Idul Adha, Warga Dilarang Buang Rumen di Sungai

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mengimbau, masyarakat tidak membuang atau mencuci rumen (jeroan hewan kurban) di sungai ketika Idul Adha.

Bahkan, imbauan ini juga sudah disebarkan DLH ke seluruh kecamatan dan kelurahan se-Surabaya sejak dua minggu lalu."Intinya kalau ingin menyembelih hewan kurban bisa langsung ke Rumah Potong Hewan (RPH). Kedua, apabila menyembelih sendiri tidak boleh mencuci rumen di sungai. Kami persiapakan di TPS untuk membuang rumen," kata Kepala DLH, Agus Hebi Djuniantoro, Senin (26/6).

Selain itu, Hebi juga mengingatkan kembali pada masyarakat untuk tidak mengunakan kresek saat membagikan hewan kurban. Sebagai langkah pengawasan, pihaknya bekerjasama dengan Satpol PP. Aturan ini sesuai dengan Perda yang  memiliki tugas untuk menegakkan adalah Satpol PP.

DLH akan menerjunkan timnya untuk menyisir sungai pada saat Idul Adha. Tim tersebut ada di setiap wilayah Surabaya."Rayon itu Surabaya dua rayon pusat satu dan pusat dua, selatan satu dan selatan dua, utara satu dan utara dua, timur satu dan timur dua, kemudian rayon barat. Itu yang disiagakan semuanya. Koordinasi sama satpol juga," terangnya.

Hebi mengatakan, rumen bisa dibuang di TPS terdekat. Karena tidak bisa langsung dibuang di TPA."Kalau dibuang langsung ke TPA dimarahi oleh orang TPA nanti. Intinya jangan sampai bau," terang Hebi.

Sebelum buang rumen di TPA, pihak DLH akan menyemprotkan cairan untuk menghilangkan bau. Jadi silakan ditaruh di TPS terdekat, nanti petugas DLH yang akan membuangnya ke TPA."Kalau misalnya dicuci dulu baru dibuang ke TPS lebih enak. Tapi jangan dicuci di sungai karena bisa mencemari airnya," paparnya. Hebi pun berharap masyarakat Surabaya lebih sadar akan hal tersebut dan tidak membuang rumen di sungai.

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…