Pastikan Pekerjakan Disabilitas dan Gakin, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony Kunjungi UMKM Binaan Pemkot

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony saat mengunjungi Rumah Konveksi Arsyadina. Rumah konveksi yang berada di Jalan Sidomulyo, Kecamatan Sukomanunggal. 
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony saat mengunjungi Rumah Konveksi Arsyadina. Rumah konveksi yang berada di Jalan Sidomulyo, Kecamatan Sukomanunggal. 

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Berbagai upaya yang dilakukan  untuk pengentasan kemiskinan di Surabaya. Salah satunya pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan UMKM. Sebagai bentuk kepedulian DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya pada warga miskin (gakin) dan disabilitas. 

Guna memastikan mereka mendapat pelatihan kerja agar ekonomi terjamin. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony mengunjungi Rumah Konveksi Arsyadina. Rumah konveksi yang berada di Jalan Sidomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, tersebut merupakan UMKM binaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. 

Disana, Thony menyapa puluhan pekerja yang merupakan Gakin dan disabilitas. Mereka dipekerjakan atas rekomendasi dari Pemkot lewat Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) serta Dinas Sosial Surabaya. 

“Saya ingin melihat secara langsung kegiatan di rumah konveksi ini karena saya memperoleh info kalau disini mempekerjakan disabilitas. Ternyata, selain disabilitas, ada program dari Pemkot untuk melatih Gakin bekerja disini,” ungkap AH. Thony, Sabtu (10/6) kemarin. 

AH. Thony memberikan apresiasi pada Pemkot. Menurutnya, upaya untuk memberdayakan Gakin dan disabilitas merupakan sebuah langkah tepat. Hal itu merupakan pola yang tepat untuk mengatasi kemiskinan dengan cara memberikan keterampilan pada masyarakat. 

“Disini bisa kita lihat bersama bahwa ada kecerdasan hati, kecerdasan pikiran, dan manajemen kota yang baik. Saya sangat apresiasi langkah Pemkot ini,” ungkap Thony. 

Sementara itu, Owner Rumah Konveksi Arsyadina Muta'alliq Rusydina mengatakan bahwa pihaknya memberdayakan 42 Gakin dan 21 disabilitas. Para disabilitas sudah bekerja disana sejak 8 bulan lalu. Sebagian besar dari mereka tak memiliki basic menjahit. Namun, ibu-ibu di rumah konveksi mengajari mereka dengan telaten. Selain menjahit, mereka juga diajari keterampilan non-jahit seperti potong kain, pasang kancing, hingga bersih benang. 

Mita, sapaan Muta’alliq, mengakui bahwa pekerja disabilitas punya kelebihan. Yakni, mereka bekerja dengan tekun dan lebih awet daripada pekerja reguler. Sebab, belakangan, ia kesulitan mencari pekerja yang awet bekerja di tempatnya. 

“Mereka ini mau belajar dan tekun. Bahkan, ketekunan itu yang membuat mereka sekarang bisa ahli di bidang menjahit, bahkan menjadi mentor untuk Gakin yang diberdayakan disini,” ungkapnya. 

Mita menambahkan, saat ini salah satu produk andalannya adalah batik khas Surabaya yang dibuat dari kain combed dan jersey. Bahkan, produk tersebut telah berhasil terpajang di pameran di luar negeri. Alq

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…