Antisipasi Kekeringan dan Bantu Pengairan Petani, Sejumlah Kali Dinormalisasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Alat berat tengah mengeruk sendimen di saluran sungai Melik. SP/MUHAJIRIN
Alat berat tengah mengeruk sendimen di saluran sungai Melik. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sejumlah sungai dan kali di Lamongan dinormalisasi untuk membantu petani yang kini sebagian di wilayah Bengawan Jero tengah bertanam padi, salah satunya normalisasi di saluran pompa banjir Melik, Kalitengah, Lamongan.

Normalisasi sungai oleh Pemkab Lamongan melalui SDA bersama Pelaksana Induk Hippa atau Induk perkumpulan petani pemakai air (IP3A) Bengawan Jero, dimulai sejak Maret hingga Agustus mendatang meliputi pengerukan sedimen sepanjang 1 km, hingga pemasangan precast beton 120 m.

Diharapkan melalui pembangunan permanen ini dapat memperkuat bidang saluran sungai agar tidak mudah longsor serta efektifnya aliran sungai. 

“Kita lakukan secara bertahap, ini kita perkuat secara permanen sepanjang 1 km. dengan beton precast, untuk tahun ini baru sekitar 120 m yang bisa dilaksanakan. Apabila saluran sudah bisa lancar akan kita evaluasi untuk untuk menambah pompa banjir yang ada 3 x 500 liter/detik yang ada,” ungkap kepala Dinas PU SDA Lamongan, Gunadi, Minggu (18/6/2023).

Disebutkannya, persoalan banjir tidak dapat ditanggulangi hanya melalui satu cara, melainkan perlunya berbagai metode yang harus dilakukan secara bersama dan terintegrasi, mulai dari pengerukan waduk, normalisasi dan normalisasi sungai, hingga pengerukan sedimen di sluis. 

Gunadi mengatakan, hingga saat ini terdapat 4 sluis yang telah rampung dikerjakan, sementara 2 lainnya dalam tahap pengerjaan. 

“Pengerukan sluis-sluis di sepanjang Bengawan Solo sebagai persiapan suplai air baku pertanian di Wilayah Bengawan Jero. Saat ini progres di 4 sluis yakni sluis Banjarejo, sluis Baron Palangan, sluis Palangan, sluis Banyuurip. Sementara, sluis Ngajaran dan Sluis Moro Windu tahap berikutnya,” tandasnya.

Selain untuk mengatasi banjir yang menjadi momok masyarakat Lamongan, pemeliharaan secara berkala, dapat mengoptimalisasi kebutuhan air di musim kemarau. 

Tercatat Rawa Bengawan Jero dapat mengairi luas baku sawah sebesar 8230 ha, diharapkan melalui program pengerukan ini di musim tanam padi, sawah-sawah dapat terairi dengan baik.

“Pengerukan sluis-sluis yang ada di Bengawan Solo sebagai suplai air baku, yang kemudian ke Bengawan Jero ini dapat mengairi seluas 8230 ha yang membentang di 3 kecamatan yakni Kecamatan Turi, Kecamatan Kalitengah, dan Kecamatan Karangbinangun, rencananya nanti juga disuplai dari sluis Besar yg ada di hulu Bendung Gerak Babat,” tambahnya.

Gunadi berharap, langkah preventif tersebut dapat menjaga dan meningkatkan hasil pertanian Lamongan menghadapi musim kemarau. jir

Berita Terbaru

Pantau Pelatihan BLK, Walikota Ning Ita Tegaskan Anggaran DBHCHT Jadi Instrumen Pengentasan Pengangguran

Pantau Pelatihan BLK, Walikota Ning Ita Tegaskan Anggaran DBHCHT Jadi Instrumen Pengentasan Pengangguran

Selasa, 22 Sep 2026 14:02 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus melakukan evaluasi terhadap pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026…

Dari Potensi Lokal hingga AI, Zurich Bekali Ribuan Siswa Hadapi Dunia Usaha

Dari Potensi Lokal hingga AI, Zurich Bekali Ribuan Siswa Hadapi Dunia Usaha

Selasa, 22 Sep 2026 14:01 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:01 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Program pendidikan kewirausahaan Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) kembali diperluas pada tahun ajaran 2026–2027 dengan menyasar 6.1…

JPU Kejari Surabaya, Diduga Panik dan Bingung Tanggapi Eksepsi Radity

JPU Kejari Surabaya, Diduga Panik dan Bingung Tanggapi Eksepsi Radity

Selasa, 22 Sep 2026 14:00 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA: Terdakwa Raditya M Khadaffi yang telah kumpulkan alat bukti, mendengarkan Replik Jaksa Penuntut Umum, menilai JPU panik dan binggung…

Puncak Musim Kemarau, 11.800 Jiwa di Situbondo Terdampak Krisis Air Bersih

Puncak Musim Kemarau, 11.800 Jiwa di Situbondo Terdampak Krisis Air Bersih

Selasa, 22 Sep 2026 13:54 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo mencatat sebanyak 11.800 jiwa terdampak kekurangan air bersih imbas puncak…

Gegara Pembakaran Serasah, 1 Hektare Vegetasi Hutan Pinus Oro-oro Ombo Hangus Terbakar

Gegara Pembakaran Serasah, 1 Hektare Vegetasi Hutan Pinus Oro-oro Ombo Hangus Terbakar

Selasa, 22 Sep 2026 13:46 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Di musim puncak kemarau panjang ini banyak memicu kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, salah satunya di Kawasan hutan pinus di Desa…

Bikin Heboh! Pria di Jember Ngaku Pernah Bertemu Allah dan Nabi di TikTok

Bikin Heboh! Pria di Jember Ngaku Pernah Bertemu Allah dan Nabi di TikTok

Selasa, 22 Sep 2026 13:45 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru ini media sosial (medsos) dihebohkan adanya pengakuan seorang pria berinisial AA di Desa Sumberweling, Kecamatan…