Kabupaten Ngawi Jadi Produsen Padi Tertinggi di Indonesia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. Foto: Pemkab Ngawi.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono. Foto: Pemkab Ngawi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Ngawi – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengungkapkan bahwa Kabupaten Ngawi merupakan penghasil gabah nomor satu di Indonesia. Bahkan, mengalahkan produsen beras terbesar yakni Karawang, Brebes dan Sukabumi.

"Dulu kadang peringkat 3 kadang 4 kalahya dari Karawang, Brebes, Sukabumi. Sekarang jadi nomor satu sejak 2021 (penghasil gabah tertnggi) saat ini (Ngawi) jadi surplus tertinggi nasional," kata Ony, Kamis (13/7/2023).

Mengutip data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, sejak tahun 2021 produksi gabah Kabupaten Ngawi mencapai 906.817 dalam tiga kali musim tanam.

"BPS pusat menyatakan Ngawi dengan surplus gabah tertinggi nomor satu se Indonesia. Peringkat terbaik produksi gabah tertinggi di Indonesia, tidak lepas dari semangat para petani di Ngawi," ujarnya.

Ony menjelaskan, sejak para petani menerapkan program ramah lingkungan, produksi gabah di wilayah setempat semakin meningkat. Adapun program ramah lingkungan yakni pengurangan pemupukan kimia dan meningkatkan penggunaan pupuk organik.

"Mulai launching 2021 program ramah lingkungan berkelanjutan. Termasuk pengurangan ketergantungan pupuk kimia itu yang jadi penilaian BPS Pusat. Saat kunjungan pak Jokowi ke Ngawi dan langsung berdialog dengan petani ditanya bagaimana kekurangan pupuk. Petani Ngawi punya alternatif pupuk organik dan tidak ketergantungan pupuk kimia," jelasnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Ngawi itu mengatakan bahwa sebenarnya Kementerian Pertanian telah memberikan target tanam padi organik sebesar seribu hektar. Namun, Kabupaten Ngawi mampu melampaui target yang telah ditentukan Kementerian Pertanian..

"Target Kementan tanam padi oganik hingga tahun 2024 seribu hektar, Kabupaten Ngawi tanam padi organik sudah 1700 hektar," ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga pernah menyampaikan terkait produsen beras terbesar nasional. Khofifah menyatakakan bahwab penghasil padi tertinggi berada di Provinsi Jawa Timur, yakni Kabupaten Ngawi.

"Daerah penghasil padi terbesar itu bukan Karawang, tapi Ngawi, Madiun dan Ponorogo," kata Khofifah saat berdialog dengan kelompok tani di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Sabtu (27/5/2023) lalu.

Mantan Menteri Sosial RI ini mengatakan bahwa Jatim merupakan penghasil beras terbesar nasional selama tiga tahun terakhir, yakni mulai 2020, 2021 dan 2022. ngi

Berita Terbaru

Harga Pisang Raja di Magetan Naik Imbas Permintaan Tinggi saat Peringatan Maulid Nabi

Harga Pisang Raja di Magetan Naik Imbas Permintaan Tinggi saat Peringatan Maulid Nabi

Rabu, 26 Agu 2026 12:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW di berbagai wilayah Kabupaten Magetan, berimbas pada meningkatkan permintaan pisang. Kondisi itu…

Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Tata Aktivitas Perdagangan di Jalan Pucang Anom Surabaya

Atasi Macet dan Genangan, Pemkot Tata Aktivitas Perdagangan di Jalan Pucang Anom Surabaya

Rabu, 26 Agu 2026 12:25 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mengurai kemacetan dan mengatasi genangan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata aktivitas perdagangan di kawasan Jalan…

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Surabaya Target Saluran Air dan Rumah Pompa Rampung November

Hadapi Musim Hujan, Pemkot Surabaya Target Saluran Air dan Rumah Pompa Rampung November

Rabu, 26 Agu 2026 12:18 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam menghadapi musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga…

Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Pemkot Surabaya Pastikan Pengelolaan Limbah B3 RSUD EC Sesuai Prosedur

Rabu, 26 Agu 2026 12:15 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat memastikan pembuangan limbah Bahan Berbahaya Beracun…

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan APBD Sumenep 2026 Sebesar Rp2,61 Triliun

DPRD Gelar Rapat Paripurna Pengesahan Perubahan APBD Sumenep 2026 Sebesar Rp2,61 Triliun

Rabu, 26 Agu 2026 12:14 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 12:14 WIB

SUMENEP, Surabayapagi.com – DPRD Kabupaten Sumenep akhirnya mengesahkan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2…

Ratusan Hektare Sawah Terdampak Jebolnya Dam Pacar di Tulungagung

Ratusan Hektare Sawah Terdampak Jebolnya Dam Pacar di Tulungagung

Rabu, 26 Agu 2026 11:32 WIB

Rabu, 26 Agu 2026 11:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sejumlah petani di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung was-was melihat  Dam Pacar yang saat ini dilaporkan telah …