Di Sumenep, Perayaan Tasyakuran Jelang Kenaikan Kelas Berlangsung Meriah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Annisa Faiqa Auliya Syafi  saat menaiki kuda Ranggo lawe dari Desa Keles Ambunten, dalam acara karnaval di Madrasah Nurul Muttaqin. SP/Ainur Rahman
Annisa Faiqa Auliya Syafi  saat menaiki kuda Ranggo lawe dari Desa Keles Ambunten, dalam acara karnaval di Madrasah Nurul Muttaqin. SP/Ainur Rahman

i

 

SURABAYAPAGI.COM Sumenep - Tradisi kenaikan kelas di sebuah lembaga swasta di  Kab. Sumenep, selalu digelar dengan meriah, beraneka ragam perlombaan digelar dalam menyambut hari puncak kenaikan kelas tersebut.

Pagelaran pentas seni, dan aneka ragam lomba-lomba untuk menyemarakkan kegiatan akhirsanah tersebut, biasanya lembaga pendidikan menggelar lomba seperti Tartil Qur'an, Pidato, Baca puisi, dan kegiatan seremonial lainnya.

Puncak dari kegiatan Haflatul imtihan, biasanya diisi dengan ceramah keagamaan dan mendatangkan penceramah  dari luar daerah, tradisi tersebut sudah menjadi hal yang biasa dalam setiap tahun jelang pelajaran baru. 

Kegiatan Wisudawan dan wisudawati berikut Khotmil Qur'an, Sekaligus penobatan siswa-siswi berprestasi dan pembagian rapor mata pelajaran, menjadi puncak kegiatan yang melibatkan wali siswa dan masyarakat umum di tempat terbuka.

Pantauan reporter Surabaya pagi, parade pagelaran karnaval dan iring-iringan siswa-siswi terpelajar diarak dengan Drumband dan atraksi pentas seni, terlihat dari  Keluarga Syafi'ie dan Isnaeni warga Desa ketawang laok Kecamatan Guluk-guluk Kab. Sumenep.

Putri semata wayangnya, Annisa Faiqa Auliya Syafi' siswi Madrasah Ibtidaiyah Nurul Muttaqin Ketawang laok kecamatan Guluk-Guluk Sumenep, terlihat sangat berbahagia, saat menaiki kuda Ronggo Lawe dari Desa Keles Kec. Ambunten Kab.Sumenep, dan di iringi Samudera Band  dari Desa Gingging Kec. Bluto Sumenep.

Senyum keindahan terpancar dari wajah cilik berprestasi ini, mengundang haru ribuan penonton yang hadir kala pertunjukan berlaga di rumahnya di Desa Ketawang Laok Kec. Guluk-Guluk Kab. Sumenep.

Kepada Surabaya Pagi, Syafi'ie, wali siswa, mengaku jika, pagelaran yang  digelar oleh para wali siswa di dalam setiap tahunnya itu merupakan warisan leluhur untuk menyenangkan putra-putrinya supaya lebih semangat belajar.

" Jadi, tradisi yang digelar oleh wali siswa itu, menjadi simbol dalam memberikan semangat terhadap anak agar memiliki keinginan terus untuk belajar dan berprestasi"

Ungkapan syukur kedua orang tua itu, kata dia, biasanya dilakukan dengan cara mengumpulkan banyak orang dan memberikan makanan berikut hiburan dan pertunjukan.Tegasnya

Menurut Syafi'ie, kegiatan yang di gelar itu menjadi tradisi di daerahnya, jadi kita hanya melanjutkan saja, sebagai sarana memberikan hiburan kepada anak, karena telah menyelesaikan tahapan belajaranya dalam satu tahun. Ungkapnya

" Alhamdulillah, Sebagai bentuk syukur, kita bisa berbagi kebahagiaan dengan yang lainnya, jadi moment itu biasanya terjadi bagi anak yang sudah di wisuda, artinya pindah kelas tingkatan, dari TK ke MI dari MI ke MTS dan seterusnya"

Selain itu, kata dia, perayaan itu digelar tidak harus melihat anak memiliki karir bagus atau prestasi, karena hanya sebagai bentuk syukur saja, dan memberikan semangat baru kepada anak agar lebih inovatif dan edukatif. Jelasnya

Ia juga mengatakan, kegiatan perayaan itu tidaklah menjadi suatu kewajiban bagi orang tua atau wali siswa, karena sudut pandang yang berbeda, jadi sah-sah saja, kita menggelar perayaan atau pun tidak, yang terpenting kita bersyukur dan menikmatinya dalam bentuk apapun.

" Jadi, menggelar perayaan itu tidaklah wajib,  sah-sah saja kita mau menggelar atau pun tidak, karena berlatar sudut pandang yang berbeda, Karena mereka memiliki kesenangan yang tidak sama dengan kita, makanya jalani saja dan syukuri".

Selain itu, ia berharap, agar perayaan yang digelar dapat memberikan spirit perjuangan anak dalam belajar, lebih tekun dan bersemangat seperti pacuan kuda yang terus melaju memberikan semangat. Pungkasnya. AR

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…