Percepat Industri Halal di Jatim, BPIH Gelar Pelatihan Juleha

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara Percepatan Industri Halal Jawa Timur di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (18/06/2023). Foto: MUI Jatim.
Acara Percepatan Industri Halal Jawa Timur di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (18/06/2023). Foto: MUI Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur (Jatim) berkomitmen penuh untuk mengembangkan industri halal di Provinsi Jatim. Hal ini dibuktikan dengan pembentukan Badan Pengembangan Industri Halal (BPIH) MUI Jatim.

“MUI Jawa Timur punya lembaga khusus yang fokus pada industri halal dan tidak ada di MUI lain yaitu BPIH,” ujar Dr M Fathorrazi dalam acara Percepatan Industri Halal Jawa Timur di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (18/06/2023).

Ia mengatakan bahwa BPIH telah menjalankan berbagai program sebagai upaya percepatan industri halal. Namun menurutnya, terdapat beberapa hambatan mengenai sertifikasi halal.

“Selama ini kita sudah mencoba beberapa cara agar industri halal itu semarak di Jawa Timur, namun itu tidak lepas dari hambatan. Misalnya ketika mau mendapatkan sertifikat halal terkait roti maka roti itu tidak bisa disertifikasi halal karena abonnya belum halal, lalu abon tidak halal karena dagingnya belum halal,” terangnya.

Menindaklanjuti masalah tersebut, BPIH menggelar kegiatan pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) di berbagai daerah. Hal tersebut bertujuan agar Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Potong Unggas (RPU) di Jawa Timur bisa memotong hewan sesuai syariat.

Fathorrazi mengungkapkan bahwa ada sekitar 200 RPH dan RPU di Jawa Timur, namun julehanya masih terbatas. Sehingga banyak proses penyembelihannya belum sesuai syariat.

“Contohnya menyembelih ayam ayam, dua uratnya harus putus namun sering kita temukan hanya luka tapi uratnya tidak putus salah satu atau bahkan dua-duanya. Kita miris melihat hal itu karena ternyata masyarakat di Jawa Timur belum makan daging halal,” ujarnya.

Maka dari itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta agar juleha diperbanyak sehingga sejumlah masalah yang dikhawatirkan tidak terjadi.

“Ini juga menjadi perhatian khusus Gubernur Jawa Timur. Oleh karena itu kita diminta agar juleha bisa mengisi RPH dan RPU yang banyak ini,” tutupnya. sb

Berita Terbaru

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Lewat Program Bongkar Ratoon, Pemkab Tulungagung Genjot Produktivitas Tebu

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Salah satu strategis dalam membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung swasembada gula nasional, Pemerintah…

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Cegah Super Flu, Dinkes Kota Madiun Ingatkan Disiplin Protokol Kesehatan

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 11:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya dalam mencegah penularan penyakit super flu atau varian influenza A H3N2 subclade K, Dinas Kesehatan (Dinkes-PPKB)…

Penuhi Kebutuhan Bapok, Pemkot Surabaya Gencarkan GPM di Tengah Kemarau Panjang

Penuhi Kebutuhan Bapok, Pemkot Surabaya Gencarkan GPM di Tengah Kemarau Panjang

Kamis, 08 Okt 2026 10:56 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna memenuhi kebutuhan bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga bahan pokok (bapok) di tengah…

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Sidang Wire Rope PT BPI: Fakta SNI dari Pemasok Bertemu Isu Batas Kriminalisasi

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 10:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Persidangan perkara perdagangan wire rope atau tali baja yang menjerat Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso U…

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Permata Bank Ajak Nasabah Surabaya Lewat Wealth Wisdom 2026

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang mencapai 5,72% pada triwulan II 2026[1], kebutuhan untuk mengelola kekayaan secara adaptif dan…

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

CEO Danantara Sebut Sejumlah BUMN Segera Melantai di Bursa

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan bahwa sejumlah badan usaha milik…