Pemkab Kediri Musnahkan Ribuan Rokok Ilegal Hasil Operasi Gabungan

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Bea Cukai Kediri memusnahkan 6.996 batang rokok ilegal hasil Operasi Gabungan Barang Cukai llegal Tahun 2025 dan 735 botol minuman beralkohol berbagai jenis hasil Operasi Penegakan Peraturan Daerah Minuman Beralkohol di wilayah Kabupaten Kediri sejak bulan April 2023 sampai dengan bulan Oktober 2025.

Pemusnahan dilakukan di Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri. Barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara dihancurkan dan dibakar sehingga tidak dapat dipergunakan lagi, Rabu(22/4/2026).

Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono menjelaskan, barang bukti rokok ilegal tersebut merupakan hasil Operasi Gabungan Barang Cukai Ilegal Tahun 2025. 

Operasi dilaksanakan di delapan kecamatan, yakni Ngasem, Gampengrejo, Plosoklaten, Wates, Ngancar, Gurah, Kunjang, dan Plemahan. 

Barang bukti tersebut ditemukan di penjual eceran toko kelontong. Kegiatan penindakan melibatkan petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, dan Polri.

"Pemusnahan barang bukti ini hasil dari razia kita sekitaran 600 bungkus kalau dihitung batang dikali 20. Ini sebagai sudah dimusnahkan oleh Kantor bea cukai, sisanya kita musnahkan hari ini, jelasnya.

"Keberhasilan operasi dari pengumpulan informasi barang kena cukai ilegal berkat kerja sama tim dengan masyarakat yang sebelumnya telah mendapat sosialisasi tentang gempur rokok ilegal," tambahnya.

Kepala Seksi Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan Bea Cukai Kediri, Heri Sustanto, mengatakan operasi akan digelar rutin setiap bulan di kantong-kantong peredaran rokok ilegal. Sasaran operasi dilakukan bersama Satpol-PP Kabupaten Kediri di toko-toko hingga toko kelontong. 

"Jadi setiap bulannya kita lalu, pasti akan selalu melakukan operasi terkait kantong-kantong di mana ada rokok ilegal. Nah, termasuk pada dalam hal ini dengan teman-teman Satpol-PP Kabupaten Kediri. Sasaran termasuk toko-toko kecil dan toko-toko kelontong yang dijual rokok ilegal, berdasarkan informasi yang kami peroleh dari masyarakat," kata Heri.

Heri menambahkan, operasi berjalan proaktif berkat dukungan masyarakat. "Karena  teman-teman Kabupaten Kediri selalu proaktif dan sangat proaktif sekali dengan kita, selalu melakukan operasi," ujarnya.

Ia menyebut masih ada 3.700 batang rokok ilegal hasil tangkapan 2025 yang belum dimusnahkan karena menunggu proses hasil lelang Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

"Dari hasil tangkapan, ini yang dimusnahkan oleh teman-teman adalah tangkapan di tahun 2025 yang sudah mendapatkan persetujuan hasil pelelangan. Sementara yang belum mendapatkan persetujuan hasil pelelangan sebanyak 3.700 batang lagi," jelas Heri.

Terkait tren penindakan, Heri mengatakan jumlahnya fluktuatif tiap tahun. Namun pada tahun 2025 lalu kantor bea cukai Kediri berhasil mengamankan 40 juta batang dari 4 wilayah kerjanya, Kabupaten Kediri Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Jombang dan Kota Kediri.

"Ini kecenderungan naik turun, kadang tahun ini bisa naik dan kadang tahun besok naik. Tapi berdasarkan hasil tangkapan di tahun kemarin kita mendapatkan tangkap yang sangat besar. Kita amankan 40 juta batang rokok ilegal dari tiga kabupaten dan satu kota," ungkapnya.

Sementara untuk peredaran di marketplace, pihaknya belum menemukan penjual masif asal Kabupaten Kediri. 

"Di marketplace rata-rata kita sudah petakan, untuk yang di Kabupaten Kediri, kita belum menemukan secara masif yang berasalnya dari Kabupaten Kediri. Tapi dari kota-kota lain, yang tujuannya ke pembeliannya dari kota-kota lain dan tujuannya Kabupaten Kediri, kita sudah bekerjasama dengan pengusaha jasa titipan," pungkas Heri. Can

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…