BKPSDM Pangandaran Sindir Kinerja Husein Ali dan Dicap Tak layak Jadi CPNS Saat Tes Kejiwaan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani dan Husein Ali kian memanas. SP/ BND
Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani dan Husein Ali kian memanas. SP/ BND

i

SURABAYAPAGI.com, Bandung - Sosok Husein Ali, guru muda di Pangandaran asal Bandung kian viral dan panas-panasnya membuat netizen semakin menurunkan kepercayaannya pada pejabat dan kinerja staf aparatur sipil negara.  Kini terbaru, Badan Kepegawaian Pengelolaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mengkritik dan mempertanyakan kinerja guru muda tersebut selama menjadi guru.

Hal ini tak lepas setelah Husein Ali Rafsanjani melaporkan sebuah instansi di Pangandaran atas pungutan liar (pungli) yang diterimanya saat baru saja diangkat menjadi ASN. Dirinya pun kini akhirnya memilih mengundurkan diri akibat begitu banyaknya tekanan, intimidasi bahkan ancaman atas laporan yang dibuatnya. 

Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani Kritik Pedas Kinerja Husein Ali

Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani yang panas mendengar curhatan guru muda tersebut justru mengkritik balik dengan mempertanyakan kinerja Husein Ali, bahkan menyebut Husein Ali dari awal tidak ingin jadi PNS.

"Kalau dilihat dari disiplin dari awal tidak layak menjadi CPNS saat tes kejiwaan tidak lulus dan tidak layak jadi PNS. Akhirnya kita usulkan minta di-her dan ternyata lulus," kata Dani, dikutip Kamis (11/05/2023).

Selain itu, ia menyebut sejak awal Husein mengundurkan diri karena tidak mau jadi PNS dan atas permintaan ibunya.

"Alasan sebenarnya dia sebetulnya tidak mau menjadi PNS itu karena diminta ibunya. Tingkat kehadiran saat dari awal juga, silakan cari tahu di lingkungan SMPN 2 Pangandaran seperti apa, jangan dari kita infonya," katanya.

Husein Ali Klarifikasi Terkait Pernyataan BKPSDM Pangandaran

Menanggapi pernyataan BKPSDM Pangandaran itu, Husein Ali memberikan jawaban telak atas hal tersebut. Dalam video yang diunggah Instagram @undercover.id pada Rabu (10/05/2023), Husein Ali memberikan tanggapannya.

Sebelumnya, Husein, guru di SMPN 2 Pangandaran ini menyampaikan permohonan maaf tentang kegaduhan yang sudah dibuatnya. Husein Ali lalu menanggapi soal pernyataan BKPSDM Pangandaran yang menyebut bahwa dirinya dari awal tidak ingin jadi pns karena cuma disuruh ibunya.

"Sekarang saya tanya kepada kalian, siapa mahasiswa pendidikan atau guru-guru yang tidak ingin bercita-cita atau ingin menjadi PNS, siapa?" tanya Husein Ali.

"Apakah pernyataan ini masuk akal atau tidak?" lanjutnya, dikutip Kamis (11/05/2023).

Ia mengungkapkan apabila memang ada pernyataan tersebut keluar dari mulutnya hal itu mungkin disebabkan posisinya yang saat itu mendapat tekanan oleh berbagai pihak saat disidang di Pangandaran.

Lebih lanjut, Husein menuturkan soal  pernyataan bahwa tidak ada anggaran APBD untuk biaya transportasi sehingga peserta latsar harus membayar.

Sementara, peserta CPNS di daerah lain bisa diberangkatkan tanpa adanya biaya.

"Lalu pertanyaan dari saya, kenapa daerah lain bisa memberangkatkan CPNSnya tanpa ada biaya transportasi?" tanya Husein Ali.

Husein pun memperlihatkan bukti isi pesan oknum diduga meminta pungli kepadanya.

"Kalau ada yg bilang itu ga wajib dan ga dipaksakan. Mohon maap banget, saya masih nyimpen semuanya," tulis Husein dalam unggahan isi chat.

Husein Ali kemudian menyebut bahwa BKPSDM mengatur biaya CPNSnya sendiri yang otomatis berarti soal pungutan liar (pungli) tersebut sudah diketahui oleh Ketua BPKSDM Pangandaran namun hanya diam saja dan membiarkan.

Kemudian, Husein Ali memberikan jawaban terkait pertanyaan kinerjanya selama ini. Husein Ali menyebut bahwa mana ada guru yang membelikan kuota muridnya bahkan di saat kondisi uangnya pas-pasan.

"Saya rasa kerja saya semaksimal mungkin yang saya sudah lakukan, mana ada guru yang didatangi muridnya untuk minta kuota pribadi ya," ujar Husein Ali.

Selain itu, Husein menyinggung soal dirinya yang sempat mengemis kepada para YouTuber dan influencer untuk minta dibelikan seragam bagi muridnya dan rupanya berhasil terkumpul uang Rp 1 juta.

"Saya Pak, saya berhasil mendapatkan Rp 1 juta dan saya kasih tanpa saya potong sedikitpun, sedikitpun Pak. Saya kasih langsung kasih ke murid saya pak, dengan baju dan perangkat sekolah lainnya," pungkasnya.

Guru Muda Pangandaran, Husein Ali Meminta Maaf

Diketahui, Husein Ali sempat meminta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang telah dibuatnya karena kasusnya memang viral di media sosial. Ia juga menjawab undangan dari Bupati Pangandaran serta pernyataan BKPSDM Pangandaran kepadanya.

“Maaf tentang kegaduhan yang saya buat, saya hanya ingin mereact tentang undangan dari Bupati dan pernyataan dari Ketua BKPSDM Pangandaran,” ujarnya. dsy/trb/ayj

Berita Terbaru

IHSG Ditutup Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebih dari Ekspektasi

IHSG Ditutup Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebih dari Ekspektasi

Selasa, 03 Nov 2026 07:03 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup menguat didukung oleh data neraca perdagangan domestik…

Tegaskan Tak Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Izin di ESDM, Bukan Danantara

Tegaskan Tak Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Izin di ESDM, Bukan Danantara

Selasa, 03 Nov 2026 07:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia,…

Menperin Dorong Pemanfaatan Momentum Positif Industri Nasional

Menperin Dorong Pemanfaatan Momentum Positif Industri Nasional

Selasa, 03 Nov 2026 06:59 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan momentum positif prospek…

50-60 Juta Ton Batu Bara RI Diduga Transit di Singapura

50-60 Juta Ton Batu Bara RI Diduga Transit di Singapura

Selasa, 03 Nov 2026 06:57 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan sebanyak 50-60 juta ton batu bara yang diekspor Indonesia…

Istri Sah Dwi Bagus Baru Tahu Suaminya Sudah Nikah Siri selama Dua Tahun

Istri Sah Dwi Bagus Baru Tahu Suaminya Sudah Nikah Siri selama Dua Tahun

Selasa, 03 Nov 2026 06:55 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha Amalia Ifl ahah, istri sah Dwi Bagus Martono, mengaku baru mengetahui suaminya memiliki istri siri yang telah dinikahi selama …

Pemakzulan Gibran Tak Jatuhkan Prabowo

Pemakzulan Gibran Tak Jatuhkan Prabowo

Selasa, 03 Nov 2026 06:53 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana, menegaskan wacana pemakzulan (impeachment) terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…