SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, resmi mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 usai finis di posisi kedua dalam balapan utama Grand Prix Jepang yang digelar di Sirkuit Motegi, Minggu (28/9/2025). Meski tak finis pertama, hasil ini sudah cukup bagi Marquez untuk memastikan gelar juara dunia ketujuhnya di kelas utama MotoGP, dengan lima seri tersisa.
Balapan di Motegi berlangsung penuh drama sejak awal. Rekan setim Marquez, Francesco “Pecco” Bagnaia, tampil dominan setelah start dari posisi terdepan. Ia langsung memimpin sejak tikungan pertama dan mempertahankan posisi hingga garis finis, meraih kemenangan penuh setelah menang dalam sprint race sebelumnya.
Sementara itu, Marc Marquez sempat terlibat duel sengit dengan Pedro Acosta dan Joan Mir. Pada lap ke-11, Marquez melakukan manuver brilian untuk menyalip Acosta dan merebut posisi kedua. Balapan makin panas ketika Joan Mir menyalip Acosta di lap ke-14 dan mengamankan podium ketiga, pencapaian terbaiknya musim ini. Namun sayang, Acosta melakukan kesalahan pengereman di lap ke-19 dan terperosok jauh ke posisi ke-19.
Empat lap terakhir menjadi penentuan ketika Marquez berupaya keras menekan Bagnaia. Namun Pecco tampil sangat solid dan tak memberi celah, sehingga Marquez harus puas finis kedua, hasil yang tetap cukup untuk mengantarnya meraih titel juara dunia.
Dengan tambahan 20 poin dari posisi runner-up di Motegi, Marquez kini mengoleksi total 541 poin, unggul 201 poin dari rival terdekat sekaligus adiknya, Alex Marquez (Gresini Racing), yang hanya mampu finis keenam dan kini mengantongi 340 poin. Secara matematis, torehan tersebut membuat Alex tidak mungkin lagi mengejar perolehan Marc di lima seri tersisa musim ini.
Gelar ini merupakan yang ketujuh bagi Marc Marquez di kelas MotoGP, dan gelar kesembilannya di seluruh kelas kejuaraan dunia balap motor. Ia sebelumnya meraih gelar MotoGP pada musim 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019. Menariknya, ini adalah keempat kalinya Marquez mengunci gelar dunia di Sirkuit Motegi, setelah sebelumnya terjadi pada 2014, 2016, dan 2018.
Keberhasilan ini juga menjadi penegasan kebangkitan sang juara setelah bertahun-tahun dilanda cedera dan inkonsistensi performa. Musim ini, Marquez tampil sangat dominan bersama Ducati Lenovo, menunjukkan performa yang stabil dan agresif sejak awal musim hingga memastikan gelar lebih awal dari biasanya.
Dengan prestasi ini, Marquez kini menyamai pencapaian legenda MotoGP asal Italia, Valentino Rossi, yang juga mengoleksi tujuh gelar dunia di kelas utama. Tak hanya itu, ia juga memperkuat posisinya sebagai salah satu pembalap terbaik sepanjang sejarah MotoGP.jkt-04/raf
Editor : Redaksi