Pembangunan Masjid Sekolah SMAN I Sumenep Dianggarkan Kurang Lebih Rp 5 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komite Sekolah, Novel SH, memperlihatkan Pembangunan Masjid Sekolah, di areal halaman  belakang sekolah SMAN I Sumenep. SP/Ainur Rahman
Komite Sekolah, Novel SH, memperlihatkan Pembangunan Masjid Sekolah, di areal halaman  belakang sekolah SMAN I Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep -  Banyaknya pemberitaan terkait SMAN I Sumenep yang diduga melakukan pungutan atau sumbangan kepada wali siswa, itu muncul di salah satu media online.

Disikapi oleh Komite Sekolah, Novel SH, bahwa berita yang menyudutkan itu sama sekali tidak benar dan memberatkan pihak sekolah, terutama Komite yang diduga telah melakukan pungutan atau sumbangan yang tidak jelas.

Novel menjelaskan perihal tudingan tersebut dan menyatakan, Jika pihaknya sudah menjelaskan, bahwa ada program kegiatan sekolah yang tidak tersentuh oleh Dana Bos dan APBD Prov. Jatim, jadi kita ambil dari dana Investasi.

"Dana Investasi itu adalah sumbangan wali siswa, simpatisan atau Donatur lainnya, jadi sekolah boleh menerima bantuan di luar dana BOS dan APBD prov.Jatim "

Perlu diketahui, sekolah SMAN I itu sangat memerlukan bantuan baik dari Wali siswa, atau Alumni dan simpatisan,  dan saya sampaikan pada saat tahun ajaran baru, bahwa sekolah membangun Masjid sekolah, areal Parkir dan Kantin sekolah. Jelasnya

Pembebasan lahan tanah dan pembangunan masjid itu murni dari hasil Komite mencari sumbangan dari simpatisan, baik dari alumni dan donatur lainnya,  soalnya jika penggunaan Dana BOS itu sudah jelas alokasi anggarannya.

Jadi kedepannya, jika ada media yang hendak ingin memunculkan pemberitaan terkait SMAN I Sumenep, agar melakukan klarifikasi terlebih dahulu, baik  kepada Kepala Sekolah atau langsung kepada Komite sekolah. Jelasnya

"Saya senang jika ada diskusi dan mencari solusi dalam segala hal, tidak asal melakukan dugaan yang menyebarkan kebencian terhadap pihak-pihak terkait, itulah sebabnya, kenapa saya harus bicara dalam hal dugaan yang menyudutkan saya sebagai Komite"

Untuk saat ini,  Saya sebagai Komite sekolah fokus kepada pembangunan Masjid sekolah dan itu diperlukan anggaran kurang lebih 5 M, terus darimana kita bisa mengumpulkan uang sebanyak itu jika tidak dengan cara mengumpulkan dari berbagai sumber.

"Jadi saya tidak menekan kepada siapapun yang ingin berbagi untuk pengembangan pendidikan di Kab. Sumenep, seikhlasnya berbagi tak ada tekanan dan paksaan"

Mohon doanya, semoga  jajaran pengurus dan stakeholder di SMAN I sumenep, diberikan kekuatan dan keikhlasan berbagi amal dan kebaikan demi kepentingan sekolah  kedepan. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Bangkalan – Mengawali bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk T…

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  SDN 01 Klegen Kota Madiun menuai kritikan. Dengan anggaran yang disebut-sebut Rp. 8.000 hi…

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 disorot. Anggaran swa…

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencatat sejumlah capaian strategis dalam satu tahun kepemimpinan jilid kedua Wali Kota Ika…