Libur Panjang Hari Raya Idul Adha

Jumlah Kedatangan Penumpang di Daop 7 Madiun Capai 25.956 Penumpang

author Lestariyono Blitar

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Libur panjang Hari Raya Idul Adha 2025 menyebabkan lonjakan penumpang kereta api di wilayah Daop 7 Madiun meningkat.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, dalam edaran rilisnya menyebutkan, untuk volume kedatangan penumpang kereta api jarak jauh mulai melandai pada Sabtu petang (7/6/2025), dengan jumlah kedatangan penumpang mencapai empat ribuan orang.

Puncak kedatangan terjadi pada H-1 Hari Raya Idul Adha, sejak Kamis (5/6/2025), sebanyak 13.917 penumpang, dan pada hari-H Lebaran tercatat sebanyak 7.895 penumpang. Adapun pada Sabtu (7/6/2025) tercatat sebanyak 4.144 penumpang.

“Volume keberangkatan penumpang diperkirakan akan terus alami lonjakan mulai Minggu (8/6/2025) hingga puncaknya pada Senin (9/6/2025) besuk. Saat ini, data masih di kisaran 6.500 penumpang, namun angka ini masih dinamis mengingat pemesanan tiket masih berjalan,” terang Zainul.

Ia mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan arus balik. Bagi pelanggan yang belum memiliki tiket pada arus balik tersebut, diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik dan segera memesan tiket sesuai dengan rencana perjalanan.

Zainul juga mengatakan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan penawaran spesial dari Daop 7 Madiun, yaitu tarif khusus untuk periode keberangkatan tanggal 11, 12, 17, 18, 19, 24, dan 25 Juni 2025, serta diskon transportasi hingga 30 persen untuk periode pembelian tiket dan keberangkatan mulai 5 Juni hingga 31 Juli 2025 untuk KA Ekonomi Non-Subsidi.

“KAI Daop 7 Madiun terus berupaya meningkatkan layanan bagi pelanggan, terutama untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam mobilisasi, khususnya dalam menghadapi momen-momen seperti libur panjang, agar perjalanan para penumpang senantiasa selamat, aman, lancar, nyaman, dan tepat waktu,” pungkas Zainul. Les

Berita Terbaru

Program Imigrasi Masuk Desa, Cegah dan Perkuat Perlindungan masyarakat di Blitar

Program Imigrasi Masuk Desa, Cegah dan Perkuat Perlindungan masyarakat di Blitar

Kamis, 23 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:29 WIB

SURABAYAPAGI.com Blitar - Dengan Program Masuk Desa, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mengintensifkan pendekatan langsung ke masyarakat yang digelar di…

Ketua Komisi B DPRD Dorong  Peningkatan PAD Dengan Sistem Parkir Non Tunai

Ketua Komisi B DPRD Dorong  Peningkatan PAD Dengan Sistem Parkir Non Tunai

Kamis, 23 Apr 2026 10:22 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - H. Bambang Pujianto, S.Sos, M.Si Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, mendorong modernisasi pengelolaan parkir untuk memaksimalkan…

Dugaan Salah Kaprah Restorative Justice di Kasus Pengeroyokan di Gresik, Pakar: “Sudah Masuk Penganiayaan Berat”

Dugaan Salah Kaprah Restorative Justice di Kasus Pengeroyokan di Gresik, Pakar: “Sudah Masuk Penganiayaan Berat”

Kamis, 23 Apr 2026 10:19 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 10:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Penerapan restorative justice (RJ) dalam kasus pengeroyokan yang terjadi di sebuah koperasi di Gresik menuai sorotan tajam. K…

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Jaga Pembangunan di Tengah Tantangan Fiskal, Pemkot Surabaya Kaji Skema KPBU-AP

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Kamis, 23 Apr 2026 08:20 WIB

Surabaya Pagi - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah mengkaji skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU) dengan pola Availability Payment (AP) sebagai…

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …