Diduga Dijadikan ATM Oknum Aparat

Rohmawan, Pengusaha Rokok yang Diduga Ilegal di Pasuruan, Dikenal 'Sakti'

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kolase Rohmawan,  pemilik perusahaan PT. RMS serta rokok ilegal (tanpa cukai) (kiri) dan hasil produksinya (kanan).
Kolase Rohmawan, pemilik perusahaan PT. RMS serta rokok ilegal (tanpa cukai) (kiri) dan hasil produksinya (kanan).

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan- Rokok ilegal di kawasan Pasuruan masih saja berproduksi meski Bea Cukai, aparat penegak hukum dan pemerintah daerah gencar teriakan gempur rokok ilegal. Faktanya, salah satu perusahaan rokok tak bercukai yang disinyalir ilegal berada di desa Bulusari Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan masih terus berproduksi.

Malah terkesan terang-terangan. PT. RMS., pabrik rokok milik Rohmawan ini seolah tidak pernah tersentuh oleh pihak keamanan.

Rohmawan sendiri seakan menjadi orang paling sakti yang kebal hukum. Sudah sekian lama memproduksi rokok tanpa cukai dan disinyalir tanpa ijin resmi dari pemerintah masih aman-aman saja dari jeratan hukum, dia bisa melenggang bebas kemana dia mau.

Namun ada secuil informasi penting yang disampaikan oleh Budi (nama samaran) salah satu staf karyawan PT RMS kepada media ini, Senin (17/07/23), menguak tabir kebisuan keberadaan perusahaan rokok ilegal di Pasuruan. Menurutnya, Langgengnya perusahaan-perusahaan rokok ilegal di Pasuruan bukannya tidak diketahui oleh pemerintah daerah ataupun aparat penegak hukum.

Apalagi LSM dan wartawan, semuanya tahu keberadaan perusahaan rokok ilegal di Kabupaten Pasuruan. Keberadaannya malah di manfaatkan oleh sejumlah oknum dijadikan ATM berjalan.

Lebih tegas Budi mengatakan, bahwa telah terjadi praktik pungutan liar oleh sejumlah oknum kepada perusahaan rokok ilegal, salah satunya di PT. RMS. "Setiap bulan kami harus setor upeti kepada oknum Satpol PP Kabupaten Pasuruan, oknum pegawai Bea Cukai Pasuruan, oknum polisi Polres Pasuruan, oknum polisi Polda Jatim, dan oknum wartawan serta oknum LSM," ungkap Budi. ris

Berita Terbaru

Bank Jatim Raih Bisnis Indonesia Award 2026 Kategori BPD Aset di Atas Rp 40 Triliun

Bank Jatim Raih Bisnis Indonesia Award 2026 Kategori BPD Aset di Atas Rp 40 Triliun

Rabu, 08 Jul 2026 15:51 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 15:51 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Bank Jatim berhasil meraih…

Mei 2026, Pergadaian Tumbuh, Pinjol Ningkat

Mei 2026, Pergadaian Tumbuh, Pinjol Ningkat

Rabu, 08 Jul 2026 15:49 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya…

Khofifah Dukung Vocational Epicentre 2026, Perkuat Daya Saing SDM Vokasi di Kancah Global

Khofifah Dukung Vocational Epicentre 2026, Perkuat Daya Saing SDM Vokasi di Kancah Global

Rabu, 08 Jul 2026 15:47 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 15:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Vocational Epicentre 2026 yang akan d…

Biaya Haji Tahun 2027, Naik Rp 20 Juta

Biaya Haji Tahun 2027, Naik Rp 20 Juta

Rabu, 08 Jul 2026 15:47 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 15:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bakal ada kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi. Dalam usulan yang…

Berdalih Bela Petani, HMD Gemas Gelar Aksi Dukung MBG Bawa Sayur

Berdalih Bela Petani, HMD Gemas Gelar Aksi Dukung MBG Bawa Sayur

Rabu, 08 Jul 2026 15:44 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 15:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Himpunan mitra dapur gerakan emas (HMD-Gemas) kota Surabaya, Rabu (8/7/2026) menggelar aksi di depan gedung negara Grahadi di Jl.…

BI Klaim Berupaya Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah, Nyatanya Masih Bertengger Rp 18 Ribu

BI Klaim Berupaya Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah, Nyatanya Masih Bertengger Rp 18 Ribu

Rabu, 08 Jul 2026 15:40 WIB

Rabu, 08 Jul 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso mengatakan Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan untuk…