Wagub Emil Sebut Desa Wisata Beri Ruang UMKM untuk Tumbuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Foto: Pemprov Jatim.
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak. Foto: Pemprov Jatim.

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak mengatakan bahwa keberadaan desa wisata yang ada di wilayah Jatim mampu memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk tumbuh dan berkembang.

Menurutnya, keberadaan desa wisata di Jatim memang tidak bisa lepas dari para pelaku UMKM yang mayoritas dikelola oleh masyarakat setempat.

"Memang desa wisata memiliki karakter berbeda dengan destinasi wisata yang besar. Namun, desa wisata memberikan kesempatan untuk UMKM lebih bisa muncul, dibanding franchise besar," kata Emil di Kota Malang, Kamis (6/7/2023).

Emil menyebut bahwa keberadaan desa wisata di wilayah Jatim ini memberikan ruang yang sangat besar terhadap konten-konten lokal dari masyarakat setempat. Mulai dari sektor kuliner hingga oleh-oleh atau buah tangan.

Dengan ruang yang besar terhadap produk-produk lokal tersebut, ia menilai bahwa peluang UMKM untuk tumbuh juga dinilai menjanjikan meskipun jumlah pengunjung pada desa-desa wisata tidak sebanyak  destinasi wisata yang memiliki berbagai wahana untuk menarik wisatawan.

"Ruang untuk UMKM bisa jualan sangat tinggi, namun memang karakter desa wisata berbeda dengan spot wisata besar seperti Jatim Park, yang datang bisa ribuan orang. Kalau desa wisata ya mungkin 100-200 orang," ujarnya.

Selain mampu memberikan ruang UMKM untuk berkembang, lanjutnya, keberadaan desa wisata juga membuka kesempatan bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mengelola potensi secara optimal.

Kendati demikian, keberadaan BUMDes tentunya diharapkan tidak mengambil peluang-peluang bagi keberadaan UMKM untuk berkembang. BUMDes harus menjadi jangkar perekonomian yang mampu mengelola keberadaan UMKM untuk tumbuh.

"Bahwa UMKM seyogyanya berjalan berseiringan, bukan tersaingi aktivitas BUMDes. Misalnya di desa wisata ada peluang untuk berjualan makanan, maka BUMDes bisa menyediakan kantin, sementara pelaku UMKM yang berjualan," tuturnya.

Disampaikan terpisah sebelumnya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mendorong para kepala desa yang ada di Jawa Timur, untuk memaksimalkan potensi masing-masing wilayah guna membangun destinasi wisata yang mampu menarik minat kunjungan wisatawan.

Menurutnya, pembangunan desa wisata tersebut perlu dilakukan lantaran memiliki dampak yang cukup besar yang bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, terutama dalam menggerakkan sektor UMKM.

"Sektor wisata penting, karena multiplayer effect yang luar biasa dan dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Khofifah saat Diklat Teknis Peningkatan Kapasitas SDM bagi Kepala Desa Angkatan I dan II Provinsi Jawa Timur, di Kota Batu, Rabu (5/7/2023). mlg

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…