Perluas Manfaat Kebaikan, Yatim Mandiri Gelar Acara Milad ke-5 Relawan Kemandirian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Yatim Mandiri terus meluaskan manfaat kebaikan, yakni dengan menghadirkan acara Milad Relawan Kemandirian ke-5 tahun.

Milad ke-27, Yatim Mandiri Hadirkan Sederet Siswa Binaan Sukses Berprestasi Milad Relawan Kemandirian berlangsung di Aula Graha Yatim Mandiri, Jambangan, Kota Surabaya, Minggu (11/6/2023).

Acar dibuka oleh Direktur Utama Yatim Mandiri, Andriyas Eko Vantofy, Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Yatim Mandiri Miftahur Rokhman. Kemudian juga hadir Ketua Pusat Krisis dan Pengembangan Komunitas Psikologi Universitas Airlangga, Bani Bacan Hacantya Yudanagara.

Direktur Utama Yatim Mandiri, Andriyas Eko Vantofy mengatakan, Rekan Yatim Mandiri tahun ini mengusung tema “Bergerak Cepat Untuk Umat".

Tema ini diambil guna menambah semangat kebaikan para relawan untuk terus bergerak cepat menyebarluaskan manfaat kepada umat. Dengan tetap mengedepankan Profesionalitas, Religiusitas, Integritas, Melayani dan Amanah, sesuai dengan slogan khas dari Yatim Mandiri.

"Relawan Kemandirian sendiri berdiri sejak 2018," kata Eko.

Ia menargetkan hingga Desember 2023 ada perwakilan Relawan Kemandirian di seluruh cabang. Mereka telah banyak membantu dalam penyaluran bencana, program pemberdayaan dan pendidikan.

"Total saat ini ada 1.000 relawan di 20 kota di Indonesia," ujarnya. 

Relawan Kemandirian dari Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan dan Jombang datang dalam Milad Relawan. Ia berharap tahun depan dapat mengundang seluruh perwakilan relawan dari berbagai daerah.

Dalam acara ini, juga ada Public Expose Achievement Relawan Kemandirian. Menampilkan dan menceritakan perjalanan panjang serta prestasi yang telah diraih oleh Rekan Yatim Mandiri selama 5 tahun lamanya. Dengan tidak meninggalkan kebermanfaatan kepada seluruh penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Eko berharap Relawan Kemandirian dapat membantu organisasi dalam memandirikan anak-anak yatim. Seperti program bencana Lumajang, Cirebon, dan Cianjur beberapa waktu lalu. 

“Semoga dengan berjalannya Relawan Kemandirian selama 5 tahun ini, semakin banyak relawan yang sadar akan pentingnya menebar manfaat dan kebaikan kepada sesama dan banyak dari penerima manfaat yang mendapatkan kebutuhan untuk keberlangsungan hidupnya sehari-hari," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua Pusat Krisis dan Pengembangan Komunitas Psikologi Universitas Airlangga, Bani Bacan Hacantya Yudanagara, menjadi narasumber workshop bertema, “Dukungan Psikososial Terhadap Anak Pasca Bencana”. 

Dengan harapan, agar para relawan mampu membuat program yang berkaitan akan pentingnya dukungan psikologi sosial terhadap tumbuh kembang anak pasca bencana.

Bani Bacan Hacantya Yudanagara menuturkan, pentingnya dukungan psikologi sosial untuk semua kalangan, terutama untuk anak-anak pasca bencana yang dialaminya. 

"Jangan meremehkan kesehatan mental dan rasa trauma yang akan dirasakan oleh anak usai bencana tersebut. Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi ketika mereka dewasa nanti, apabila saat usia dini, mereka tidak diberikan dukungan psikologi sosial pasca bencana," ujarnya.

Selain itu, untuk kemeriahan acara Milad Rekan ke-5 tahun ini, turut mengundang berbagai komunitas relawan seperti Dompet Dhuafa Volunteer, Share INH Jatim, MRI Surabaya, Lembaga Manajemen Infak, Seribu Senyum Volunteer, Ruang Pasien, Posko Bersama Relawan Surabaya dan masih banyak lagi yang lainnya.

Tidak lupa juga acara milad kali ini dimeriahkan oleh penampilan akustik yang khusus dihadirkan panitia untuk menghibur para tamu undangan, disertai penampilan dari beberapa Rekan cabang Mojokerto, Jombang, Pasuruan dan Sidoarjo.

Dengan digelarnya acara Milad Relawan Kemandirian ini, Yatim Mandiri mengajak seluruh masyarakat khususnya para relawan untuk bersama-sama terus menebarkan manfaat kebaikan seluas-luasnya bagi kemaslahatan umat, khususnya kepada penerima manfaat yatim dan dhuafa di dalam negeri maupun lintas negeri. Serta pentingnya memberikan dukungan psikologi sosial terhadap anak pasca bencana. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Rabu, 17 Jun 2026 09:54 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pengelolaan sampah sejak hulu dengan memilah sampah sesuai jenisnya melalui keterlibatan aktif masyarakat terus digaungkan…

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…