SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Ika Puspitasari membuka lebar pintu bagi investor yang ingin menanamkan modalnya di Kota Mojokerto. Tak hanya itu, sosok yang akrab disapa Ning Ita ini juga memberikan jaminan untuk memberi pelayanan izin dengan mudah dan cepat.
Dikatakan Ning Ita, meski hanya memiliki cakupan luas wilayah 20,21 kilometer (km) persegi, namun Kota Mojokerto memiliki posisi geografis yang sangat strategis sebagai kota penyangga dari Ibu Kota Porvinsi Jatim, Surabaya.
”Sehingga, kami ingin menghadirkan kondisi Kota Mojoketro sebagai kota penyangga ini sebagai alternatif untuk berinvestasi dengan iklim investasi yang baik dan menguntungkan,” tandasnya.
Terlebih, dengan adanya jalan tol menjadikan aksesibilitas menuju Kota Mojokerto menjadi sangat terjangkau. Di sisi lain, sebagai bagian dari Bumi Majapahit, Kota Onde-Onde juga memiliki potensi banyak warisan sejarah dan budaya yang masih terjaga hingga saat ini.
”Inilah yang menguatkan kami sehingga membuat grand design wisata untuk Kota Mojokerto,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPNAKER) Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono memgatakan pihaknya terus melakukan inovasi dalam bidang pelayanan. Salah satunya dengan meluncurkan aplikasi SIAP (Sistem Informasi Arsip Perizinan).
"Kedepannya dengan dibentuknya Inovasi ini dapat mendukung pelaksanaan kegiatan Pelayanan Perizinan yang cepat dengan memanfaatkan teknologi Informasi dalam proses pengarsipan dokumen perizinan," pungkasnya. Dwi
Editor : Redaksi