Melempem di Honda, Joan Mir: Sesuai Prediksi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembalap Repsol Honda, Joan Mir. Foto: Honda Racing Corporation.
Pembalap Repsol Honda, Joan Mir. Foto: Honda Racing Corporation.

i

SURABAYAPAGI.COM, Le Mans - Pembalap Repsol Honda, Joan Mir mengawali musim MotoGP 2023 dengan langkah yang cukup terseok-seok. Setelah empat seri berjalan, juara dunia 2020 tersebut tercatat baru sekali menyentuh garis finis, yaitu finis di posisi ke-11 di seri pembuka, GP Portimao, Portugal.

Sedangkan 3 balapan lainnya yaitu MotoGP Argentina, Amerika Serikat dan Spanyol, semuanya bermasalah.

Pebalap Spanyol itu baru mengumpulkan lima poin saja dari empat seri pertama MotoGP 2023. Alhasil, Mir duduk di posisi 20 klasemen, terpaut hampir 40 poin dari mantan rekan setimnya, Alex Rins (8), yang bergabung dengan LCR, tim satelit Honda.

Akan tetapi, nasib nahas beruntun kembali menimpa Mir. Pebalap berusia 25 tahun itu kecelakaan di sprint race Argentina yang membuatnya cedera sehingga absen di balapan hari Minggu. Selain itu, pembalap bernomor 36 ini juga kembali mengalami kecelakaan di Austin dan Jerez yang membuat dia gagal mendulang poin tambahan.

Mir mengakui masa awal bersama Honda ternyata cukup sulit. Namun, ia mengaku tidak khawatir dengan start lambat bersama pabrikan Jepang itu.

"Tidak berat, ini memang sudah daya duga sebelumnya. Anda pasti inginkan lebih, anda mulai optimistis tapi saya tahu awal-awal karier selalu sulit," kata Mir dilansir dari Crash.net, Jum’at (12/5/2023).

Bahkan, prediksi Joan Mir ini seperti masa rookienya ketika menggawangi tim pabrikan Suzuki. Mir mengatakan situasi yang dihadapinya di Honda hampir mirip dengan tahun pertama di Suzuki.  Dimana kala itu ia juga kesulitan menjinakkan motor Suzuki.

Bagaimana tidak, kala itu mantan rider Moto2 naik ke kelas MotoGP dan belum menemukan cara untuk menjinakkan motor Suzuki.

"Saya ingat start saya dengan Suzuki, menjadi seorang rookie, tanpa pengalaman, setahun di Moto2 lalu ke sana, dengan sebuah motor yang di tahun pertama tidak mudah sampai anda menemukan sesuatu,” ujarnya.

Meski sulit di awal, Mir yakin ia akan segera menemukan jalannya bersama Honda ke arah yang lebih baik.

"Situasinya sekarang sedikit mirip, tapi dengan pengalaman lebih banyak dan juga mengetahui apa yang kuinginkan agar melaju kencang. Cepat atau lambat, kami akan mencapai posisi yang pantas kami dapatkan, aku tahu," jelasnya.

Balik ke era Suzuki, di awal musim 2019 Mir hanya mencetak poin dalam satu dari lima balapan. Ia kemudian absen di dua seri pertengahan musim karena cedera. Namun, ia berjuang untuk bangkit dan akhirnya meraih podium pertama buat Suzuki di akhir musim. Kemudian pada musim berikutnya pada 2020, dia langsung merebut gelar juara dunia.

Joan Mir langsung digaet Suzuki setelah hanya semusim menghabiskan kariernya di Moto2. Di musim pertamanya bersama Suzuki, Mir finis ke-12 sebelum menggebrak dengan menjadi juara dunia MotoGP 2020, dan finis di peringkat ketiga pada musim berikutnya.

Bicara mengenai GP Le Mans, Mir mengaku mewaspadai suhu yang panas sebab bisa berdampak pada ban depan.

“Suhu yang panas, saya bermasalah setiap kali mencoba menekan, membawa lebih banyak kecepatan di tikungan, saya kehilangan ban depan. Jadi ada batasan untuk gaya saya, untuk bagaimana saya mendekati tikungan,” ucapnya.

“Kami hanya harus bersabar dan mencari solusi. Bukannya aku tidak berusaha, tapi seperti ada batas di sana. Karena jika tidak ada, Anda bisa jatuh," tutupnya. lmn

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…