Libur Hari Waisak, Pengunjung Wisata Banyuwangi Naik 40 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pantai Boom Marina Banyuwangi. Foto: Pemkab Banyuwangi.
Pantai Boom Marina Banyuwangi. Foto: Pemkab Banyuwangi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, mengungkapkan bahwa jumlah wisatawan selama libur panjang Hari Raya Waisak pada tanggal 1-4 Juni 2023 mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yakni mencapai sekitar 36 ribu orang.

"Jumlah ini meningkat 40 persen dibandingkan rata-rata kunjungan di hari biasa. Alhamdulillah hampir seluruh destinasi Banyuwangi selalu ramai. Banyak wisatawan luar kota berlibur kemari. Semoga ke depan terus tumbuh," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Senin (5/6/2023).

Berdasarkan data tiket masuk yang dihimpun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat, sejak 1 hingga 4 Juni, Banyuwangi Park menjadi destinasi yang paling favorit dengan total pengunjung sebanyak 6.600 orang.

Kemudian, destinasi kedua yang paling banyak dikunjungi adalah Pantai Marina Boom dengan total pengunjung 5.998 orang. Diikuti Pantai Pulau Merah 4.253 orang, Pantai Grand New Watudodol (GWD) 2.945 orang, dan Desa Wisata Tamansari sebanyak 2.640 orang.

Bupati Ipuk berharap jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi semakin meningkat. Sebab menurutnya, sejumlah infrastruktur sudah semakin lengkap.

"Semoga kunjungan wisatawan ke Banyuwangi terus terkerek. Selain kami terus membenahi infrastruktur pariwisata, aksesibilitas ke Banyuwangi juga sudah semakin lengkap. Pilihan penerbangan Jakarta-Banyuwangi PP juga semakin banyak, ada 3 flight harian dengan tarif penerbangan yang variatif," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi M Yanuar Bramuda menuturkan bahwa tingkat hunian atau okupansi di sejumlah hotel juga mengalami peningkatan pada periode 1-3 Juni 2023.

Sedangkan di sejumlah hotel bintang 4 ke atas, tingkat huniannya di atas 90 persen. Bramuda memberi contoh, seperti okupansi villa Solong mencapai 100 persen, hotel Dialog 98 persen, hotel Aston 96 persen, dan hotel Ilira 92 persen.

"Kalau rata-rata, okupansi 7 hotel berbintang selama liburan Hari Raya Waisak mencapai 94 persen," ungkap Bramuda. bny

Berita Terbaru

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Jokowi Seperti Mulai Sindir Megawati

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:52 WIB

Sejak Tahun 2022, Puan Maharani Umumkan Ketum DPP PDIP Megawati Baru akan Hadir jika PDIP Gelar Acara-acara Besar dan Penting. Puan Akui Megawati Tugaskannya…

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Menkeu Nyatakan Fundamental Perekonomian Masih 'Bagus'

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:49 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak akan 'kebakaran' saat pembukaan perdagangan pekan depan pada Senin esok (2/2). Menurut…

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Pengamat Politik: Masih Saktikah Jokowi

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menurut saya, ada dua keyakinan soal Jokowi, sekarang ini.  Jokowi masih sakti untuk meloloskan PSI ke parlemen. Dan yang kedua, …

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Pengamat Politik Nilai Jokowi Lakukan Gertakan Politik

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai pernyataan Jokowi di Rakernas PSI seperti orang yang khawatir. Justru saya melihat teriakan Jokowi dalam pidatonya,…

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

KPK Usut Penukaran Uang Asing Miliaran RK di Luar Negeri

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil di luar negeri, mulai diusut. Komisi Pemberantasan Korupsi…

Orang-orang Curang

Orang-orang Curang

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menurut Alkitab, orang-orang yang curang adalah mereka yang melakukan ketidakjujuran dalam berdagang (menggunakan timbangan…