NasDem Tak Bantah, Khofifah Cawapres Anies

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

PPP Tak Jawab Tegas Bacawapres Ganjar, Sandiaga Uno

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bocoran Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS Sohibul Iman yang menyebut kini tinggal tiga dari lima nama bakal cawapres Anies Baswedan. Tiga nama itu yakni, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dan Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa.

Saat ditanya soal bocoran itu mengarah ke sosok Khofifah, Ketua DPP Partai NasDem, Taufik Basari, tak membantah. Dia mengaku telah menyerahkan usulan cawapres kepada Anies, dan karena itu ia menyerahkan kewenangan untuk memilih kepada capres koalisi perubahan itu.

 

Sudah Usulkan Satu Nama

"Kita juga sudah sampaikan satu nama, tentu nanti pada saatnya Pak Anies yang akan umumkan," kata pria yang akrab disapa Tobas itu di kompleks parlemen, Rabu (24/5).

"Karena kita sudah serahkan sepenuhnya kepada Pak Anies tentu kita akan berikan kesempatan untuk menyampaikan dan menentukan dari Pak Anies sendiri," katanya.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem mengakui kini telah mengusulkan satu nama dari tiga bakal cawapres pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Ketua DPP Partai NasDem, Taufik Basari ingin sosok cawapres Anies harus bisa bekerja sama dalam pemenangan

Menurut, Tobas menilai sosok cawapres Anies juga harus bisa bekerja sama menjalankan roda pemerintahan. Sosok cawapres juga harus sama-sama bekerja dan tidak hanya bergantung satu sama lain.

Selain itu, kata dia, cawapres juga harus bisa diterima oleh semua kalangan, tidak hanya satu kelompok tertentu. Dia ingin cawapres Anies bisa berperan dalam masa kampanye mendatang.

"Harus bisa saling mengisi satu sama lain, tidak hanya bergantung pada satu orang, tetapi juga bisa berbagi peran dan tentunya dapat diterima oleh berbagai pihak juga," kata Tobas.

 

Bacawapres Ganjar akan Gabung ke PPP

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi menyebut dalam waktu dekat partainya akan melanjutkan kerja sama politik atau koalisi dengan PDIP terkait penentuan bakal calon wakil presiden (bacawapres) Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Arwani menyebut pihaknya akan segera mematangkan nama pendamping Ganjar di Pilpres. Rencananya, kata dia, nama-nama cawapres itu akan dibahas dan dikerucutkan pada Juni bersama PDIP sebagai partai rekan koalisi.

"Kita berharap Juni ada dalam tahapan berikut dengan PDIP ada hal-hal yang mengarah pada nama, atau nama-nama," kata Arwani di kompleks parlemen, Rabu (24/5).

Arwani enggan mengungkap figur yang akan disodorkan partainya ke PDIP dan Megawati Soekarnoputri untuk mendampingi Ganjar. Namun, menurut dia, nama tersebut sejauh ini telah banyak beredar dan kuat di beberapa hasil survei.

Selain itu, sosok tersebut dalam waktu dekat akan resmi bergabung dengan PPP.

"Dan nama atau nama-nama yang dalam pantauan survei itu mendapat dukungan terbanyak," katanya.

"Sudah sering berkegiatan bersama, sudah seperti keluarga PPP. Atau insyallah juga akan menjadi keluarga besar PPP," kata dia lagi.

Saat ditanya soal sosok Sandiaga Uno, Arwani tak menjawab tegas. Akan tetapi dia tak membantah bahwa Sandi selama ini memang dekat dengan PPP dan elektabilitasnya bagus dalam beberapa hasil survei.

"Tentu nanti ada tahapan-tahapan berikutnya. Saya sampaikan nama atau nama-nama. Salah satunya Pak Sandi," kata Arwani.

PPP secara resmi telah berkoalisi dengan PDIP untuk mendukung pencalonan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Bersama Hanura, ketiganya akan tetapi hingga kini belum mengumumkan sosok pendamping Ganjar. Ketua Umum Megawati Soekarnoputri terakhir menyebut dirinya kini telah mengantongi 10 nama opsi pendamping kadernya di Pilpres. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

PKB Magetan di Pusaran Dugaan Korupsi Dana Hibah Pokir 

Selasa, 05 Mei 2026 19:53 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:53 WIB

SURABAYA PAGI, Magetan- ‎Respon publik cukup beragam pasca penetapan Ketua DPRD Magetan periode 2024-2029 Suratno, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi …

Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

Selasa, 05 Mei 2026 19:52 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:52 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menggelar aksi penanaman pohon di l…

Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV, MG Bidik Pasar Kendaraan Keluarga dan Percepatan Elektrifikasi

Luncurkan SUV Listrik MGS5 EV, MG Bidik Pasar Kendaraan Keluarga dan Percepatan Elektrifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 19:48 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Produsen otomotif MG Motor Indonesia memperkenalkan kendaraan listrik terbarunya, MGS5 EV, di Surabaya, Jawa Timur. Peluncuran ini m…

Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak

Bupati Gresik Tekankan Integritas Pengadaan BLUD, Kepala Puskesmas Diminta Tak Bertindak Sepihak

Selasa, 05 Mei 2026 19:31 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:31 WIB

SURABAYApAGI.com, Gresik – Fandi Akhmad Yani menegaskan pentingnya tata kelola pengadaan barang dan jasa yang profesional dan berintegritas dalam lingkungan B…

Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir Ke 6 Parpol Untuk Mahar Politik 

Sidang Korupsi Ponorogo Ungkap Miliaran Rupiah Mengalir Ke 6 Parpol Untuk Mahar Politik 

Selasa, 05 Mei 2026 19:08 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 19:08 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Tabir dugaan praktik mahar politik untuk mendapatkan dukungan partai dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ponorogo…

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Surabaya Pagi - Polemik yang ada di Jalan Basuki Rahmat Nomor 165-167 tersebut menimbulkan adanya pro kontra di tengah-tengah warga. Akhirnya menemukan titik…