SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Lagi Kabupaten Lamongan menerima penghargaan. Kali ini menerima penghargaan Indeks pembangunan keluarga (Ibangga) award, karena berhasil mengukur kualitas keluarga, dari kantor Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur, Senin (26/6/2023).
Sebelum Lamongan dinobatkan sebagai juara 1 Ibangga, ada dan masuk di kategori 5 besar dalam babak sebelumnya, dan penghargaan dari Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diserahkan melalui Sekretaris Daerah Jawa Timur Adhy Karyono kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi pada kegiatan pembukaan kongres perempuan ke XXX dalam rangka memperingati hari keluarga Nasional (Harganas).
Sebelumnya, Kota Soto telah menjalankan beberapa rangkaian penilaian, salah satunya penilaian lapangan yang dilaksanakan pada pekan lalu di 5 titik sekaligus dengan menunjukkan beberapa program unggulan untuk memberikan dukungan akan kesejahteraan keluarga di Lamongan diantaranya ada sekolah orang tua hebat (SOTH), home care service (HCS), dan sekolah lansia tangguh (Selantang).
Selain itu, Lamongan juga telah memenuhi 3 dimensi kriteria pengukuran Ibangga award 2023 yang mencakup dimensi ketentraman yang terdiri dari kegiatan ibadah, legalitas keluarga, jaminan kesehatan, keharmonisan keluarga yang relevan dengan program Yakin Semua Sejahtera, 100% layanan berkualitas, Lamongan Sehat, dan Perintis (Pendidikan terintegrasi dan gratis).
Selain itu ada lagi dimensi kemandirian meliputi pemenuhan kebutuhan dasar, jaminan keuangan, keberlangsungan pendidikan, kesehatan keluarga, dan akses media online relevan dengan program prioritas Yakin Semua Sejahtera, UMKM naik kelas, Perintis, Lamongan Sehat, 100% layanan publik berkualitas.
Dimensi kebahagiaan terdapat interaksi keluarga dan interaksi sosial yang linier dengan program prioritas Yakin Semua Sejahtera, Perintis, dan Lamongan Sehat. Ketiga dimensi tersebut sudah tercakup dalam 5 misi yang diusung Kabupaten Lamongan, tepatnya pada misi nomor 2 yakni sumber daya unggul dan berdaya saing dan misi nomor 4 yaitu harmonisasi dan kesejahteraan sosial.
Pada kesempatan tersebut, Adhy Karyono menuturkan bahwa ketahanan keluarga merupakan merupakan pilar pertama dan utama bagi ketahanan bangsa. Karena kualitas hidup keluarga mencerminkan kualitas kehidupan bangsa. Terlebih pada 3 tahun belakangan di Jawa Timur masih dominan dengan kasus pernikahan pada anak dan perceraian.
“Ketahanan keluarga memiliki fungsi utama bagi ketahanan bangsa, dan di dalam keluarga terdapat tokoh utama yang juga memiliki peran besar yakni perempuan. Maka dari itu perempuan harus memiliki ragam informasi, pendidikan, dan nilai moral untuk mendukung sebuah ketahanan keluarga.
Selanjutnya, PLT. Dinas Pemberdayaan perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani memaparkan tujuan utama diadakannya kegiatan ini dan ajang penghargaan Ibangga 2023 ialah meningkatkan kapasitas mitra dan organisasi masyarakat dalam rangka memperkuat ketahanan dan kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan 8 fungsi keluarga dalam Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yakni fungsi keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi dan pembinaan lingkungan. jir
Editor : Moch Ilham