Bawa Sajam ke Depan Pendopo,10 Warga Banyoneng Laok Diamankan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pihak kepolisian saat menggeledah kerumunan warga Banyoneng Laok di depan Pendopo Agung.
Pihak kepolisian saat menggeledah kerumunan warga Banyoneng Laok di depan Pendopo Agung.

i

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - 10 orang warga Banyoneng Laok, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan diamankan aparat Polres Bangkalan saat tengah berkerumun di depan Pendopo Agung, Senin (15/5/2023) siang.

Sebelum diamankan, aparat terlebih dahulu melakukan penggeledahan. 10 orang yang diamankan kedapatan membawa senjata taja mulai dari pisau belati, celurit hingga parang.

Mereka kemudian dibawa ke bekas Gedung DPRD Bangkalan yang kini dipakai sebagai ruang pemeriksaan Satreskrim Polres Bangkalan.

Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya belum bisa memastikan alasan kenapa orang-orang itu membawa senjata tajam.

“Apakah akan ada tersangka, tunggu pemeriksaan selesai, Masih diperiksa,” katanya.

Sejak Senin pagi, puluhan orang nampak berkerumunan di depan Pendopo Agung. Mereka duduk-duduk berkelompok di bawah pohon. Pada saat yang sama, di dalam pendopo sedang berlangsung acara klarifikasi oleh panitia Pilkades tingkat kabupaten kepada panitia Pilkades Desa Banyoneng Laok, Kecamatan Geger.

Orang-orang yang berkerumun di luar Pendopo itu adalah warga Banyoneng Laok yang sedang menunggu hasil dari klarifikasi tersebut.

Sebagaimana diketahui, Pilkades Banyoneng Laok menjadi satu-satunya desa yang proses perhitungan perolehan suaranya masih bermasalah. Masalah ini disebabkan adanya protes dari pendukung salah satu calon yang menuntut penghitungan ulang.

Forkompinda Bangkalan telah berupaya memediasi masalah ini namun tak ada jalan keluar. Sehingga diputuskan semua kotak suara dibawa dan disimpan di Pendopo Agung.

Pilkades Banyoneng Laok sendiri diikuti dua calon yaitu Latifah dan Syafi’i. Hasil Perhitungan menunjukkan selisih peroleh suara keduanya hanya terpaut empat suara. Syafii memperoleh 1663 suara, sementara Latifah memperoleh 1667 suara.

Versi hitungan panitia Latifa keluar sebagai pemenang. namun dalam hitungan versi pendukung Syafi’i, dialah yang menang. wah

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…