Bermain Petasan di Sawah, 1 Orang Meninggal dan 2 Alami Luka Serius

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Saat olah TKP dan korban rujuk ke RSUD Ngudiwaluyo. SP/ Lestariono
Saat olah TKP dan korban rujuk ke RSUD Ngudiwaluyo. SP/ Lestariono

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Bertepatan sholat Idul Adha (27 Mei 2026) masarakat desa Tambakan Kec.Gabdusari Kab.Blitar, lakukan sholat Id, berbarengan itu ada seorang warga main petasan dngn balon udara di sawah desa yang di temani anak anak, hasilnya Petasan itupun meledak, akibatnya satu tewas dua alami luka luka serius.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (27 Mei 2026) sekitar pukul 06.30, disampaikan Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Saiful Muhaeni pada wartawan tadi siang di ruang kerjanya, menurutnya, kejadian itu bermula ketika saat warga sedang melaksanakan salat Iduladha, I 23 warga desa Tambakan Kec.Gandusari Kab.Blitar bersama enam anak-anak lainnya, sekitar pukul 06.30 WIB akan menerbangkan balon udara di area persawahan di Dusun Tekik, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

"Menurut keterangan saksi anak anak yg ikut terbangkan balon, bahwa Balon udara yang akan diterbangkan digantungi petasan," terang Muhaeni.

Selanjutnya, saat, I ( korban tewas) sedang memegang petasan, namun dalam sekejab balon tersebut tiba tiba meledak, mengakibatkan I alami luka.

"Ledakan petasan terdengar Warga, dan.nendatangi TKP dan melaporkan Kejadian tersebut ke pihak Polsek Gandusari, selanjutnya di teruskan ke Polres Blitar, dan langsung di tindaklanjuti petugas gabungan SPKT dan Inavis Polres Blitar datang ke lokasi untuk olah TKP." jelas Aiptu Muheni.

Untuk di ketahui bermain petasan dngan balon udara yang berujung meledak itu, 

ada enam orang yang ada di lokasi tiga diantaranya menderita luka serius akibat ledakan petasan tersebut, dan Korban I 23 MD, dengan luka tangan kanan putus sampai siku, wajah hingga perut luka bakar parah.

"Kondisi tidak sadarkan diri dan kritis, kemudian dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi tapi akhirnya meninggal dunia," katanya.

Korban kedua, ADR (11) alamat Dusun Tekik, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari mengalami luka lecet pada Jari tangan kiri dan dagu. Serta korban ketiga, D (12)juga warga Dusun Tekik menderit luka lecet pada jari tangan kiri dan wajah.

"Kedua korban luka dalam kondisi sadar, serta sudah mendapat perawatan medis," ungkap Ipda Muhaeni.

Ditambahkannya, saat ini petugas gabungan sedang melakukan penyelidikan dan pendalama terkait kejadian tersebut, dengan melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi saksi.Les

Berita Terbaru

Hadapi Ancaman Zoonosis, Pemkot Surabaya Perkuat Sistem Surveilans dan Komunikasi

Hadapi Ancaman Zoonosis, Pemkot Surabaya Perkuat Sistem Surveilans dan Komunikasi

Kamis, 23 Jul 2026 11:41 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menghadapi potensi wabah ancaman penyakit zoonosis, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat kesiapsiagaan melalui…

Lewat Revitalisasi Lahan, Pemkot Batu Jaga Eksistensi Apel Jadi Komoditas Ikonik 

Lewat Revitalisasi Lahan, Pemkot Batu Jaga Eksistensi Apel Jadi Komoditas Ikonik 

Kamis, 23 Jul 2026 11:36 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melalui revitalisasi lahan perkebunan komoditas, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, berupaya menjaga eksistensi apel sebagai komoditas…

Perluas 68 Lokasi Prioritas, Dinkes Kota Madiun Sasar Skrining Warga yang Miliki Kontak Erat Pasien TBC

Perluas 68 Lokasi Prioritas, Dinkes Kota Madiun Sasar Skrining Warga yang Miliki Kontak Erat Pasien TBC

Kamis, 23 Jul 2026 11:28 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mencegah penularan kasus TBC, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun mulai…

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Tingkatkan Efektivitas Pendidikan, Disdik Pacitan Kaji Ulang Penggabungan 16 SD

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Sebagai upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan setelah kebijakan serupa pada 2025 dinilai mampu meningkatkan…

Video Curhat Pedagang Pentol Mengaku Diusir Saat Pembukaan Turnamen Voli di Ngale Viral di TikTok

Video Curhat Pedagang Pentol Mengaku Diusir Saat Pembukaan Turnamen Voli di Ngale Viral di TikTok

Kamis, 23 Jul 2026 11:05 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:05 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Video curahan hati seorang pedagang pentol yang mengaku diminta menghentikan aktivitas berdagang saat pembukaan turnamen voli yang …

Haier Cup Indonesia 2026 Resmi Bergulir di Surabaya, 32 Klub U-16 Berburu Tiket Wakili Indonesia ke Thailand

Haier Cup Indonesia 2026 Resmi Bergulir di Surabaya, 32 Klub U-16 Berburu Tiket Wakili Indonesia ke Thailand

Kamis, 23 Jul 2026 11:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya– Sebanyak 32 klub sepak bola U-16 dari berbagai daerah di Indonesia mulai bersaing dalam Haier Cup Indonesia 2026 yang resmi dibuka di L…