Pria Paruh Baya Tewas dengan Kepala Putus Akibat Bunuh Diri di Perlintasan Kereta Api

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Inafis Polrestabes Surabaya langsung Evakuasi Jenazah menggunakan Mobil Ambulance Dinsos untuk dibawa Ke rumah Sakit DR. Soetomo. SP/ Ariandi
Tim Inafis Polrestabes Surabaya langsung Evakuasi Jenazah menggunakan Mobil Ambulance Dinsos untuk dibawa Ke rumah Sakit DR. Soetomo. SP/ Ariandi

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pria Paruh baya Mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di perlintasan kereta api di Jalan Mustika Baru tepatnya di perlintasan Rel Kereta api pada Sabtu (06/05/2023). Korban Bunuh diri bernama Agus Arianto (41) warga Jalan Mustika Baru No.45, RT/ RW 09/01, Kel Ngagel, Kec Wonokromo. 

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Iptu Made menjelaskan, Korban bunuh diri di perlintasan kereta api warga Jalan Mustika Baru, Akibatnya Korban Meninggal dunia dengan Keadaan kepala terputus dengan Posisi tengkurap. 

"Menurut keterangan sebagai masinis kereta api inspeksi bahwasanya telah melintas di perlintasan kereta api Jalan Mustika baru pada pukul Sekitar 01.50 Wib. 

Selanjutnya, Sebagai masinis merasa ada yang melakukan percobaan bunuh diri. Sehingga masinis melaporkan ke petugas penjaga palang pintu Jalan Mustika Baru dan dilakukan pengecekan oleh petugas penjaga palang pintu," Kata Iptu Made, Sabtu (06/05/2023) sekitar pukul 01.56 WIB,kepada Wartawan Harian Surabaya Pagi dilokasi Kejadian.

"Korban bunuh diri ditemukan dengan kondisi meninggal dunia dengan kondisi kepala terpenggal dan tubuh tengkurap dengan menggunakan baju berwarna Kuning dengan Menggunakan celana warna hitam memakai sandal jepit," jelasnya Iptu made.

Mengetahui adanya warga bunuh diri langsung menghubungi Petugas terkait Sehingga menerus kan ke 112 guna tindak lanjut.

"Petugas olah TKP oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya langsung Evakuasi Jenazah menggunakan Mobil Ambulance Dinsos untuk dibawa Ke rumah Sakit DR. Soetomo, kejadian bunuh diri telah ditangani jajaran pihak kepolisian," Imbuhnya Iptu Made. 

"Perlu diketahui Korban bunuh diri tinggal sendirian dan pihak keluarga korban telah dihubungi oleh RT setempat, mengenai motif bunuh diri masih dalam penyelidikan," Pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Pansus BUMD DPRD Jatim Bakal Jalan-Jalan ke Luar Negeri Bulan Depan

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 21:32 WIB

Surabaya, Surabayapagi.com - Dokumen resmi hasil Rapat Badan Musyawarah (Banmus) tertanggal 23 Februari 2026, tercantum agenda kegiatan Perjalanan ke Luar…

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Surabaya Raih Predikat Kota Terbaik Pertama dalam Pengelolaan Sampah se-Indonesia Tahun 2025

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kota Surabaya kembali menorehkan prestasi sebagai salah satu daerah dengan kinerja lingkungan terbaik di Indonesia. Berdasarkan…

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Dorong Ekonomi Lokal, JConnect Ramadan Vaganza 2026 Resmi Dibuka di Balai Kota Surabaya

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Halaman Balai Kota Surabaya kembali semarak dengan dibukanya gelaran JConnect Ramadan Vaganza 2026, Rabu (25/2). Event yang…

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Hakim Khawatir Orang Atasnamakan Majelis

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:40 WIB

Jelang Vonis Kamis Hari Ini, dalam Perkara Dugaan Korupsi Minyak Mentah yang Rugikan Negara Rp 285 triliun      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Hakim Ketua pe…

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Tiga Partai dan Akademisi Setuju Batas Parlemen dihapus

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:37 WIB

Hasil Pemilu 2024, Ada 50 juta hingga 60 juta Suara Rakyat Terbuang Sia-sia Akibat Parliamentary Threshold 4%     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putusan MK a…

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Pasal Praktik Nepotisme Presiden atau Wapres, Digugat ke MK

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

Rabu, 25 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemohon sebagai pemilih berpotensi tidak memiliki kesempatan memilih calon presiden pilihan sendiri secara bebas jika ada keluarga…