Dodolan Kampung Dinilai Mampu Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan Dodolan Kampung di Kelurahan Ditotrunan, Kabupaten Lumajang. Foto: Pemkab Lumajang.
Kegiatan Dodolan Kampung di Kelurahan Ditotrunan, Kabupaten Lumajang. Foto: Pemkab Lumajang.

i

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengungkapkan bahwa event "Dodolan Kampung" yang diinisiasi RW 005 Kelurahan Ditotrunan, Kabupaten Lumajang mampu menumbuhkan ekonomi kerakyatan di wilayah setempat.

Dodolan Kampung merupakan kegiatan rutin yang diagendakan setiap hari Minggu. Kegiatan tersebut dibuka mulai pukul 06.00 WIB pagi hingga pukul 09.00 WIB.

Di gang perkampungan padat tersebut berjejer sejumlah penjual kuliner. Mereka menjual aneka makanan, minuman, hingga kue tradisional dengan aneka menu dan rasa.

"Kegiatan itu benar-benar ekonomi rakyat, dari yang modalnya kecil tapi bisa dinikmati oleh masyarakat, baik dari sisi penjual maupun pembeli," kata Indah di sela-sela kegiatan, Minggu (16/7/2023).

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya fokus soal jajanan ataupun makanan kuliner tradisional warga Kabupaten Lumajang, namun juga menjadi salah satu tujuan alternatif wisata pada setiap hari Minggu nantinya.

Selain itu, antusias masyarakat dalam mengunjungi kegiatan "Dodolan Kampung" tergolong cukup tinggi. Pasalnya, ramai pengunjung yang berdatangan untuk mencoba menikmati sajian kuliner yang disajikan penjual sejak pagi. Bahkan pengunjung yang datang ke acara tersebut tidak hanya warga Kelurahan Ditotrunan.

Wabup yang akrab disapa Bunda Indah Ini mengatakan bahwa warga di lingkungan RW 005, Kelurahan Ditotrunan selalu menjadi pioner dan terdepan dalam melakukan kegiatan atau kreativitas.

Oleh sebab itu, ia berharap, event tersebut nantinya bisa menjadi percontohan bagi RW-RW lainnya untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan, misalnya melalui studibanding antar RW.

"RW 005 ini selalu menjadi pioner, selalu menjadi yang terdepan dalam hal kreativitas. Maka, perlu dicontoh oleh RW lain, misalnya studi banding. Studi banding kan tidak harus antar luar kota, antar-RW juga bisa. Sehingga ekonomi kerakyatan dapat tumbuh ke setiap kelurahan,” tutupnya.

Sementar itu, Lurah Ditotrunan, Heyin Krida Laksono menyampaikan bahwa warga dan masyarakat berkeinginan menjadikan Ditotrunan sebagai kampung wisata. Dengan bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan dinas terkait lainnya, pihaknya berharap bisa mewujudkan hal tersebut.

"Kita dari pemerintahannya, memberikan dukungan berupa dorongan membuatkan even dan membantu promosi ke masyarakat luas. Agar yang berkunjung tidak bosan, karena selalu ada kegiatan yang berbeda," ujar Heyin.

Heyin menuturkan bahwa awalnya kegiatan Do Dolan Kampung tersebut merupakan ide gagasan dari para tokoh masyarakat, untuk menjadikan Ditotrunan sebagai kampung wisata. Terlebih lingkungan sekitar selama ini sudah sangat mendukung dan layak dijadikan destinasi.

Semuanya sudah tertata bagus sejak lama. Sehingga, hanya tinggal menguatkan sisi ekonomi masyarakat dan tercetuslah istilah Do Dolan Kampung.

"Dengan konsep seperti ini, warga bisa memiliki pendapatan tanpa harus dorong rombong atau pun sewa lapak. Tinggal memanfaatkan gang dan teras rumah untuk berjualan setiap minggu," ungkapnya.

Di samping itu, Wakil Ketua RW 005, Taufik Hidayat menyatakan bahwa kegiatan Do'dolan kampung ini berlangsung satu minggu sekali, tepatnya di hari minggu.

"Kami mengawali giat ini semacam uji coba. Alasanya, tak berani menjual aneka kuliner tersebut setiap hari karena ada sejumlah pertimbangan. Istilahnya, kalau kegiatan yang digelar 1 kali seminggu ini lancar dan berjalan baik, tentu kita akan pikirkan kedepannya. Ini saja baru berjalan 3-4 kali," jelas Taufik. lmj

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…