Viral Aksi Demo Massa Buruh Pabrik Sepatu Surabaya, Gara-Gara Gaji Turun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan operator PT SS Utama, produsen sepatu Ardiles di Surabaya, Jawa Timur. SP/ SBY
Kegiatan operator PT SS Utama, produsen sepatu Ardiles di Surabaya, Jawa Timur. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini tengah viral adanya video yang memperlihatkan aksi demo massal buruh pabrik. Pabrik tersebut diketahui merupakan PT SS Utama, produsen sepatu Ardiles di Surabaya, Jawa Timur.

Dalam video tersebut memperlihatkan aksi demo massa buruh di tempat kerja gegara gajinya diturunkan Rp 105.000/bulan viral di media sosial. Dalam video itu, terlihat pihak perusahaan mempersilakan karyawan untuk keluar jika tidak terima dengan aturan baru tersebut.

Pemotongan gaji ini disebabkan oleh kondisi ekonomi global yang lesu pada waktu itu, yang mengharuskan perusahaan mengurangi produksi untuk bertahan.

Perusahaan sepatu tersebut menyatakan bahwa kebijakan pemotongan gaji menjadi langkah terpaksa yang harus mereka ambil untuk menghadapi tantangan ekonomi yang sulit. 

Sebagai alternatif, perusahaan memberikan dua opsi kepada para buruh: mereka yang ingin tetap bekerja dapat melakukannya tanpa pemotongan gaji, sementara mereka yang tidak setuju dengan kebijakan tersebut diperbolehkan untuk tidak bekerja tanpa ada sanksi atau penahanan.

"Saya ngomong jujur di depan Anda semuanya dengerin ya, bagi yang mau silahkan (bekerja), nggak mau silahkan keluar, keluar semua pun ndak papa, itu kemampuan perusahaan," kata pria dalam video itu, dikutip dari akun @K*me*keuSG, dikutip Rabu (24/05/2023).

"Yang provokasi sampean (Anda) juga saya tahu orangnya siapa, tapi kalau mereka bisa mencarikan (uang) sampean silahkan, ikut yang memprovokasi. Kalau nggak bisa bergabung dengan kita silakan (keluar), pintunya luas," lanjutnya.

Setelah mendengar perkataan itu, semua karyawan yang berdemo sontak terdiam dalam beberapa detik, sampai akhirnya ada seseorang yang berkata 'SAYA PULANG'. Sikap itu langsung diikuti oleh semua karyawan dan demo pun bubar.

Klarifikasi PT SS Utama: Itu Video Lama Januari 2023

Sementara itu, menurut Eka selaku operator PT SS Utama menjelaskan video yang viral itu merupakan video lama yang direkam pada Januari 2023.

"Sekarang masih kerja kok, itu video lama. Setelah kejadian itu besoknya langsung pada masuk seperti biasa. Ini masih pada produksi," katanya, dikutip Rabu (24/05/2023).

Eka mengatakan, keputusan karyawan untuk bekerja kembali itu tanpa paksaan dari perusahaan. Atas keinginan sendiri, mereka disebut mau bekerja lagi meski gajinya diturunkan Rp 105.000/bulan.

"Itu kan sudah diberi tahu kalau mau kerja monggo (silakan) masuk, setelah itu besoknya anak-anak masuk seperti biasa. Kan perusahaan memberikan kesempatan kalau mau kerja monggo," terang Eka.

Menurut Eka, keputusan penurunan gaji itu terpaksa diambil perusahaan karena berkaitan dengan lesunya permintaan akibat pelemahan ekonomi global. "Memang nggak ada order, sepi. Ada (ekspor) tapi nggak banyak, nggak seperti tahun kemarin," jelasnya.

Isu Tersebut Sedang Dikaji Oleh Pemerintah dan Serikat Buruh

Saat ini, pemerintah dan serikat buruh setempat sedang mengkaji lebih lanjut mengenai isu ini, untuk mencari solusi yang adil bagi kedua belah pihak. Para pihak yang terlibat diharapkan dapat mencapai kesepakatan yang memperhatikan kesejahteraan buruh serta kelangsungan usaha perusahaan.

Kisruh ini menunjukkan kompleksitas dan tantangan yang dihadapi dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan perusahaan dan kebutuhan buruh di tengah kondisi ekonomi yang tidak stabil.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan pentingnya dialog dan negosiasi yang konstruktif antara perusahaan dan pekerja untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. dsy/dc/fdc/hh

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …