Diminta Dikosongkan

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Sejumlah persoalan terkait pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lamongan terus bermunculan. Terbaru,  pengelola SP…

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Korban Nyaris Bunuh Diri, Keluarga Desak Polresta Sidoarjo Tangkap dan Tahan Pelaku Pencabulan Remaja 17 Tahun

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, ​Sidoarjo - Dugaan kasus pencabulan yang menimpa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun kini menjadi sorotan tajam. Korban dilaporkan me…