Jelang Idul Adha, Ketersediaan Sapi Kurban di Banyuwangi Melimpah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hewan sapi kurban di Kabupaten Banyuwangi pada 2022 lalu. Foto: Pemkab Banyuwangi.
Hewan sapi kurban di Kabupaten Banyuwangi pada 2022 lalu. Foto: Pemkab Banyuwangi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 H, ketersediaan hewan ternak untuk kurban di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, dipastikan surplus.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner pada Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Banyuwangi drh. Nanang Sugiharto mengatakan, populasi hewan ternak sapi di kabupaten Banyuwangi saat ini mencapai sekitar 125 ribu ekor.

Sementara untuk ketersediaan sapi potong mencapai 35 ribu ekor. Jumlah ini melebihi dari kebutuhan hewan kurban di Banyuwangi hanya 3 ribu ekor.

"Dari jumlah tersebut, hewan kurban jenis sapi yang siap berjumlah 35 ribu ekor. Banyuwangi memilik stok sapi melimpah menjelang Idul Adha 1444 H, dan lebih banyak dibanding kebutuhan saat Hari Raya Kurban tahun ini," kata Nanang Sugiharto di Banyuwangi, Jumat (9/6/2023).

Nanang mengungkapkan bahwa suplai kebutuhan hewan kurban untuk nasional hingga 30 ribu ekor lebih, sementara untuk kebutuhan lokal hanya naik sekitar 7% yakni hanya sekitar 3 ribu ekor.

"Kebutuhan hewan kurban kita tahun lalu hanya 2670 sekarang kalau naik paling hanya 2.700 maksimal 3 ribu. Kita Surplus untuk sapi sampai 35 ribu ekor jadi kita suplai untuk Nasional," ujarnya.

Maka dari itu, para peternak di Banyuwangi mulai banyak mengirim sapi ke berbagai daerah di Indonesia. Belakangan ini, pengiriman paling tinggi untuk tujuan Jakarta.

"Nanti mendekati hari H, pengiriman bergeser ke Surabaya," ucapnya.

Terkait pengiriman sapi untuk kebutuhan kurban daerah lain, Dispertan masih menerapkan protokol lalu lintas hewan sesuai aturan untuk meminimalisir risiko penyakit mulut dan kuku (PMK) dan ancaman lumpy skin disease (LSD).

"Kami memberlakukan lalu lintas ternak antar kabupaten, provinsi, dan antar pulau harus sudah vaksinasi 2 kali," tegasnya.

Jika syarat tersebut terpenuhi, Dispertan baru akan memberikan surat keterangan kesehatan hewan untuk keperluan pengiriman.

Sementara itu, hewan kurban yang berada di dalam wilayah Banyuwangi wajib memiliki surat keterangan sehat untuk memastikan kondisi kesehatan hewan tersebut. Selain itu, hewan kurban di Banyuwangi juga harus menjalani karantina selama 14 hari setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Hal itu bertujuan untuk menjaga agar hewan ternak yang sehat tidak bercampur dengan hewan kurban yang terindikasi penyakit.

Di sisi lain, Dispertan juga akan menyiapkan puluhan petugas kesehatan hewan untuk menyambut Idul Adha. Sebanyak 50 dokter dan mantri hewan akan terjun ke lapangan menjelang hari raya.

"Ada juga bantuan 126 petugas dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Kabupaten Banyuwangi. Jumlah itu masih ditambah dengan puluhan mahasiswa dan civitas akademika dari Universitas Airlangga di Banyuwangi," pungkasnya. bny

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…