Ratusan Warga Blitar Terjangkit Wabah DBD, Mayoritas Anak-Anak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas menyemprot foging untuk mencegah wabah DBD di Kabupaten Blitar. SP/ BLR
Petugas menyemprot foging untuk mencegah wabah DBD di Kabupaten Blitar. SP/ BLR

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebanyak 101 warga di Kabupaten Blitar terjangkit wabah Demam Berdarah Dengue (DBD sejak awal tahun 2023 hingga bulan mei ini. Wabah DBD tersebut mayoritas didominasi oleh anak-anak.

Melihat data Dinkes Kabupaten Blitar pada bulan Januari terdapat 35 warga yang terserang penyakit DBD, dengan jumlah kematian 0. Kasus DBD di Kabupaten Blitar itu turun pada bulan Februari dengan jumlah orang yang terserang sebanyak 24.

Kasus DBD kemudian meningkat pada bulan berikutnya mencapai 39 orang. Meski mengalami lonjakan kasus namun tetap tidak ada korban jiwa dalam kasus DBD ini.

Sementara pada bulan Mei 2023 kasus DBD Kabupaten Blitar turun hingga 4 orang saja. Dari 4 orang DBD itu tidak ada satupun korban jiwa.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Blitar Anggit Ditya Putranto Menyebutkan, mayoritas warga yang terserang penyakit itupun masih berusia anak anak yakni dibawah 17 tahun.

“Dari ratusan itu mayoritas masih berusia dibawah 17 tahun,” imbuhnya, Minggu (11/06/2023).

Diketahui, iklim cuaca selama bulan Maret dan April merupakan musim pancaroba yang biasa menjadi waktu yang tepat untuk berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti.

Selain faktor cuaca dan iklim, penyebab meningkatnya angka demam berdarah di Kabupaten Blitar ini juga imbas dari masih rendahnya angka bebas jentik. Diketahui angka bebas jentik di Kabupaten Blitar masih kurang dari 95 persen.

Hal itulah yang disinyalir menjadi penyebab angka demam berdarah di Kabupaten Blitar melesat.

“Angka bebas jentik masih kurang dari 95 persen, jadi angka DBD mau tidak mau juga meningkat,” jelasnya.

Selain itu masih kurangnya kepedulian masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga mendorong banyaknya kasus DBD yang terjadi. Selama ini masyarakat banyak yang mengabaikan untuk menguras dan membersihkan sejumlah tempat yang biasa menjadi sarang nyamuk.

Sehingga nyamuk Aedes Aegypti bebas berkembang biak. Imbasnya angka DBD di Kabupaten Blitar meningkat. “Faktor utama yakni masyarakat yang peduli dengan lingkungan sekitarnya,” tandasnya.  dsy

Berita Terbaru

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Wakil Panglima TNI Bersama Dirut Agrinas Melihat Langsung Operasional KDKMP di Lamongan

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Setelah beberapa Minggu lalu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Prabowo…

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi Madiun, Maidi Berdalih CSR bukan Syarat Perizinan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 21:10 WIB

‎ ‎ SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Walikota non aktif Maidi tampil beda dibanding dua terdakwa lainnya dalam sidang perdana kasus dugaan korupsi dana CSR dan fee …

Demo Tolak BBM Naik 

Demo Tolak BBM Naik 

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), Jumat hari ini (12/6), jadwalkan demo tolak BBM naik. Aksi demonstrasi mahasiswa dari BEM UI itu…

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

BGN Dituntut Kembalikan Rp218,2 Miliar, Nanik S Deyang, Tolak

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Seorang pengusaha asal Sukabumi H Mujazin menuntut pengembalian dana sekitar Rp218,2 miliar yang disetorkan sebagai talangan untuk…

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

CIMB, Anggap Kepercayaan Investor Asing ke RI Merosot

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com - Bank terbesar kedua di Malaysia, CIMB Group Holdings, menilai ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi di Indonesia meski saat ini…

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Polres Gresik Perkuat Kolaborasi Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Tahun 2026

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut momentum bulan Muharram atau yang dikenal masyarakat Jawa sebagai bulan Suro, Polres Gresik memperkuat koordinasi bersama b…