Diomeli karena Minta Uang Rp 50 Ribu, Adik Dibunuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku Samsul Anwar saat ditangkap oleh tim Satreskrim Polres Pelabuhan Perak usai membunuh adik kandungnya sendiri, Selasa (4/7/2023). SP/Ariandi
Pelaku Samsul Anwar saat ditangkap oleh tim Satreskrim Polres Pelabuhan Perak usai membunuh adik kandungnya sendiri, Selasa (4/7/2023). SP/Ariandi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Polisi membekuk pelaku pembunuhan adik kandungnya sendiri. Tersangka adalah Samsul Anwar (SA), warga Kunti Surabaya yang menusuk adik kandungnya hingga tewas.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Arief Ryzki Wicaksana mengatakan usai kejadian dan menerima laporan, pihaknya langsung memburu pelaku. Di hari itu juga, pelaku dibekuk di rumah istrinya di kawasan Pesapen Surabaya

"Setelah salat subuh, pelaku keluar rumah dan minta uang ke ibunya, lalu diketahui korban dan cekcok, kemudian adu mulut, lalu dihampiri karena ramai-ramai akibat perselisihan. Lalu pelaku mengeluarkan sebilah pisau lalu dilayangkan 2 kali di perut mengakibatkan korban (Faisal) hingga meninggal dunia dan keponakanny (Harianto) 1 kali luka," kata Arief kepada wartawan saat konferensi pers, Selasa (4/7/2023).

Arief mengungkapkan Samsul ditangkap di sore hari di hari yang sama dengan kejadian. Kala itu Samsul sedang bersembunyi di rumah istri pertamanya.

"Setelah terima laporan, kami cek TKP dan langsung mengejar pelaku dan kami amankan di Jalan Pesapen," ujar dia

Usai ditangkap, Samsul mengakui perbuatannya. Ia mengaku kesal akibat dimarahi ketika meminta uang kepada ibunya sendiri, Kiptiyah.

"Modusnya pelaku menusuk kedua korban karena sakit hati dimarahi," imbuh dia.

Samsul mengungkapkan, ia hanya ingin meminta uang Rp 50.000. Namun, ibunya tak memiliki uang dan justru mendapat omelan dari saudara-saudaranya.

"Saat itu saya minta uang Rp 50.000 tapi gak dikasih, karena tidak punya uang. Itu (uang) rencana buat beli jajan anak saya, saya gak kerja, sering cekcok karena masalah uang. Lalu saya lari ke Pesapen," tutur pria yang juga pernah ditangkap polisi di tahun 2006 akibat narkoba di Polsek Bubutan itu.

Selain menangkap pelaku SA polisi menyita barang bukti berupa, satu bilah pisau dapur panjang 21 cm dengan gagang kayu warna coklat dililit benang warna hijau, satu sarung pisau terbuat dari sampul buku yang diikat dengan tali warna hijau dan karet gelang warna kuning, satu celana jeans potongan pendek warna biru yang ada bercak darah, satu kemeja putih motif garis biru dan dua lembar VER.

Atas perbuatannya pelaku SA dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 KUHPidana diancam dengan hukuman paling lama 7 tahun penjara

Sebelumnya, SA membunuh adiknya sendiri, Muhammad Faisal (25) saat bertikai di rumahnya sendiri. Warga Jalan Kunti Surabaya itu menyabetkan pisau ke Faisal usai tak terima dan cekcok gegara ditegur pasca meminta uang ke ibunya, Kiptiyah.

Kapolsek Semampir Surabaya, Kompol Nur Suhud mengatakan, kejadian itu berlangsung pada Rabu (28/6) pagi di rumah korban dan pelaku, Jalan Kunti Surabaya. Menurutnya, ada korban lain yakni Harianto juga terluka akibat melerai pertikaian.

"Kejadiannya di depan rumah korban dan pelaku, Jalan Kunti, Semampir, Surabaya," kata Suhud.

Suhud menjelaskan, pasca kejadian, SA langsung melarikan diri. ari/ham/rmc

Berita Terbaru

The Planet featuring Bodas Devadata Rilis Single Baru di Grunge Boiler Room

The Planet featuring Bodas Devadata Rilis Single Baru di Grunge Boiler Room

Kamis, 25 Jun 2026 10:46 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 10:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya-  Grunge Boiler Room ke-8, Minggu (21/6/2026) malam di Terminal Resto and Cafe, Kalirungkut, Surabaya terasa spesial dan …

KONI Kota Kediri Resmi Ajukan Menjadi Tuan Rumah Porprov Jatim XI 2029

KONI Kota Kediri Resmi Ajukan Menjadi Tuan Rumah Porprov Jatim XI 2029

Kamis, 25 Jun 2026 07:46 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 07:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri secara resmi mengajukan Kota Kediri sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga P…

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD

Rabu, 24 Jun 2026 20:22 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI, Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri terus mendorong inovasi menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah…

Anak Ketua PCNU Pontianak Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Rampas Barang  dengan Sajam

Anak Ketua PCNU Pontianak Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Rampas Barang dengan Sajam

Rabu, 24 Jun 2026 20:20 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:20 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Dugaan aksi main hakim sendiri yang menyeret nama AF, putra seorang Ketua PCNU di Pontianak, kini menjadi perhatian publik. AF d…

Pemkab Sidoarjo Dukung HIPMI Perkuat Iklim Usaha dan Dorong UMKM Naik Kelas

Pemkab Sidoarjo Dukung HIPMI Perkuat Iklim Usaha dan Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 24 Jun 2026 20:09 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendukung upaya Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sidoarjo dalam memperkuat iklim usaha dan i…

Ekspos Manajemen Talenta di BKN, Bupati Gus Barra Paparkan Progres Implememtasi Sistem Meritokrasi

Ekspos Manajemen Talenta di BKN, Bupati Gus Barra Paparkan Progres Implememtasi Sistem Meritokrasi

Rabu, 24 Jun 2026 17:14 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 17:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto sukses melaksanakan kegiatan Ekspos Manajemen Talenta di kantor Badan Kepegawaian Negara (…