Balai Besar TNBTS Gantikan Arca Ganesha Bromo yang Hilang Dengan yang Baru, Begini Kronologinya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Illustrasi penampakan patung arca Ganesha di bibir kawah Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim). SP/ PRB
Illustrasi penampakan patung arca Ganesha di bibir kawah Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim). SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sempat viral hilangnya Arca Ganesha pada 17 Mei 2023 lalu yang berada di bibir kawah Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) diduga dicuri, ternyata setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), patung tersebut jatuh ke kawah.

Jatuhnya patung Ganesha tersebut membuat Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan mengganti Arca Ganesha yang hilang dengan yang baru.

Hal itu dibenarkan oleh Septi Eka Wardhani Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS yang mengatakan, Arca Ganesha yang baru akan diletakkan di tempat yang sama, yakni di bibir kawah Gunung Bromo.

“Arca Ganesha telah diganti dengan yang baru, di tempat yang sama dengan melaksanakan ritual sederhana,” kata Septi, dikutip Selasa (06/06/2023).

Sejarah Arca Ganesha di Bibir Kawah Gunung Bromo

Patung berkepala gajah arca Ganesha diketahui berukuran 50 kali 50 sentimeter dan terletak di bibir kawah Gunung Bromo.

Pembuatan patung ini sekitar tahun 2012 pasca erupsi Gunung Bromo pada tahun 2010 lalu oleh masyarakat masyarakat Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo dengan harapan kawasan Tengger aman sentosa.

Sementara, dimensi arca yang hilang tersebut, kurang lebih sama dengan arca baru yang saat ini telah terpasang.

Gelar Ritual Penempatan Arca Ganesha Baru

Ritual penempatan Arca Ganesha yang baru telah dilakukan pada 2 Juni 2023. Sekitar pukul 00.35 WIB. Waktu tersebut dipilih sebagai waktu yang paling baik berdasarkan petunjuk leluhur suku Tengger.

Menurutnya, pemasangan Arca Ganesha yang baru dilakukan oleh beberapa anggota Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI). Kemudian diserahterimakan oleh Romo Dukun Keto dari wilayah Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

“Penempatan pada waktu tersebut, dipilih sebagai waktu yang baik berdasarkan petunjuk leluhur,” ujarnya.

Arca Ganesha tersebut, lanjutnya, didatangkan dari wilayah Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Arca baru itu memiliki dimensi tinggi kurang lebih 50 sentimeter, lebar 50 sentimeter dan berat kurang lebih 25 kilogram.

“Diharapkan kelestarian alam dan budaya masyarakat Tengger tetap terjaga,” ujarnya.

Kronologi Hilangnya Arca Ganesha

Diketahui, beberapa waktu lalu, Arca Ganesha yang berada di bibir kawah Gunung Bromo, dilaporkan hilang. Arca itu sebelumnya berada kurang lebih 50 meter dari tangga bibir Gunung Bromo. Arca yang hilang itu tersebut terbuat dari semen cor yang dipasang oleh masyarakat Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo pada 2012. 

Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo saat itu sudah melakukan penyelidikan atas peristiwa hilangnya Arca Ganesha ini. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pihak kepolisian menyimpulkan bahwa arca tersebut jatuh ke kawah Gunung Bromo. 

Sebagai informasi, Kawasan Gunung Bromo merupakan salah satu tujuan wisata utama di Jawa Timur. Pada tahun 2022, jumlah pengunjung mencapai 318.919 orang, terdiri dari 310.418 wisatawan dalam negeri dan 8.501 wisatawan asing.

Dalam total kunjungan wisatawan ke Bromo sepanjang tahun 2022, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp11,65 miliar, yang mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp4,85 miliar. dsy/ss/pc/rpb/bn

Berita Terbaru

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

HUT Jatim Tak Sekadar Seremoni, Ada Servis Motor, Pasar Murah hingga Bantuan Air Bersih

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 21:03 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang berlangsung Oktober …

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Usai Keributan Pasar Buah Tanjungsari, Terdakwa Sebut Korban Beraktivitas Normal

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Fakta baru terungkap dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan terhadap Louis Prasetyo di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (…

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

From This Island Tegaskan Komitmen Berkelanjutan, Salurkan Rp420 Juta untuk Alam dan Pemberdayaan Masyarakat Lokal

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 6 Oktober 2026 – Selama 2,5 tahun hadir di Indonesia, From This Island berkomitmen mengalokasikan 1% dari total penjualan produk m…

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

VinFast VF 3 Raih Penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” di Disway Awards

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta, 5 Oktober 2026 – VinFast VF 3, mini SUV asal Vietnam, berhasil meraih penghargaan “Trusted & Popular Brand 2026” untuk kategori Passe…

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Seiring dengan kemampuan swasembada pangan serta etos kerja petani yang luar biasa dimiliki Kabupaten Lamongan, Bupati Yuhronur…